Rabu, 30 Maret 2016

On 15.38.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments
Kalianda(31/3). Dalam pidato arahannya, Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan menyinggung para pejabat di lingkungan pemda Lampung Selatan yang setiap harinya wara-wiri/mondar-mandir Bandar Lampung-Kalianda. Pidato ini disampaikan pada acara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (satpol PP) ke-66 dan HUT Satuan Perlindungan Masyarakat (linmas) ke-54 yang digelar di Lapangan Korpri Pemkab Lamsel.

Bupati juga menghimbau untuk setidaknya pada bulan Mei mendatang para pejabat ini bisa bertempat tinggal menetap di Kalianda. Walaupun belum menjadi instruksi tertulis, harapannya himbauan ini diindahkan oleh seluruh aparatur pemerintahan di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.

Acara yang diikuti oleh seluruh aparatur sipil negara tersebut sebenarnya merupakan upacara mingguan rutin yang akhirnya disatukan dengan peringatan HUT Pol PP dan Linmas.

Pada kesempatan tersebut bupati juga mendesak pejabat eselon II dan eselon III untuk segera membuat pakta integritas untuk meningkatkan pelayanan dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat. Hal ini penting dalam rangka mendorong terciptanya pemerintahan yang bersih.


Sumber : KaliandaNews.com 

Senin, 28 Maret 2016

On 16.06.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments
Napal (26/03) Meluapnya air persawahan yang mengakibatkan banjur di sepanjang jalan yang menghubungkan Napal dan Umbul Pati ( Way panji) pada sabtu pagi, yang menimbulkan keprihatinan tersendiri bagi Antoni Imam Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari fraksi PKS. Pasalnya air yang meluap kali ini merupakan kondisi terparah dari tahun-tahun sebelumnya.

Air dengan ketinggian sampai 50-70 cm menggenangi jalanan sampai menyebabkan terhambatnya aktivitas sejumlah warga atau mogoknya kendaraan khususnya motor. kejadian seperti ini biasa terjadi setiap tahun namun ini banjir paling besar sehingga banyak warga yang gagal untuk melintas tutur seorang warga napal.

pak Antoni Imam yang juga Anggota DPRD Provinsi Lampung Fraksi PKS langsung terjun dan melihat kondisi banjir. Antoni Imam ingin mengecek berapa hektar sawah yang terendam,dan apakah bisa di panen sawah yang terendam banjir,

saat melakukan pengecekan ditemui salah seorang petani yang bernama pak jumari dan pak jumari menyampaikan bahwa "kalau sawah yang terendam ini bisa di panen cuma hasil kurang bagus".

 Antoni Imam akan melakukan tindakan dan menyampaikan hal ini langsung kepada bupati lampung selatan, "sekiranya bisa di carikan solusi agar kejadian seperti ini bisa di atasi, dan hasil tanam petani bisa di selamatkan" tutur Antoni Imam.

Sumber : Humas DPD PKS Lampung Selatan 



Sabtu, 26 Maret 2016

On 02.31.00 by PKS Lampung Selatan in    No comments
Napal (25/3). Hujan lebat yang melanda Napal kecamatan sidomulyo dan sekitarnya akhirnya menyebabkan persawahan di desa Napal banjir setinggi 50 cm. Kondisi ini menyebabkan terhambatnya aktivitas warga yang melintas.

Salah satu warga yang ditemui. Andri, yang merupakan pedagang mengatakan bahwa rencana dagang ke Patok akhirnya dibatalkan karena kondisi ini.

Selain Andri banyak juga warga lain yang tidak jadi melintas. Sementara ada juga warga yang nekat melintas akhirnya menyebabkan motornya mogok.

Jalan di area persawahan Desa Napal Ini sendiri menghubungkan antara kecamatan sidomulyo dan waypanji Karena itu kondisi banjir seperti yang terjadi sekarang ini cukup mengganggu aktivitas warga. Harapannya banjir ini bisa segera surut.

sumber: Humas PKS Lampung Selatan

Kamis, 24 Maret 2016

On 16.27.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments
Bandar Lampung  (24/03) Sayyidul Qoum Khodimuhum, pemimpin suatu kaum/ masyarakat adalah pelayan bagi mereka. Demikian amanat Ketua DPW PKS Lampung, Ahmad Mufti Salim pada pelepasan perkemahan relawan PKS yang dilaksanakan di halaman kantor PKS Lampung, Jalan Untung Suropati, Labuhan Ratu, Kamis (24/3).

"Dengan melayani masyarakat, Insya Allah masyarakat akan percaya kepada antum (anda) semua, disitulah letak kepemimpinan antum diperlihatkan," kata Mufti.

Alumni dari Universitas Kebangsaan Malaysia inipun mengungkapkan bahwa dengan perkemahan relawan PKS, pada dasarnya menguatkan kembali sikap dasar kita sebagai pelayan masyarakat.
"Gen kita adalah Gen K atau Gen Khidmat. Dengan berlatih di alam terbuka kita melatih kepekaan kita terhadap masyarakat juga kepada lingkungan sekitar kita," ungkapnya.

