Rabu, 11 Januari 2017

On 15.48.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments
Natar (12/1/2017) - Di suatu sore,  Ring ring ring suara HP berdering.  ustadz Munawwar yang sedang duduk duduk di beranda depan rumahnya segera mengangkat HPnya. 

"Assalamu alaikum" suara seorang wanita terdengar di seberang sana. 

"Waalaikum salam. Ya. Ini dari siapa ya. Ada yang bisa dibantu?" tanya ustadz Munawwar dengan pertanyaan standar.

"Ya pak ustadz,  ini dari ibu Anwar. Saya mau konsultasi masalah agama. Tapi agak panjang. Kira kira gimana ustadz?" kata bu Anwar.

"Gini aja bu,  besok pagi saya mengisi kuliah subuh Masjid Almustaqim desa Serbamungkin. Selesai ceramah ibu bisa nemui saya" Ujar ustadz Munawwar.

"Oh kebelulan ustadz,  rumah saya tidak terlalu jauh dengan masjid itu. Sebelumnya terima Kasih ustadz. Wassalamu alaikum Wr. Wb.".

Keesokan hari bu Anwar mengikuti shalat subuh berjamaah. Setelah shalat berjamaah dan pengajian, bu Anwar bergegas menemui pak ustadz. Setelah mengucapkan salam bu Anwar langsung bertanya prihal praktik tabungan simpan pinjam yang ada di desanya. 

"Jadi begitu ustadz,  jika kita pinjam sejuta maka diberikannya 900 ribu dan kita wajib mencicilnya seratus ribu selama sepuluh kali"

"Bu Anwar,  ini jelas riba.  Dan Allah bukan hanya mengharamkankan riba,  tapi juga mengumumkan peperangan dengan pelaku riba.

"Maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu (disebabkan tidak meninggalkan sisa riba).” (QS. Al Baqarah: 279) " Jelas ustadz Munawwar.

"Tapi ustadz,  kelebihan bayaran itu setelah dikumpulkan,  akan dibagi kepada anggota yang menabung itu sendiri. Artinya dari kita untuk kita". Sela bu Anwar...

"Justru ini lebih parah,  jadi anggota disamping memberi makan riba juga memakan riba. Ada sebuah hadits dari Jabir radhiyallahu anhu, ia berkata: “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melaknat pemakan riba, pemberi makan riba, dua saksinya dan penulisnya.” 

Dan Beliau bersabda, “Mereka semua sama (kedudukannya dalam hal dosa). (Diriwayatkan oleh Muslim III/1219 no. 1598)." Tegas ustadz. 

"Jadi gimana?  Jelas kalau tidak begitu, tidak ada gunanya tabungan. Pasti banyak yang enggak ikut. Kita nabung  kan supaya ada hasilnya. Lagian yang ngelola dapat apa?" kata Bu Anwar.

"Begini bu,  hasil itu tidak harus terlihat dalam bentuk materi. Bisa saja dalam bentuk immateri, seperti sehat,  terhindar dari penyakit dan musibah,  harmonis dalam rumah tangga, anak anak yang taat, dll.

Sekarang saya tanya,  apa tujuan dibuatnya tabungan simpan pinjam ibu? "  Tanya ustadz Munawwar.

"Tadinya sekedar arisan bulanan sebagai sarana silarurahmi. Lalu ada yang ngusul buat semacam tabungan simpan pinjam dengan tujuan membantu yang membutuhkan alias tolong menolong.

Dengan kewajiban bagi yang meminjam berinfaq 10% dari uang yang dipinjam ke koperasi. Hasil dari 10% itukah yang dibagi kepada anggota saat menjelang lebaran sesuai dengan banyaknya tabungan". Lanjut bu Anwar.

"Oh begitu.... Kalau boleh saya memberi saran,  Sebaiknya tabungan simpan pinjam itu dikembalikan kepada tujuan semula,  yaitu agar terjalin silaturahmi dan murni diniatkan tolong menolong..

Jika kita menabung dengan niat untuk menolong dan berinfak dengan manfaat tabungan itu, maka Allah akan memberikan pada kita banyak manfaat immateri yang bisa jadi lebih besar dari hasil materi yang kita dapatkan. Diantaranya:

Pertama : Allah akan senantiasa memberikan pertolongan. 

