Kamis, 02 November 2017

On 16.54.00 by PKS Lampung Selatan in , , ,    No comments



Kalianda - Saat alam masih senyap (1-2 JT th yg lalu).... Nusantara telah memulai kehidupannya (manusia purba).

Bahkan saat jazirah Arab masih hidup bersuku-suku, eropa masih belantara....
bumi Pertiwi telah memiliki sistem ekonomi, politik, sosial, budaya. Sistem ketatanegaraan (kerajaan). hingga abad 14 kerajaan Hindu Budha telah mewarnai  negri kepulauan ini.

Berlanjut dg masa kesultanan Islam dari samudra pasai hingga jogja (abad 13-19), yg menjadi bagian yg tak terpisahkan dg kepemimpinan dunia -kehalifahan Turki Utsmani-.

Guncangan dahsyat terjadi saat gerakan kolonialisme dunia abad 16-19.... Merengsek ke negeri-negeri Islam termasuk indonesia....

Perang saudara, politik adu domba, masuknya budaya asing, eksploitasi SDA, kerja paksa, pajak yg tinggi, sistem pendidikan ala Eropa, hegemoni kekuasaa, masuknya idiologi asing... Semuanya telah meluluh lantakkan tatanan sosial.

Bersamaan dengan "runtuhnya kehalifahan" (1924) negri ini dirundungkan kegalauan.... Tidak ada lagi tempat bernaung.

Kerajaan hindu Budha telah sirna, kesultanan islam telah porakporanda... Tinggallah otmas2 baik yg bernafas Islam maupun nasionalis. Serikat Islam, NU, Muhammadiyah, persis, Budi Utomo,  organisasi pemuda kedaerahan. Jong Java, Ambon Maluku dll... semuanya memiliki kegelisahan atas masadepan 13.000 pulau ini.

Hingga tibalah saatnya PPPI (Persatuan Pelajar pelajar Indonesia) yg diketuai .... Tampil mengorganisir diri untuk menyusun narasi baru keindonesiaan ...

semangat baru, komitmen baru, untuk berdialog dengan kenyataan sehingga kebulatan tekat "sumpah pemuda" 28 okt 1928,  menjadi pengikat dan penguat hingga negri ini tetap terus bergerak maju.

Mengusir penjajah, menyatukan kebinekaan, mengobarkan semangat kepahlawanan, menyusun konsep bernegara. Semuanya menjadi beban berat anak negri.

Untuk itulah sumpah pemuda menjadi tonggak penting untuk mengawali langkah menuju Indonesia yg mandiri dan berdaulat....

Dari sana semuanya dimulai.... Hingga lahirlah NKRI, Pancasila, UUD45, Bhineka tunggal Ika.....
Sebuah narasi yg luar biasa dr tangan pemuda....

**
Satu abad sejarah itu berlalu....

Orde lama telah mengukir karya....
Orde  baru telah menunjukkan kerjanya....
Revormasi yg belum tuntas ....
Kini Infonesia kita jg sedang galau....,

Munculnya generasi milenial, hegemoni teknologi dan sosmed, konspirasi asing, KKN, narkoba, pornografi, hutang luarnegri, konflik perbatasan, isu SARA, terorisme, mafia peradilan, kenaikan harga & kenaikan tarif listrik & BBM... Dan setumpuk tantangan lainnya....

Indonesia membutuhkan narasi baru untuk mengisi NKRI. Pancasila, UUD 45, Bhineka tunggal Ika, semua perlu di bumikan kembali dengan bahasa milenium.... Hingga menjawab tantangan zaman NOW.

Indonesia Butuh semangat Sumpah....
"Sumpah Pemuda Zaman NOW...."

Cinta dan bangga PD tanah air, percaya diri baru, keyakinan baru, komitmen baru dari kaum muda untuk segera mengeluarkan negri ini dari timbunan sampah masalah yg tak kunjung terurai....

Bahkan untuk tampil ke panggung dunia, mengambil peran besar "ustaziatul 'alam" (guru bagi segenap alam).


*Kobarkan semangat Indonesia....


Sumber : Mas TOP / Muhammad Taufiq ( Wakil Ketua DPD PKS Lampung Selatan )
On 16.48.00 by PKS Lampung Selatan in , , ,    No comments


Natar - Puluhan usulan dan permintaan dari perwakilan masyarakat Dusun Dua Desa Candimas, warnai kegiatan Reses Ke 3 Tahun 2017 Lukman A.M,d anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari dapil Natar.

Dalam Reses tersebut berbagai pertanyan dan usulan serta permintaan disampaikan masyarakat, dari infrastruktur, pertanian, kependudukan, BPJS hingga kepemudan dan permodalan juga olah raga.

Disampaikan oleh anggota Komisi C tersebut, bahwa yang menjadi tugas dewan adalah meyerap dan menagkap serta membahas dan memyampaikannya kepada pihak terkait, untuk ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang ada.

Dipaparkan dalam kegiatan tersebut tugas dan fungsi dewan, sebagai wakil rakyat.

Kegiatan Reses tersebut terbilang sukses dengan dihadiri ratusan masarakat, tokoh masyarakat, pemuda, agama, dan digelar ditengah lapangan.

Tanggapan masyarakat juga terbilang baik, bagaimana banyqk komentar positif dari masyarakat yang hadir.