Dalam cuaca yang tak menentu seperti sekarang ini kesiagaan menghadapi musibah bencana dan juga ikut membantu ketika ada masyarakat yang menjadi korban bencana menjadi sangat penting artinya pelaksanaan perkemahan relawan PKS ini. "Itulah makna Gen K, siap membantu, berkhidmat untuk masyarakat kapanpun dimanapun," ungkap Mufti Lagi.

Dengan Gen K, menurut Mufti kader PKS selalu siap siaga berkhidmat, membantu masyarakat yang mengalami musibah bencana. Sementara jika situasi aman, kader PKS terus berlatih meningkatkan kualitas pelayanan khususnya dalam kesiap siagaan melakukan penanggulangan bencana.

"Nah, itulah pentingnya pelaksanaan perkemahan relawan PKS dalam rangka terus meningkatkan dan mengasah kualitas pelayanan khususnya dalam hal kesiap siagaan penanggulangan bencana," pungkas Anggota Komisi V DPRD Lampung.

sumber: Humas DPW Lampung
On 16.17.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments
Bandar Lampung (24/3), DPW PKS Lampung memberangkatkan ratusan peserta perkemahan relawan PKS di Bumi Perkemahan Youth Camp, Pesawaran.

Tujuan dari perkemahan ini dalam rangka melakukan pelatihan rutin kesiapsiagaan para kader PKS pada upaya penanggulangan berbagai musibah bencana.

Menurut Ketua Bidang Kepanduan dan Olah raga, Martono ratusan peserta tersebut akan dibekali dengan pelatihan survival selama tiga hari, tiga malam. "Peserta berada di lokasi dimulai dari malam ini hingga minggu pagi (27/3), dan selama di lokasi peserta dibekali dengan pelatihan survival, atau bertahan hidup di alam terbuka agar mampu berada pada situasi apapun," kata Martono.

Selama dalam perkemahan, selain dibekali latihan survival, peserta juga diasah kembali untuk mengembangkan sikap kerelawanan dalam upaya penanggulangan bencana.

Sumber: Humas DPW Lampung

Rabu, 23 Maret 2016

On 10.26.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments
Tanjung Bintang (24/03) Malam Bina Iman dan Taqwa atau biasa kita sebut dengan Mabit adalah sebuah kegiatan rutin yang diadakan beberapa DPC maupun DPD. Seperti halnya yang diadakan oleh DPC Tanjung Bintang. 

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas ruhiyah dan ukhuwah antar pengurus dan kader pks.

Acara ini dilaksanakan pada tanggal 19 maret 2016. Menurut (ketua pelaksana) mabit kali ini dihadiri oleh struktur DPC Kecamatan Merbau Mataram, Tanjung Bintang dan Tanjung Sari beserta simpatisan partai keadilan sejahtera. 

Mabit yang dilaksanakan di Masjid Taqwa Tanjung Bintang ini berjalan dengan lancar. Terlihat juga kesungguhan peserta dalam mengikuti rangkaian acara yang di gelar.

"Alhamdulillah acara berjalan lancar sesuai rencana. Peserta yang hadir sekitar 30 orang, dan semuanya laki-laki." Tutur ketua dpc kec.tanjung sari Bpk. Apit

Beliau menuturkan bahwa mabit ini diisi dengan taujih oleh bpk.Khairudin, Adapun rangkaian kegiatan tersebut yaitu 1 jam bersama al-quran, hirosah, qiyamul lail, riyadoh dan sarapan bersama.

Sumber : Humas DPD PKS Lampung Selatan

Kamis, 17 Maret 2016

On 17.17.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments

Natar (18/03) Ketika kemarau panjang,
kau berkila debit air berkurang.
Ketika musim penghujan datang,
kau berkila petir halilintar menyerang.

Kau berkila, Kami merugi dan banyak hutang.
Tapi gajih pimpinanmu pantastis tak alang kepalang

Ada berita bahwa listrik surplus di Palembang
Namun untuk sampai di Lampung terhalang,
Sebab harus melewati ladang yang dilarang....

Ketika listrik padam malam dan siang,
bahkan di pagi hari atau petang
tak terdengar kata kata yang lantang
Hanya diam dan tenang tenang

Apa pemimpin pemimpin di provinsi ini menghilang?
Tak terlihat upaya untuk atasi supaya malam tetap terang.

Seharusnya mereka  marah dan berang
Melihat kondisi Listrik sekarang

Apa karena sudah tersandera balas budi yang dianggap hutang?

Apa karena sering begadang?
Dan berangkat ke kantor selalu siang.
Hingga tak tanggap apa yang dirasa orang.

Jangan begitu.....! sebab kau dipilih untuk berjuang.
Bukan untuk bersenang senang.