وَاللَّهُ فِى عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِى عَوْنِ أَخِيهِ

“Sesungguhnya Allah akan menolong seorang hamba-Nya selama  hamba itu menolong orang  lain“. (HR. Muslim, Abu Daud dan Tirmidzi)

Kedua : Akan mendapatkan kemudahan. Rasulullah saw bersabda : "Barang siapa memudahkan (urusan) orang yang kesulitan (dalam masalah hutang), maka Allâh Azza wa Jalla memudahkan baginya (dari kesulitan) di dunia dan akhirat. (Hr. Muslim)

Ketiga : Akan dipenuhi hajat kebutuhannya. 

 وَمَنْ كَانَ فِى حَاجَةِ أَخِيهِ كَانَ اللَّهُ فِى حَاجَتِهِ

“Siapa yang biasa membantu hajat saudaranya, maka Allah akan senantiasa menolongnya dalam hajatnya.” (HR. Bukhari no. 6951 dan Muslim no. 2580)

Keempat : akan dihindarkan dari musibah dan disembuhkan dari penyakit.

Sabda Rasulullah saw : "Sedekah dapat menolak 70 macam bencana, dan yang paling ringan adalah penyakit kusta dan sopak (vitiligo).” (HR Thabrani)

Jadi,  mari kita berpikir lebih luas lagi,  sehingga kita tidak selalu terjebak dengan kebahagian semu, melihat sesuatu hanya dari sudut pandang keuntungan duniawi".  Ujar Ustadz Munawwar menjelaskan dengan panjang lebar.

"Mengenai pengelola, karena semua semangatnya tolong menolong, maka pengelola ini pahalanya bisa lebih banyak dan peluang mendapatkan pasilitas dari Allah berupa keutamaan tolong menolong lebih terbuka. Sebab dialah yang menyiapkan segala sesuatu. 

Rasulullah saw bersabda : "Barang siapa menyiapkan perlengkapan perang di jalan Allah,  maka sungguh ia telah berperang"

"Saya kira cukup dulu ustadz. Penjelasan ustadz sangat memotivasi saya untuk melakukan yang terbaik. 

Saya ucapkan terima Kasih dan mohon maaf telah menyita banyak waktu ustadz. " Ucap Bu Anwar sembari bangkit dari duduk berpamitan, lalu mengucapkan salam"

Matahari sudah menampakkan dirinya dengan sinarnya yang terang menembus rimbunnya dedaunan. Pagi yang Indah seindah karunia Allah yang melimpah . Jalan kampung sudah mulai ramai oleh hilir mudik masyarakat yang akan berangkat kerja. 

Sumber : Komiruddin Imron

On 15.46.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments

Lampung Barat (11/1) - Komitmen Edi Irawan untuk membuka seluas-luasnya curhat masyarakat kepada Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah beserta pejabat-pejabatnya disampaikannya di hadapan puluhan tokoh Pekon Limau Kunci, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat, Rabu (11/1).

Calon Bupati usungan PKS untuk Pilkada Lampung Barat ini mengatakan bahwa program itu disebut dengan reboan. Program setiap hari rabu yang meniadakan kegiatan lain selain mendengar curhat masyarakat di hadapan Bupati dan Wakil Bupati beserta pejabat-pejabat lain.

"Setiap rabu kita tiadakan acara lain selain mendengar curhat rakyat Lampung Barat, dimulai pukul 8 pagi hingga 12 siang," kata Rektor Universitas Saburai ini.

Disana menurutnya, semua curhat rakyat harus segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah. "Ketika ada persoalan yang diutarakan oleh rakyat di hari Rabu itu, saya selaku Bupati akan langsung perintahkan kepada Satker (Satuan Kerja) terkait untuk menuntaskan curhatan rakyat disana," kata Putra Kyai Arief Makhya ini.

Sementara itu, Wakil Ketua PKS Lampung, Akhmadi Sumaryanto yang juga menyampaikan sambutan dukungannya di hadapan masyarakat, bahwa PKS sangat mendukung pencalonan Edi Irawan Arief berpasangan dengan Ulul Azmi Soltiansyah dari tingkat wilayah hingga struktur terkecil bersama para anggota PKS.

"Kami di PKS tentu rugi kalau tidak mendukung Edi-Pai, disamping beliau cerdas atau fathanah beliau juga amanah, sidiq atau dapat dipercaya dan tabligh atau menyampaikan gagasan terbaiknya di hadapan masyarakat Lambat," urai Anggota Fraksi PKS DPRD Lampung Dapil Lambar, Pesbar dan Tanggamus.

Akhmadi memaparkan bukti cerdasnya Edi Irawan dilihat dari gelar akademisnya yang berderet hingga puncak akademis tertinggi bergelar doktor.

