Senin, 06 April 2020

On 19.55.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments
Bowo Edy Anggoro Anggota DPRD  Lampung Selatan serahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis puskesmas kecamatan Palas, Senin (6/4/2020).

Bowo menerangkan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap tenaga medis 
”Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan support kami akan kerja keras para tenaga medis dalam menangani Covid-19, seperti yang kita ketahui bersama bahwa tenaga medis puskesmas menjadi awal penanganan sebelum menuju rumah sakit" ujarnya.

Lebih lanjut Bowo yang juga sebagai Ketua DPD PKS ini menyampaikan bahwa dirinya siap meneruskan aspirasi puskesmas yang belum terealisasi, "Kami di Fraksi PKS siap mendukung penuh setiap program puskesmas dan juga menampung aspirasi tenaga medis, seperti kendala apa saja yang dihadapi baik kebijakan maupun teknis", ucapnya. 

Kepala UPT Puskesmas Palas Rosmeli,SKM., M.Kes., meyambut baik bantuan dari Anggota DPRD PKS tersebut, “kami ucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan, kondisi saat ini sangat sulit untuk mendapatkan APD khususnya Hazmat dan Masker, selain itu kami juga membutuhkan suplemen dan insentif bagi tenaga medis agar lebih semangat dalam melayani masyarakat", ucapnya. 

Beberapa bantuan yang diberikan pada kesempatan ini yaitu APD Hazmat dan  Hand Sanitizer. 

Sumber: Humas PKS Lampung Selatan (Mhr)

Minggu, 05 April 2020

On 20.30.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments
Covid-19 masih menjadi pandemi global, hal ini juga berlaku di Indonesia khususnya Provinsi Lampung. Berdasarkan rilis terakhir Dinas Kesehatan (Diskes) Lampung Ahad (05/04/2020), Kasus Pasien Positif Corona berjumlah 13 orang. 

Situasi yang semakin mengkhawatirkan ini juga berdampak pada ekonomi, himbauan pemerintah yang meminta mengurangi aktivitas dan meliburkan sekolah membuat banyak masyarakat berkurang sumber pendapatannya. 

Hal inilah yang melatarbelakangi Anggota DPRD Provinsi Lampung Antoni Imam untuk meneruskan program berbagi nasi yang sudah berjalan 12 hari, "Saya menyaksikan banyak sekali masyarakat yang terdampak ekonomi akibat Covid-19, bahkan untuk makan sehari hari saja kesulitan, untuk itu saya berkomitmen meneruskan program berbagi nasi yang sudah berjalan dari 25 Maret 2020" tuturnya.

Lebih lanjut Antoni Imam menjelaskan bahwa program ini menyasar elemen masyarakat yang sangat membutuhkan "Program ini memang saya targetkan untuk masyarakat yang benar benar terdampak ekonomi akibat Covid-19, seperti pedagang di sekolah yang diliburkan, buruh yang dirumahkan, tukang ojek dan pekerja harian yang berkurang drastis pendapatannya" ucapnya. 

Antoni Imam juga menjelaskan bahwa program ini akan berlanjut kedepannya, "Saya berkomitmen meneruskan program ini sampai Pandemi Covid-19 berakhir, mudah-mudahan langkah kecil ini dapat dirasakan manfaatnya, tidak lupa kita bersama sama berdoa agar Pandemi ini segera berakhir dan kita semua dapat beraktivitas seperti biasa" ujarnya. 

Koordinator Tim Berbagi Nasi Affor mengungkapkan bahwa timnya telah membagikan nasi ke berbagai lapisan masyarakat dan menyebar ke beberapa kecamatan, "Alhamdulillah program ini berjalan dengan baik, setiap hari sekitar 250 kotak yang kami bagi terjadwal siang dan malam, tim juga membagikan nasi ke beberapa kecamatan yaitu Sidomulyo, Candipuro, Way panji, Kalianda bahkan sampai Jati Agung" ucapnya. 

Affor juga menambahkan penerima program ini merasa sangat terbantu, "Masyarakat penerima program berbagi nasi ini sangat senang dan berterima kasih kepada Pak Antoni Imam, dengan langkah kecil ini kebutuhan minimal dasar mereka terpenuhi" urainya

Sumber: Humas PKS Lampung Selatan
On 06.41.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments
Pemerintah telah mengumumkan langkah langkah yang diambil untuk menangani dampak yang ditimbulkan oleh Covid-19, salah satunya membebaskan biaya tarif listrik alias gratis. Namun masih banyak masyarakat yang belum mengetahui program tersebut dan sebagian masyarakat lainnya bingung bagaimana mengakses program tersebut. 

Melihat masih banyaknya masyarakat yang belum mengetahui cara mendapatkan listrik gratis, Anggota Dewan Fraksi PKS Dede Suhendar berinisiatif mensosialisasikan program listrik gratis dan membuka jasa konsultasi gratis dengan membuka posko di kediamannya. 