Jangan terpukau dengan jabatan yang disandang.
Hari ini menjabat, esok bisa hengkang

Ingat...! setelah kehidupan ini masih ada kehidupan yang kita tak pernah pulang

Dimana kita akan diarak ke taman yang penuh makanan terhidang
Atau digiring ke jurang yang dalam lalu ditendang

Sumber : Ustadz Ustad Komiruddin Imron Lc

On 17.05.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments
Malang (18/03) Anggota Komisi B DPRD lampung Selatan selama 3 (tiga) hari 14-16 Maret 2016 melakukan  kunjungan kerja ke malang, jawa timur. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mencari informasi  tentang kesiapan  provinsi-provinsi lain dalam menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) di 2016 ini.

Dalam kunker itu komisi B menenukan sejumlah terobosan yang menarik dari Pemerintahan Kota Malang.
Di wawancarai Humas DPD PKS Lampung Selatan Bowo edy Anggoro salah satu dewan yang ikut Kunker dari fraksi PKS mengatakan “Di sana Koperasi dan UMKM disupport Pemkab dengan kredit lunak yang bersumber dari APBD melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dibawah Dinas Koperasi dan UMKM”.
 
Pembinaan UMKM oleh Pemkad setempat di laksanakan dalam bentuk pendampingan pemasaran, sehingga UMKM Malang mulai ekspor produknya. Salah satu  sarana promosi UMKM mereka adalah memiliki stand promo di Singapura “nantinya hasil dari kunker  komisi B nantinya mudah-mudahan bisa dijadikan masukan bagi Pemerintahan Kabupaten Lampung Selatan dalam membina UKM-UKM yang ada di Lampung Selatan”.


Sumber : Humas DPD PKS Lampung Selatan 

Rabu, 16 Maret 2016

On 16.38.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments
Batang(17/03), Komisi A DPRD Lampung Selatan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Batang Jawa Tengah. Kunjungan ini dilakukan untuk mempelajari tata pemerintahan dan perizinan kabupaten yang telah mendapatkan penghargaan dari Fitra atas prestasinya. Batang sendiri merupakan kabupaten dengan tingkat penyimpangan anggaran paling rendah se-Jawa Tengah bahkan sistem lelang proyeknya mendapatkan ISO27001.

Kunjungan ini diterima oleh Sekretaris Daerah Batang Bapak Nashihin, Kepala  BPMPPT dan anggota DPRD Batang dari komisi A. Menurut salah satu anggota komisi A dari fraksi PKS, Andri Apriyanto, "Transparansi anggaran merupakan satu keniscayaan dalam era keterbukaan sekarang ini selain juga memang sudah di atur dalam undang-undang, tinggal menunggu niat baik pemimpin dan kita semua untuk dapat menjalankannya".

Bupati Batang sendiri,  Yoyok Riyo Sudibyo merupakan penerima (BHACA) Bung Hatta Anti Corruption Award. Bupati yang sebelumnya berkarir sebagai mayor dan memilih pensiun dini untuk berwirausaha ini banyak mendapatkan sorotan publik atas prestasinya memimpin Kabupaten Batang.

Sumber : HUMAS DPD PKS Lampung Selatan
On 16.30.00 by PKS Lampung Selatan in , , ,    No comments
Malang(17/03) Pemkab Lamsel semakin menunjukan kinerjanya yang sangat serius dalam menata perkembangan daerah. Terlebih dalam menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean). Hal ini dibuktikan dengan adanya kunjungan yang dilakukan oleh Anggota komisi B DPRD Lamsel ke Pemkab dan DPRD Malang Jawa Timur.

Dari hasil kunjungan tersebut, diketahui bahwa pengelolaan koperasi dan UMKM di Malang sudah sangat baik. "Di Malang lebih maju, mereka membina 1.130 koperasi dan 416.000 lebih UMKM." Tutur Bowo Edy Anggoro kepada Humas DPD PKS Lamsel, Rabu (16/3).

Bowo mengutarakan, bahwa koperasi dan UMKM di Lamsel banyak yang mati suri dan minim pembinaan. Keadaan sebaliknya justru terjadi di Malang Jawa Timur. Rupanya di Malang, pemerintah daerah turun langsung membina dan memfasilitasi permodalan, pelatihan sdm, pelatihan produksi, sampai dengan pemasaran.

Dalam penuturannya Bowo mengungkapkan beberapa ilmu yang dapat diterapkan di Lamsel. Diantaranya, pembinaan UMKM dari hulu ke hilir, temu rutin pengusaha, sosialisasi MEA, pelatihan dan pendampingan SDM, Produk (pelatihan kualitas produksi konseling, hak merk, izin layak edar dari kesehatan maupun MUI) sampai dengan pemasaran.

Pendirian BLUD dibawah Dinas Koperasi dan UMKM dalam rangka membantu modal usaha koperasi dan UMKM dengan bunga ringan dan syarat mudah."Di Lamsel, kendala permodalan jadi alasan para pelaku koperasi dan UMKM". Tuturnya. Menurut Bowo, pihaknya juga akan mewujudkan terobosan pemasaran dan promosi ke singapura.

"Di singapura ada stand promo yg murah (20 juta/tahun) di sebuah tempat khusus promo atau big box di pusat kota tempat promo produk-produk UMKM internasional". Ujar Bowo.