"Dari gelarnya Pak Edi-kan Doktor tentu beliau fathanah atau pintar atau cerdas. Nah, bukti kecerdasan beliau adalah adanya terobosan program reboan tadi," papar politisi dari partai berjargon Berkhidmat Untuk Rakyat.

Akhmadi menambahkan bahwa dengan program reboan, ia meyakini bahwa kelak ketika Edi-Pai ditakdirkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat, mereka akan komitmen mengajak rakyat Lampung Barat berpartisipasi dalam pembangunan di Kabupaten penghasil kopi robusta terbaik ke tiga di dunia ini.

"Hari ini, Lampung Barat berada di posisi ke dua tertinggi dalam hal jumlah penduduk miskin se Provinsi Lampung di 15 Kota/Kabupaten lain. Tentu saja beliau berdua pasangan Edi-Pai berupaya memaksimalkan seluruh potensi yang ada di Lambar," tambah Akhmadi.

Menurutnya dengan FAST, atau Fathanah, Amanah, Sidiq dan Tabligh bersama partisipasi seluruh warga Lampung Barat, Edi-Pai mampu mempercepat dan melesatkan kemajuan di Lambar sehingga sejajar dengan Kabupaten-Kabupaten lain di Lampung bahkan di Indonesia.

Senada dengan situasi yang digambarkan Akhmadi, Lusi, warga Balik Bukit merasa selama ini tak ada perubahan. "Selama ini ya begini-begini saja, pekerjaan susah. Saya yakin dengan kemampuan Pak Edi-Pai akan banyak melakukan perubahan, sambil menyiapkan banyak program untuk menampung anak muda yang sedang mencari pekerjaan," harap gadis 21 tahun ini.

Iapun sangat setuju ketika ada program reboan yang digulirkan oleh Edi-Pai karena Lusi yakin dengan program reboan, ia bersama rakyat Lampung Barat akan selalu curhat kepada pasangan Edi-Pai saat menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat. Sumber :duajurai.com

Jumat, 17 Juni 2016

On 12.03.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments
Kalianda(17/06) DPD PKS Lampung Selatan dinahkodai oleh pimpinan Bowo Edi Anggoro, Lukman, Purwoto, Andi Apriyanto  dan M. Taufik terus mengupayakan terwujudnya kegiatan-kegiatan berkhidmat untuk rakyat, khususnya di Lampung Selatan. Melalui launching Pusat Khidmat PKS Lampung Selatan yang telah dilakukan pada 15 Mei 2016 bertempat di depan kantor DPD, PKS ingin menegaskan eksistensinya di masyarakat sebagai pelayan dan pengayom   masyarakat di seluruh pelosok negeri.

Program Pusat Khidmat PKS merupakan program nasional yang digulirkan oleh DPP PKS yang akan menjadi concern utama  para pengurus PKS di setiap tingkat kepengurusan maupun seluruh kader tentunya.

Dengan dilaunchingnya Pusat Khidmat PKS tersebut sekaligus menandai dimulainya kegiatan-kegiatan pelayanan yang akan dilakukan secara lebih masif dan "integrated" kepada masyarakat. Sebelumnya pelayanan dilakukan secara terpisah. Kini, masyarakat bisa memanfaatkan pelayanan ini dengan menghubungi Kantor kepengurusan PKS terdekat baik DPD, DPC, DPRa maupun kader PKS yang dikenal yang nantinya akan terhubung dengan pusat khidmat.

Adapun pelayanan yang diberikan melalui Pusat Khidmat PKS Lampung Selatan ini diantaranya adalah:
1. Rumah Sehat, melayani konsultasi kesehatan gratis, pusat donor darah melalui Lumbung Darah PKS, advokasi pembiayaan pasien penyakit berat. Sebagai salah satu contoh kegiatan Rumah Sehat, yakni Lumbung Darah PKS yang sebenarnya telah dilakukan PKS Sejak lama bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mendapatkan para pendonor darah secara cepat dan tepat.

2. Rumah Cerdas, melayani kegiatan pelatihan-pelatihan untuk persiapan kerja, konsultasi menuju jenjang kampus, tryout dan juga beasiswa. Rumah Cerdas bertujuan untuk mendorong pertumbuhan kualitas SDM yang lebih baik. Di kantor DPD PKS sendiri terdapat perpustakaan yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat untuk belajar dan menggali ilmu pengetahuan. Untuk kegiatan tryout baik itu UN maupun ujian masuk PT kerap dilakukan PKS untuk membantu mempermudah para pelajar mempersiapkan diri.