Dihubungi via whatsapp Ahad (05/04/2020), Dede menjelaskan bahwa inisiatif ini dilakukannya karena melihat fakta dilapangan masih banyak masyarakat yang belum mengetahui program listrik gratis, "Saya melihat program pemerintah yang baik ini masih belum tersosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat, masih banyak warga yang saya temui belum mengerti cara mengakses program ini, utamanya di desa desa", ucapnya. 

Dede juga menambahkan bahwa sudah banyak yang bertanya kepadanya tentang program listrik gratis, "Alhamdulillah mas, baik via online maupun offline banyak sekali yang bertanya dan akhirnya bisa mengakses program ini, bahkan tadi malam masih ada warga yang konsultasi sampai jam satu malam, posko konsultasi ini saya buka 20 Jam untuk masyarakat" tutur Aceng sapaan akrabnya. 

Disinggung mengapa hanya membuka konsultasi 20 jam, Dede menjawab hal itu karena pertimbangan keluarga, "Selain khidmat kepada masyarakat, saya juga memiliki tanggung jawab kepada keluarga, jadi 4 jam sisanya saya pergunakan bersama anak dan istri, apalagi anak saya masih bayi, Malam sampai Subuh saya maksimalkan bersama mereka" tegasnya. 

Diakhir Dede berharap semakin banyak masyarakat bisa segera mendapatkan listrik gratis dari pemerintah, "Dampak wabah Covid-19 ini sangat terasa bagi masyarakat, semoga aktivitas saya ini dapat membantu mereka agar bisa segera mendapatkan listrik gratis, Mudah-mudahan langkah kecil saya ini bermanfaat", ucapnya.

Sumber : Humas PKS Lampung Selatan
On 06.37.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments
PKS Muda Kecamatan Palas bergerak Perangi Covid-19 dengan melakukan pembagian hand sanitizer di sejumlah titik pada hari Ahad (05/04/2020).

Hendri selaku Koordinator PKS Muda Palas mengungkapkan bahwa 
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian anak anak muda terhadap situasi saat ini, "Di PKS, anak anak muda seperti kami diberi ruang untuk bergerak aktif, sehingga muncul program ini, selain itu program kami juga dilaksanakan untuk membantu pemerintah memerangi Covid-19", ucapnya. 

Hendri juga menambahkan bahwa Pembagian Hand sanitizer dilakukan di sejumlah titik, "Fokus utama kami adalah para supir  angkutan barang yang menempuh perjalanan ke jawa" ujarnya. 

Menurutnya hal itu dikarenakan para supir sangat rentan terpapar Covid-19 karena aktivitasnya yang keluar masuk zona merah, "Pekerjaan mereka ini kan mengharuskan keluar masuk zona merah, jadi apa yang kami berikan ini bisa menjadi upaya mencegah terjadinya penyebaran Covid-19", tegasnya. 

Pada bagian lain, Pembina PKS Muda Palas Bowo Edy Anggoro mengatakan mendukung penuh setiap kegiatan positif yang dilakukan anak anak muda, "Kami senantiasa mendorong anak anak muda untuk aktif dan peduli kepada masyarakat, kegiatan ini mereka lakukan dengan penuh semangat dan semoga apa yang mereka berikan bermanfaat", tuturnya

Sumber: Humas PKS Lampung Selatan (mhr)

Jumat, 03 April 2020

On 05.47.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments
Dengan semakin mewabahnya Covid-19, penanganan penyakit ini harus lebih intensif. Para Tenaga Medis juga semakin bekerja keras siang dan malam dengan risiko terpapar virus tersebut. 

Hal inilah yang menjadi latar belakang inisiatif pemberian insentif untuk tenaga medis yang terdepan dalam menangani wabah Covid-19. 

Ditemui saat Penyerahan Bantuan APD di RSUD. dr. Bob Bazar Jumat (02/04/2020), Andi Apriyanto menegaskan komitmennya mengusulkan pemberian insentif bagi tenaga kesehatan yang menangani Covid-19, "Kami di DPRD mengusulkan kepada Pemda supaya ada anggaran insentif bagi tenaga kesehatan, mereka harus mendapatkan apresiasi yang sesuai dengan kinerjanya," tegasnya. 

Lebih lanjut Andi menyampaikan bahwa usulan ini harus segera terealisasi, "Kita ingin secepatnya terealisasi, memang betul tidak ada kasus positif di Kabupaten ini, tetapi para tenaga kesehatan sudah bekerja siang malam dalam penanganan wabah Covid-19 ini, baik secara pencegahan maupun perawatan pasien ODP/PDP," ucap anggota dewan dapil kalianda rajabasa ini. 

Usulan pemberian insentif ini juga disampaikan Andi ketika bertemu dengan para tenaga kesehatan RSUD.dr. Bob Bazar dalam acara penyerahan bantuan APD yang di amini oleh seluruh anggota Fraksi PKS.

Sumber: Humas PKS Lampung Selatan (Mhr)
On 05.42.00 by PKS Lampung Selatan in , , ,    No comments
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Lampung Selatan serahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis RSUD dr. Bob Bazar, Jum’at (3/4/2020).