Rupanya Lamsel pernah promo ke Barcelona Spanyol dan Singapura yang menelan anggaran milyaran tetapi tidak ada outcome/hasil yg bisa ditindak lanjuti.

Lamsel yang kedepan diproyeksi menjadi kota wisata dan industri harus mulai memperhatikan sektor UMKM, berupa pembinaan dan pendampingan dari hulu ke hilir seperti di Malang atau kota-kota berkembang lainnya.

"Konsep pengelolaan koperasi dan UMKM di Malang sangat layak kita tiru dan terapkan di lamsel." Ujar Bowo Edy Anggoro yang juga sebagai Ketua DPD PKS Lampung Selatan dalam kunjungan kerja bersama seluruh anggota komisi B DPDR Lampung Selatan.

Sumber : HUMAS DPD PKS Lampung Selatan

Selasa, 15 Maret 2016

On 15.28.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments

Natar (16/03) Mengikuti mukhayyam tahun ini terasa beda dengan mukhayyam mukhayyam sebelumnya. Mukhayyam adalah satu diantara sarana tarbiyah (pendidikan) yang menstresingkan pada kekuatan fisik. Dari awal, komandan mukhayyam sudah mengingatkan tata tertib yang harus ditaati semua peserta, yang sebagian besar adalah senior.

Yang paling berkesan dari semua rangkai acara tersebut adalah survival. Kami dibangunkan oleh letusan mercon yang membahana di tengah kegelapan malam. Semua siap siap untuk berkumpul dengan tertib di suatu lapangan. Sekitar jam tiga malam itu kami mulai bergerak untuk melakukan longmarc. Selama 24 jam kami berjalan kaki naik turun gunung. Berbekal botol kosong (yang boleh diisi bila nemu air) dan sekotak korek api kami melewati jalanan yang terjal, lembah dan hutan. Hujan kehujanan dan panas kepanasan, tak ada makanan yang dibawa. Kami hanya dibolehkan memakan makanan yang ada di hutan, itupun yang sudah terjatuh ke tanah. Sebab hutan itu adalah kebun milik warga. Kami dilarang meminta makanan dari siapapun, apa lagi mengambil tanaman penduduk. Bagaimana tidur?. Jangan bayangkan mendapat tempat tidur yang empuk. Kami tidur beralaskan bumi dan beratapkan langit.

Perjalanan terasa panjang karena rasa lapar melilit perut semua peserta, ditambah dengan perjalanan yang sulit Tapi tak ada kata kembali karena perjalan sudah dimulai. 

Setelah menempuh perjalanan sehari semalam sampailah kami di pos terakhir . Subhanallah, nampak pada wajah peserta luapan kegembiraan yang tak bisa dilukiskan. Lelah, letih, lapar dan haus sirna seakan tak perna terjadi.

Mengikuti mukhayyam ini mengingatkan saya akan tabiat perjalanan dakwah. Diantara tabiatnya adalah pertama, katsratul a’ba’, yaitu banyak rintangan dan godaan. Jalan dakwah ini tidak ditaburi semerbak bunga dan harumnya kesturi. Tidak dihiasi indahnya petmandani. Perjalanan dakwah penuh dengan onak dan duri. Penuh dengan ujian dan cobaan. Yang berhasil dalam dakwah ini adalah mereka yang berhasil mengatasi semua godaan dan ujian tersebut. Kedua, thuulu thariq, jalannya panjang. Dakwah ini jalan yang panjang sepanjang umur kemanusian. Tidak selesai hanya dengan satu generasi. Dalam perjalan panjang ini yang dituntut dari kita adalah istiqamah bergabung dalam barisan dakwah selama hayat di kandung badan. Ketiga, qillatu zaad yaitu sedikit bekal. Perjalan dakwah tidak menjanjikan kecukupan bagi para juru dakwah. Hal itu karena setiap juru dakwah dituntut untuk berkorban dengan jiwa dan harta. Setiap juru dakwah harus siap menerima kondisi ini sebagai konsekuinsi dari jalan dakwah.

Bagi saya mukhayyam adalah miniatur perjalan dakwah. Darinya kita belajar sabar, istiqamah, Ikhlash, taat, disiplin, ukhuwwah dan bersyukur dalam menikmati jalan dakwah. Dengan semua itu seluruh ujian dan rintangan dakwah akan terasa ringan.

Sumber : Sang Pengembara ( Ustadz Komiruddin Imron Lc / Ketua DSW PKS Lampung)

Jumat, 11 Maret 2016

On 17.49.00 by PKS Lampung Selatan in , , ,    No comments
Kalianda (12/03) Sebelum masa Islam, bumi Mekah di dominasi oleh dua klan (kabilah) besar yang saling bersaing, yakni Bani Hasyim (nenek moyang Rosululloh SAW) yang mayoritas peternak dan Bani Umayyah (nenek moyang Muawiyah bin Abu Sofyan) yang mayoritas saudagar. Sebenarnya keduanya adalah satu keturunan, silsilahnya bertemu pada Abdi Manaf bin Qusai bin Kilaf (keturunan Nabi Ismail AS).