3. Rumah Herbal, melayani terapi ruqyah, bekam berikut pelatihannya serta konsultasi pengobatan herbal lainnya. Kegiatan Rumah Herbal ini sudah sering melayani masyarakat dan terus berkelanjutan dengan menghadirkan para konsultan ataupun terapis ahli dalam bidangnya. Masyarakat bisa langsung ke kantor DPD PKS untuk mendapatkan jadwal rutin kegiatan maupun info lainnya berkenaan dengan kegiatan Rumah Herbal.

4. Rumah Keluarga Indonesia, melayani konsultasi permasalahan rumah tangga, pendidikan anak, jodoh dan pelatihan-pelatihan untuk orang tua dan anak. RKI bervisi menciptakan  perbaikan generasi untuk Indonesia lebih baik melalui peran penguatan keluarga sebagai pondasi utama. Untuk Lampung Selatan, kantor RKI khusus dipusatkan di Natar.

5. Rumah Peduli, melayani bantuan untuk keluarga kurang mampu, bantuan advokasi layanan capil (KK, KTP, dsb), advokasi layanan kesehatan gratis (BPJS untuk keluarga kurang mampu). Bagi masyarakat yang mungkin selama ini mendapatkan kesulitan ataupun hambatan lainnya dalam pengurusan dokumen diatas bisa ke kantor DPD PKS Lampung Selatan untuk mendapatkan pelayanan perbantuan.

6. Rumah Aspirasi, melayani pengaduan masyarakat (serap aspirasi), temu anggota dewan. Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan kesempatan bertemu dengan para anggota dewan, khususnya para aleg PKS untuk menyampaikan aspirasi bisa menghubungi kantor DPD PKS untuk kemudian dihubungkan sesuai dengan permasalahan yang ingin disampaikan.

7. Rumah Siaga Bencana, siap tanggap bencana, juga edukasi penanggulangan bencana. Selama ini PKS melakukan aksi-aksi secepat mungkin dalam upaya tanggap bencana. Masyarakat bisa terhubung dengan tim siaga bencana dengan menghubungi kader ataupun kantor PKS terdekat.

8. Rumah Dakwah, mengadakan program pengajian rutin, taklim rutin, penyiapan materi khutbah dan penyiapan pembicara taklim. Masyarakat bisa mendapatkan pengisi taklim misalnya dengan menggunakan layanan ini.

9.Mobil Pusat Khidmat yang dapat digunakan masyarakat untuk keperluan antar jemput pasien dan keperluan darurat lainnya.

Dalam sambutan pertama kegiatan launching tersebut, Ketua DPD PKS Lampung Selatan, Bowo Edi Anggoro, A. Md menyatakan "Layanan Pusat Khidmat ini terbuka untuk seluruh masyarakat Lampung Selatan dan agar masyarakat mengerti bahwa partai tidak selalu berurusan hanya disaat pemilu. Pusat Khidmat ini diharapkan mengembalikan fungsi partai keadilan sejahtera sebagai wadah masyarakat untuk selalu memberikan manfaat dan berkhidmat".

"Sejak dulu PKS melayani, dan sampai kapanpun Insya Allah PKS akan tetap melayani, tersiar oleh media ataupun tidak ". Begitu ungkapan Al Muzammil Yusuf, Anggota DPR RI, saat membuka secara resmi kegiatan ini. "Saat tsunami Aceh, banjir jabodetabek, PKS  berusaha setanggap dan sebaik mungkin memberikan pelayanan walaupun dengan dana dan peralatan yang terbatas, itu semua dilakukan karena cinta bukan karena kekuasaan". Terang Al Muzammil.

Setelah launching diresmikan, beberapa pelayanan sudah mulai dilaksanakan diantaranya adalah cek kesehatan gratis, pendataan relawan donor darah, pelatihan dan lomba anak cerdas, konsultasi terapi ruqyah, serap aspirasi masyarakat, pojok pustaka, dan juga suguhan hiburan stand up comedy dari komunitas stand up comedy Kalianda yang ikut memeriahkan launching Pusat Khidmat PKS Lampung Selatan. Harapannya apa yang dilakukan PKS bisa membawa kemanfaatan yang banyak untuk masyarakat, khususnya di Lampung Selatan.

Sumber : Humas DPD PKS Lampung Selatan
On 11.52.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments
Rangkasbitung(17/06) Negeri ini carut marut. Kepala jadi lutut. Lutut jadi sikut. Tak tahu siapa yang diikut. Asal bapak manggut manggut , semua nurut. Semua jadi penakut.