"Saya seneg pak karna saya langsung bisa sampikan keluhan saya, dan saya berharap kegiatan yang seperti ini lebih sering dilakukan," ungkap warga yang egan namanya di sebut, " Malu pak" ujarnya lebih lanjut.

Sumber : Suaralampung.Com
On 16.43.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments


Natar - Kembali anggota DPRD Lamsel Dapil Natar, Lukman A.M,d. Menunjukkan tingkat kepedulian yang tinggi terhadap pembangunan di dapilnya, haltersebut di tunjukkan dengan turun langsung meninjau dan melakukan pengawasan terhadap proses pengaspalan jalan Kabupaten sepanjang 1,3 KM,  di Desa Sukadamai pada Jum'at (13/10/17).

Dalam kegiatan tersebut  bang Lukman, sapaan akrabnya, didampingi KUPT PU Kecamatan Natar H Yatiman, bersama kepala Desa Suka damai H  Suwardi.

Dikatakan politisi partai PKS ini bahwa yang dilakukannya adalah, memastikan bahwa kwalitas pembangunan jalan tersebut telah sesuai dengan spesifikasinya, dan memenuhi standar, serta kwalitasnya tidak di kurangi.

" Saya tinjau langsung untuk memastikan semuanya telah sesuai, sehingga jalan ini nantinya akan memiliki kwalitas yang baik, serta dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam waktu yang lama," paparnya

sumber : Suaralampung.Com

Sabtu, 15 Juli 2017

On 20.17.00 by PKS Lampung Selatan in , , ,    No comments

Sidomulyo (15/07), Antoni Imam yang juga dikenal sebagai Anggota legislatif DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PKS, memberikan pernyataan tentang viralnya pemberitaan tentang jembatan kayu di Dusun Jelujur Desa Rulung Mulya Kecamatan Natar Lampung Selatan, Beliau menyampaikan terimakasih kepada @Indra Wijaya yang pertama kali mengunggah kondisi jembatan yang memperihatinkan di Dusun Jelulur, karna viralnya pemberitaan tersebut maka Antoni Imam melakukan kunjungan advokasi ke lokasi pada tanggal 28 Mei lalu, seperti yang di sampaikannya dalam status facebook @Antoni Imam :

"Sahabat, ini cerita tentang dusun Jelujur. Tentang harapan masyarakat dibangun jembatan di dusun tsb. Terima kasih kpd Indra Wijaya, org yg pertama kali memberi informasi ttg jembatan. Pd tgl 28 Mei lalu sy meninjau lokasi. Alhamdulilah, setelah sy berkoordinasi dg bupati Zainudin Hasan mendapat respon positif. Tdk brp lama kemudian teman2 dari dinas PU, komisi C (pak Lukman Lukman) dan aparatur desa turun ke lokasi. Insya Allah proses dibangunnya jembatan sdh kita mulai sahabat. Perlu dukungan, do'a dan kerja sama kita semua. Perlu kerja keras tentu. Oh iya trm kasih jg utk mas Hernanda Yona. Videonya turut menginspirasi. Semoga harapan masyarakat bisa segera terwujud. Aamiin."

dalam statusnya Antoni Imam juga mengajak serta pihak-pihak terkait seperti Anggota Legislatif Komisi C DPRD Kabupaten Lampung Selatan Bapak Lukman Hakim, Dinas PU,  serta tidak ketinggaln juga dari Aparatur Desa Rulung Mulya juga ikut menindak lanjuti kondisi jembatan dan jalan yang tidak layak di Desa Rulung Mulya,

Antoni Imam juga menyampaikan bahwa beliau sudah berkoordinasi dengan Bupati Lampung Selatan bapak Zainudin Hasan dan terkait kondisi jalan dan jembatan di dusun jejulur dan bupati merespon dengan positif, dan tentunya antoni imam dalam statusnya juga mengungkapkan bahwa peran masyarakat sangat penting untuk saling bekerja sama dengan pemerintahan.

pada dasarnya peran pemerintahan tidak hanya dilakukan oleh anggota legislatif atau aparatur pemerintahan saja, karna tidak semua dari peran tersebut mengetahui segala hal, dan disini peran penting masyarakat untuk ikut andil memberikan informasi untuk pembagunan Lampung Selatan yang lebih baik

Sumber :Status FB @Antoni Imam



On 19.51.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments

Natar (15/07), Anggota legislatif Lukman Hakim dari Fraksi PKS DPRD Lampung Selatan mengunggah fotonya yang sedang melakukan peninjauan bersama KUPT, KADES Rulung Mulya, KABID Bina Marga, dan Anggota Dewan Provinsi yaitu bapak Antoni Imam, yang menangapi keluhan masyarakat seputar jalan yang masih belum di aspal dan jempatan yang belum di bangun, berikut status beliau dari akun @lukman.lukman :

"Saya beserta kupt (pak yatiman), kades rulung mulya (pak irawan), kabid bina marga (pak olwan), dewan propinsi (pak antoni imam) sudah meninjau langsung ke lokasi, bukan jembatan saja, jalan menuju talang jelujur saja yg th 2015 masih tanah, sekarang sudah latatsir, insyaAllah advokasi terkait pembangunan khusunya di natar, siap di garda depan"

dalam status facebook @lukman.lukman aleg Lukman Hakim berjanji akan melakukan advokasi agar jembatan da juga jalan khususnya di wilayah kecamatan natar agar dapat di aspal,

Sumber : Status FB Lukman Hakim