Konflik keduanya bermula dari perebutan kekuasaan atas pengurusan ka’bah dan jamaah haji, baik sebagai rifadah (pemberi makan jamaah haji), maupun siqoyah (pemberi minum jamaah haji), karena semua itu dianggap sebagai posisi paling bergengsi di lingkungan masyarakat Mekah. Dan kaum hasyimi senantiasa berhasil memenangkan kompetisi ini. Karena mereka diangap lebih bijak dan egaliter.

Hingga pada Muharram 570 M (55 hari sebelum kelahiran baginda nabi SAW), saat panglima Abrahah (dari kerajaan Habasyah di benua Afrika) dengan 60.000 pasukan dan 13 ekor gajah, hendak menghancurkan ka’bah. Masyarakat mempercayakan bani Hasyim untuk mengambil peran. Disinilah keutamaan Abdul Mutholib sebagai tokoh sentral diuji atas tanggung jawab, kepedulian kebijaksanaan dan keberanianya. Ia tampil sebagai negosiator yg mewakili komunitas mekah.

Meskipun tidak berhasil sepenuhnya dalam mengemban misi diplomasi ini, Abdul Mutholib berhasil memperjuangkan dua hal yang sangat strategis. Pertama, berhasil menuntut pengembalian atas harta, tawanan dan ternak yang di jarah oleh pasukan Abrahah, karena ini menyangkut resorces (potensi) yang dapat menjamin keberlangsungan hidup masyarakatnya, kedua, ia berhasil mengulur waktu, sehingga memiliki kesempatan yang cukup untuk memobilisasi penduduk agar menyelamatkan diri ke atas perbukitan disekitar mekah.

Tanda kemuliaanya tidak berhenti sampai disitu. Setelah seluruh penduduknya berhasil dievakuasi ke tempat yang aman, mereka menyaksikan dengan mata kepala sendiri,  bagaimana Alloh SWT memusnahkan pasukan Abrahah. Sementara penduduk mekah yang berada tidak jauh dari lokasi itu dapat selamat dari bencana dasyat itu.

Peristiwa ini serupa dengan yang terjadi pada 1000 tahun sebelumnya, ketika Nabi Musa As, berhasil menyelamatkan pengikutnya menyebrangi lautan dan "mengajak" mereka menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana pasukan Firaun di musnahkan oleh Alloh SWT. (QS Asy Syu’araa’: 53-68)

Sebagaimana Ibrahim, begitu pula yang dilakukan Abdul Mutholib, Itulah sebabnya sehingga ia diberi gelar IBRAHIM II. Tidak hanya itu, Kakek baginda nabi ini terkenal sangat bijaksana, karena selalu hadir dalam menyelesaikan persoalan dilungkungannya.

Hingga pada masa berikutnya, posisi Bani Hasim dan keturunannya, semakin kokoh di hati masyarakat Mekah. Bahkan kekuatan historis (masa lalu) ini, masih terasa hinga dua generasi berikutnya (masa Islam).

Ternyata Buah dari segala kerja keras, kepedulian dan pembelaan pada umat, serta semua yang dilakukan Abdul Mutholib pada masa itu, menjadi sangat bermanfaat bagi dakwah Islam masa berikutnya. Hal ini tercermin dari penghormatan bangsa quraisy pada kalangan Hasyimi termasuk Rosululloh SAW,  pembelaan dan jaminan keamanan pada islam dari ancaman dan tekanan orang-orang kafir.

Meskipun setelah Abu Tholib wafat, puncak kepemimpinan Bani Hasyim jatuh ke tangan Abu Lahab. Dan itu pula yang menyebabkan Rosululloh SAW sangat terpukul dan mengalami kesedihan yang mendalam.

Dan bagi kita saat ini, tampilnya kader sebagi "penyelamat umat" dari "bencana besar", menjadi penggerak agenda berkhidmat pada masyarakat adalah sebuah amanah agung dan warisan mulia dari generasi pilihan. Hal ini senada dengan firman Alloh SWT, " Kalian adalah Umat yang terbaik, yang dilahirkan untuk manusia, mempelopori dalam berbuat makruf dan mencegah kemunkaran..." (QS .....)

Dengan demikian, segala upaya seperti menolong yang lemah, membantu yang miskin, mengobati yang luka,   mengingatkan yang lupa, meluruskan yang bengkok, mendamaikan yang berseteru, mengumpulkan yang terserak, memaafkan yang salah, menjenguk yang sakit, takziyah, mendoakan yang bersin, menjawab salam, menyapa, tersenyum, menyambung silaturrahmi, shodaqoh merekrut, membina dan masih banyak amal sholeh lainnya. Semua itu adalah identitas dakwah kita hari ini, sekaligus kontribusi kita pada gelombang besar dakwah masa yang akan datang.

Sebagaimana sabda Rosululloh SAW , " Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya bagi manusia yang lain". Semoga Alloh SWT berkenan menggandakan timbangan hasanah kita, atas partisipasi kecil dalam gelombang besar membangun peradaban Islam, insyaalloh.