Semakin ke sini semakin jelas apa maumu. Wajahmu lugu, tapi kelakuanmu lebih menyakitkan dari pendahulu pendahulumu.

Di eramu semua nilai terjungkal balik. Yang buruk jadi baik. Yang baik jadi tidak laik.

Di mana slogan pro rakyat yang pernah kau teriakan. Di mana hidup sederhana yang pernah kau koar-koarkan. Mana janji janjimu yang pernah kau ucapan.

Membela rakyat hanya retoreka. Kau pakai bila butuh suara. Setelah suara didapat itu tinggal cerita.

Kau biarkan penduduk Luarbatang terluntah luntah,  setelah sekian tahun mereka menempati rumah. Tak ada pembelaan, tak ada ibah, walau jelas status tanah.

Di bulan suci ini, bulan  Ramadhan. Seribuan perda bernuansa syariah kau batalkan. Sebab kau anggap tidak toleran.

Sebelumnya, ada usaha  hidupkan kembali faham komunis. Padahal sama sekali tidak pancasilais, bahkan tak bertuhan alias atheis. Kau diam dan tak menggubris.

Ingat, sepandai apa pun kau berhias, pasti ada hari naas.

Sepandai apapun kau bersandiwara, suatu saat pasti  kena getahnya.

Sepandai apa kau berakting, ada saatnya kau terpelanting.

Sepandai apa kau bungkam media, ada cara lain bagi  Allah membongkar berita.

Sepandai apa kau bertopeng, satu saat kan terlihat wajah yang bopeng.

Bumi ini bak sebuah desa yang sunyi. Semua impormasi datang dari pojok sana dan sini. Terlalu kecil tuk bersembunyi.

Ada yang tak bisa dilawan yaitu usia. Sebesar apapun kau berkuasa, masih hebat Fir'aun di zaman Musa. Tapi bersama berlalunya masa, Fir'aunpun binasa.

Sebanyak apapun kau punya harta, Qarun masih lebih kaya. Diapun mati hanya tinggal kisah dari orang orang berdosa.

Sekuat apa kau punya balatentara, Hamman lebih kuat bala balatentaranya, sekokoh gunung Himalaya. Tapi toh binasa juga, tenggelam bersama Fir'aun dan pasukannya.

Sungguh hal itu mudah bagi Allah. Sebab Dia Maha Perkasa lagi Maha Gagah.

Sumber :
Komiruddin Imron

Selasa, 14 Juni 2016

On 17.17.00 by PKS Lampung Selatan in , , ,    No comments
Natar(16/06)
Genderang perang telah ditabuh.
Kini musuh sudah bikn gaduh.
Kita dipukul di seluruh tubuh.
Tapi nyali belum juga tumbuh.

Negeri ini kita yang punya.
Merdeka dengan darah suhada.
Diperjuangkan sepenuh daya.
Ayo siap kita jaga.

Setelah 71 tahun lepas  dijajah.
Nasib negeri tidak berubah.
Mala sekarang bertambah parah.
Kehidupan rakyat semakin susah

Pemimpin negeri banyak yang pongah.
Terhadap rakyat semenah menah.
Membuat kondisi selalu resah.
Akan nasib  air dan tanah.

Semua kejadian direkayasa.
Untuk hancurkan anak bangsa.
Semua perda berbau agama.
Dihapus habis walau mulia.

Komunis  berkembang dengan subur.
Spratisme di papua tidak digusur. 
Walau mengancam negeri yang makmur.
Semua alasan bisa diatur.

Rakyat digusur di Sungai Batang.
Disikat habis semua penentang.
Tak perduli melanggar undang undang.
Tak ada pembela atau penyumbang

Perda ditegak di bulan ramadhan.
Dirazia setiap rumah makan.
Tiba tiba muncul sang pahlawan.
10 Juta memberi  sumbangan.

Negeri ini diambang kehancuran.
Hutang capai  4 ribu teriliunan.
Anak cucu menanggung beban.
Harus segera diselamatkan.

Negeri subur, semua impor.
Dari tenaga kerja sampai kompor.
Dari bawang merah sampai telor.
Para pemudanya dibikin molor.

Jangan biarkan komunis kembali.
Sebab akan memecah ini negeri.
Ingat derita para kiyayi dan TNI. 
Kumandangkan NKRI harga mati.

Sumber :
Komiruddin Imron (Ketua DSW PKS Lampung)