Refrensi
1. Departemen Agama RI, ’Al Quran & Terjemah", Jakarta, 1971.
2. Syekh Syafiurrohman Mubarokfuri, " Perjalanan hidup Rosul yang Agung", (Terj) Mulia Sarana, Jakarta, 2001.
3. Dr. Ramadhan Al Buthy, " Siroh Nabawiyah", (Terj) Robbani Press, Jakarta, 1999.
4. Syekh M. Al Ghozali, " Fiqush Shiroh" (Terj), Media Insani, Solo, 2005.
5. Sa’id Hawwa, " Ar Rosul" (Terj),  Pustaka Mantiq, Solo, 1999.
6. Sumber lain dari Internet...

Sumber : Mas TOP (Muhammad taufiq / Wakil Ketua DPD PKS Lampung Selatan)

Rabu, 09 Maret 2016

On 18.36.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments
 
Penengahan (10/03) Selasa malam 8 maret 2016 PKS lampung selatan menggelar acara MABIT (Malam Bina Iman dan Takwa) bagi kader dan simpatisan partai keadilan sejahtera dengan tujuan menguatkan keimanan dan ketakwaan kader serta simpatisan sekaligus mengkoordinasi untuk melaksanakan solat gerhana pada pagi harinya.

Ketua DPD PKS Lampung Selatan Bowo Edy Anggoro menyampaikan dalam sambutanya bahwa agenda mabit ini bukan hanya semata mengajak masyarakat dan kader serta simpatisan untuk mempersiapkan diri menuju sholat gerhana matahari di rabu pagi esok harinya namun juga agenda ini adalah satu agenda kaderisasi DPD PKS Lampung Selatan sebagai sarana pembinaan akhlak dan karakter islami kader, juga menjadi wadah kordinasi dan aspirasi kader, simpatisan dan masyarakat khususnya lampung selatan.

Agenda mabit yang dilaksanakan di masjid miftahul jannah dusun sendang sari desa pasuruan kecamatan penengahan ini juga melibatkan masyarakat untuk ikut serta dalam acara mabit tersebut, dan agenda mabit ini juga di isi materi oleh ketua Dewan Syariah Wilayah Lampung yaitu Ustadz Khomirrudin Imron Lc.

Sumber HUMAS DPD PKS Lampung Selatan


On 18.35.00 by PKS Lampung Selatan in    No comments
Penengahan (10/03) DPD PKS Lampung Selatan pada selasa malam ( 8 maret 2016) mengadakan mabit sekaligus persiapan sholat gerhana pada rabu paginya bersama kader, simpatisan dan warga setempat di masjid miftahul jannah desa pasuruan kecamatan penengahan, berikut foto kegiatannya  :








On 18.32.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments
 
Penengahan (10/03) Gerhana matahari total adalah suatu pristiwa alam yang sangat jarang terjadi pristiwa yang diprediksikan terjadi pada hari rabu 9 maret 2016 ini tidak di lewatkan oleh DPD PKS Lampung Selatan untuk melaksanakan ibadah sholat gerhana sebagaimana yang dicontohkan nabi muhammad SAW saat peristiwa langka ini terjadi,

DPD PKS Lampung Selatan mengelar sholat gerhana matahari total di masjid masjid miftahul jannah dusun sendang sari desa pasuruan kecamatan penengahan selain melibatkan kader dan simpatisan DPD PKS Lampung Selatan juga mengajak masyarakat setempat untuk ikut serta dalam pelaksanaan sholat gerhana matahari ini,

“gerhana matahari total ini adalah pristiwa langka dan pada masa Rasullulah SAW saat itu Rasullulah takut pristiwa ini mendandakan akhir dunia atau kiamat dan Rasullulah langsung menyegerakan diri menuju masjid dan mendirikan sholat, ini adalah salah satu pertanda bagi kita ketika pristiwa langka ini terjadi kita sebagai umat islam harus sadar dan menempatkan diri untuk patuh dan tunduk atas kekuasaan Allah SWT” tutur Muhammad Taufiq sebagai Wakil Ketua DPD PKS Lampung Selatan dalam sambutannya,

Sholat gerhana yang dimulai pada pukul 7.30 WIB ini saat bulan mulai menutupi matahari, peseta sholat gerhana yang tidak hanya dari kader dan simpatisan PKS juga di ikuti dan ramai oleh masyarakat desa pasuruan yang juga antusias dalam pelaksanaan sholat gehana matahari ini.

Sumber : Humas DPD PKS Lampung Selatan

Sabtu, 05 Maret 2016

On 20.37.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments
BPJS adalah jaminan kesehatan yang kini banyak di perbincangkan masyarakat, banyak yang membeda-bedakan antara KIS (kartu Indonesia Sehat), Jamkesmas, dan BPJS, pada dasarnya keduanya sama saja masih 1 program dari JKN,

JKN memiliki program jaminan kesehatan nasional yang semuanya bertujuan untuk mengcover pembiayaan kesehatan masyarakat, program yang dititipkan ke pada setiap daerah,

Anggota Legislatif FPKS Bowo Edy Anggoro Mengutarakan bahwa dari APBD 2016 sudah dianggarkan 42,3 Milyar untuk BPJS yang dikhususkan untuk masyarakat kurang mampu yang disebut dengan BPJS PBI (Penerima bantuan iuran),

BPJS PBI ini gratis angsuran sekali lagi khusus untuk masyarakat miskin dan seharusnya dengan dana sebesar itu mampu mengcover kesehatan hampir seluru masyarakat miskin di lampung selatan lanjut Bowo Edy Anggoro,

Ketua DPD PKS Lampung Selatan itu juga menyampaikan masyarakat kurang mampu dapat mengakses BPJS PBI langsung ke kantor BPJS, dengan proses daftar dan syarat yang sudah ditentukan, antara lain KTP, Kartu Keluarga, Rekening Listrik, Surat Keterangan Tidak Mampu dari Lurah Desa, Rekomendasi Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan.

Sumber : Humas DPD PKS Lampung Selatan
On 19.52.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments
Kalianda (06/03) Bowo Edy Anggoro Ketua Umum DPD PKS Lampung Selatan menyampaikan memang harus ada penertiban minimarket sesuai dengan peraturan yang tertera dalam perda No. 3 tahun 2014 tentang waralaba,

Kita menemukan beberapa minimarket sudah melanggar ketentuan terutama tentang jarak dari pasar tradisional dan tidak memperhatikan kepentingan usaha kecil masyarakat, tutur Bowo yang sekaligus Anggota Legislatif  Komisi B DPRD Lampung Selatan,

Wacana penghentian izin baru minimarket sangat layak didukung karena ekspansi mimimarket sudah sangat mengkhawatirkan karena mulai masuk ke desa-desa sehingga mengancam usaha kecil masyarakat yang jelas tidak mampu melawan dominasi pasar minimarket, PKS memandang program Warung Desa Bupati Lampung Selatan juga menjadi langkah solutif untuk memperkuat ketahanan ekonomi pedesaan dalam menghadang laju minimarket, pungkas Bowo Edi Anggoro.

Sumber : Humas DPD PKS Lampung Selatan

Kamis, 03 Maret 2016

On 20.54.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments

Kalianda (04/03) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia atau yang disingkat GMBI pada hari kamis 3 Maret 2016 kemarin melakukan aksi menuntut pemkab lampung selatan untuk menutup perusahaan ritel atau waralaba yang melangar aturan perda No.3 tahun 2014 tentang waralaba,

Dikutip dari harian Radar Lamsel  mewawancarai koordinator aksi Heri Prasojo menyampaikan berdasarkan perda yang ada jumlah waralaba di setiap kecamatan dibatasi, namun pada kenyataannya di kota kalianda saja sudah melebih batas,pada pasal 10 ditetapkan bahwa jarak antara minimarket dan usaha kecil sejenis adalah 1000 meter, namun pada kenyataanya tidak sesuai dengan perda yang ada, heri menyampaikan bahwa keberadaan waralaba yang melebihi batas ini akan membawa dampak buruk bagi ekonomi rakyat lampung selatan khususnya pedagang kecil,

Puluhan massa yang berorasi di gedung DPRD Lampung Selatan ditemui oleh Ketua Fraksi PKS Andi Apriyanto, A.Md dan Ketua Fraksi Gerindra H. Darol Kutni, S.Sos. Politisi PKS Andi Apriyanto menyampaikan DPRD Lampung Selatan akan menindaklanjuti apa yang menjadi tuntutan dalam aksi yang dilakukan GMBI dan DPRD akan mengkaji ulang persoalan tersebut, serta termasuk jika ada yang meminta perpanjangan izin usaha tidak akan kita izinkan tutur Andi Apriyanto demikian berita yang bersumber dari harian Radar Lamsel.

Sumber : Radar Lamsel

On 20.24.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments


Tanjung Sari (04/03) Kesal karena pengerjaan talut yang terkesan asal-asalan  warga desa kertosari kecamatan Tanjung sari protes dan meminta DPRD Lampung Selatan meninjau pengerjaan proyek  talut tersebut. Bersama dengan komisi C bidang pembangunan  masyarakat turun kelapangan dan  meninjau langsung pengerjaan pembangunan tersebut,
 
Dari hasil investigasi di lapangan terbukti pemborong atau pihak rekanan  membuat talud terkesan asal jadi. Seharusnya kedalaman pondasi 60-80 cm tapi kenyataannya talud tersebut kedalamannya hanya 40 cm,

Puji Sartono salah satu anggota DPRD ( komisi D) dari Fraksi PKS menghimbau kepada pihak PU dan pemborong untuk profesional dalam melakukan pekerjaannya,

“ Ini dapat membahayakan warga  masyarakat  sekitar jika talud ini roboh dan kami berharap pihak rekanan pemborong segera membongkar dan membangunnya kembali sesuai dengan apa yang ada di bestek itu” imbuhan Puji Sartono Anggota Legislatif Fraksi PKS,

Proyek pembangunan talud  dan pembangunan jembatan merupakan salah satu titik kegiatan pembangunan di kecamatan tanjung sari yang mulai dikerjakan  pada tanggal 5 oktober 2015 dan seharusnya  berakhir tanggal 5 maret 2016.

Sumber : Humas DPD PKS Lampung Selatan

On 20.18.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments

Tanjungsari (04/03) pada hari rabu 2 februari 2016 lalu sejumlah anggota legislatif DPRD Kabupaten Lampung Selatan dan diantaranya ada 3 Anggota Fraksi PKS bapak Lukman, Akias, dan Puji melakukan peninjauan pembangunan talut yang sedang di eluhkan masyarakat karna pembangunannya yang tak sesuai perencanaan dan di khawatirkan tidak akan bertahan lama, berikut foto kegiatan :









Sumber : Humas DPD PKS Lampung Selatan


On 20.12.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments

Tanjungsari(04/03). Tidak kunjung selesainya pembangunan talut di Desa Kertosari Kecamatan Tanjungsari menjadi keprihatinan tersendiri DPRD Lampung Selatan. Selasa, 2 Maret kemarin beberapa anggota dari Komisi C dan D meninjau lokasi pembangunan talut yang seharusnya menurut jadwal  selesai Sabtu, 5 Maret mendatang.

Terlambatnya pembangunan talut pada pinggirnya tersebut disebabkan terjadinya sedikit masalah antara masyarakat dan pemborong. Pasalnya warga menilai pembangunan talut tidak sesuai dengan  perencanaan awal pembangunan, hal ini membuat warga khawatir talut tidak akan bertahan lama.

Hadir dalam kunjungan tersebut beberapa Anggota legislatif komisi C DPRD Lampung Selatan diantaranya bapak Sukardi, Akias, Muslim, Lukman, dan Waris dan Puji dari Komisi D.

Dalam kesempatan tersebut terjadi dialog antara warga dan pak Ali selaku pemborong rekanan PU. Puji yang aleg dari FPKS menyampaikan bahwa kedepannya sangat diharapkan pembangunan sesuai dengan perencanaan jika talut tidak selesai sesuai dengan perencanaan awal pembangunan maka sebaiknya talut di bongkar saja.

Sumber : Humas DPD PKS Lampung Selatan

Rabu, 02 Maret 2016

On 16.40.00 by PKS Lampung Selatan in , , ,    1 comment


Palas (03/03) Anggota Legislatif FPKS DPRD Lampung Selatan yang sekaligus Ketua DPD PKS lampung Selatan Bowo Edy Anggoro beberapa hari yang lau sukses melaksanakan agenda resesnya, disampaikan kepada Humas DPD PKS Lampung Selatan bahwa reses yang di gelarnya  lebih menekankan pada program kedepan di tahun 2017,

Bowo juga menyampaikan sebagai anggota legislatif komisi B DPRD Lampung Selatan program yang akan diperjuangkan bagi masyarakat khususnya Daerah Pemilihan 6 (Palas, Way Panji, Sidomulyo, Candipuro) diantaranya adalah program-program perekomonian dan pertanian,

ada banyak program daerah dan pusat yang harus bisa di manfaatkan langsung oleh masyarakat diantaranya pada sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, dan perternakan.tutur Bowo Edy Anggoro,

Eklusif kepada Humas DPD PKS Lampung Selatan Bowo mengatakan bahwa beberapa program yang akan di advokasi secara langsung diantaranya adalah prorgam BP4K, ALSINTAN, Demplot Pembesaran Sapi, UPPO (Unit Pengelolaan Pupuk Organik), SISKAPI (Sistem Integrasi Kelapa dan Sapi), UPR (Unit Perikanan Rakyat), KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari),

Bowo juga menambahkan program yang akan terus dipantau penyalurannya ini akan di khususkan bagi masyarakat petani dan benar-benar akan di dampingi dalam pengelolaanya agar program yang tersalurkan tidak terbuang percuma,

dalam reses yang dilaksanakan Bowo Edy Anggoro mengundang beberapa elemen masyarakat dan juga kader PKS di wilayah binaan, DPC dan DPRa serta simpatisan yang ikut antusias dalam pelaksanaan reses.

Sumber : Humas DPD PKS Lampung Selatan




On 16.19.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments


Sidomulyo (03/03) Rabu 2 Maret 2016 Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan berserta jajarannya sudah melaksanakan MUSRENBANG (Musyawarah Rencana Pengembangan) yang dilaksanakan di beberapa kecamatan  Lampung Selatan,

Humas DPD PKS Lampung Selatan yang turut serta meliput kegiatan melakukan peliputan kegiatan diantaranya di kecamatan Way Panji, Sidomulyo, dan Candipuro, berikut beberapa dokumentasi yang di abadiakan oleh tim humas DPD PKS Lampung Selatan :

















Sumber : Humas DPD PKS Lampung Selatan