Ketua Fraksi PKS Bowo Edy Anggoro menyampaikan bahwa progran ini merupakan bentuk kepedulian terhadap tenaga medis di lingkungan RS. dr. Bob Bazar, 
” Kami bersepakat memberikan bantuan APD sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi, seperti yang kita ketahui bersama bahwa tenaga medis menjadi garda terdepan dalam pencegahan dan penanggulangan wabah Covid-19" ujarnya. 

Lebih lanjut Bowo yang juga sebagai Ketua DPD PKS ini menyampaikan bahwa langkah ini merupakan awalan dan masih banyak yang akan dilakukan fraksi pks untuk membantu tenaga kesehatan.

“Penyerahan bantuan ini sebagai awalan bahwa kami siap mendukung seluruh kebijakan rumah sakit dalam menghadapi Covid-19, bahkan jika terdapat kendala baik kebijakan maupun  teknis bisa di komunikasikan kepada kami agar dapat kami bantu”, tuturnya. 

Pihak RSUD. dr. Bob Bazar dalam hal ini diwakili Kabag TU, Muzni meyambut baik bantuan dari Fraksi PKS tersebut.

“Kami memang membuka donasi untuk seluruh pihak yang ingin membantu, mengingat saat ini sangat sulit untuk mendapatkan APD. Untuk di kalangan DPRD, baru PKS Fraksi pertama yang memberikan bantuan kepada kami,” ucapnya.

Bantuan yang diberikan Fraksi PKS berupa Alat Pelindung Diri, Hand sanitizer dan Hand Soap. Saat Penyerahan seluruh Anggota Fraksi hadir yaitu Bowo Edy Anggoro, Andi Apriyanto, Mohamad Akyas, Lukman, Imam Rohadi dan Dede Suhendar. 

Sumber: Humas PKS Lamsel (Mhr)

Rabu, 01 April 2020

On 23.48.00 by PKS Lampung Selatan in , , ,    No comments
Pelayanan Kesehatan bagi masyarakat Lampung Selatan harus terus ditingkatkan, hal inilah yang mendorong Dede Suhendar meminta pemerintah Lampung Selatan mewujudkan Satu Desa Satu Ambulans.

Dihubungi via whatsapp kamis (02/04/2020), Dede Suhendar Anggota DPRD Fraksi PKS yang juga menjadi Anggota Pansus LKPJ Bupati Lampung Selatan Tahun 2019 mengatakan bahwa salah satu bentuk peningkatan fasilitas kesehatan untuk masyarakat adalah pengadaan ambulans, "Ketika rapat pansus membahas LKPJ Bupati, saya melihat perlu dicantumkan nomenklatur pengadaan ambulans desa dalam rangka peningkatan kualitas dan akses pelayanan sosial dasar bagi masyarakat" ucapnya. 

Dede juga menambahkan hal ini sudah sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat, "Dasar hukumnya sudah sangat jelas yaitu Permendesa PDTT 11/2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa. Pada Pasal 5 dan Pasal 6  menyebutkan bahwa penggunaan Dana Desa diharapkan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat desa salah satunya berupa peningkatan pelayanan publik di tingkat Desa yaitu pengadaan sarana prasarana pelayanan sosial dasar untuk pemenuhan kebutuhan, kesehatan masyarakat seperti Ambulans ”,tutur Aceng sapaan akrabnya. 

Lebih lanjut Dede menyampaikan pentingnya program satu ambulan satu desa, "Keberadaan ambulans di setiap desa itu dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, ketika akan dibawa ke pusat layanan kesehatan, seperti puskesmas dan RSUD (rumah sakit umum daerah), terutama desa yang jauh dari ibukota kecamatan dan ibukota Kabupaten", ujarnya. 

Menurut Dede, dalam kondisi darurat seperti melahirkan, kecelakaan dan pasien yang harus dirujuk ke puskesmas atau RSUD, tidak lagi mengalami kesulitan. 

"Semoga Program Satu Desa Satu Ambulans dapat segera terwujud, saya berkomitmen mengawal rekomendasi ini sampai tahap realisasi", tegasnya.

Sumber: Humas PKS Lampung Selatan (mhr)
On 21.17.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments
DPC PKS Jati Agung bergerak aktif mengambil langkah langkah pencegahan Covid-19 dengan melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah titik pada hari Kamis (02/04/2020).

Pamuji selaku Ketua DPC PKS Jati Agung mengungkapkan bahwa Langkah tersebut dalam rangka membantu pemerintah, "Program kami dilaksanakan untuk membantu pemerintah dan sebagai tindak lanjut instruksi Presiden PKS terkait Pencegahan Penyebaran Covid-19  juga sebagai bentuk keberpihakan pada masyarakat", ucapnya. 

Pamuji juga menambahkan bahwa Penyemprotan Disinfektan dilakukan di sejumlah titik, "Fokus utama kami adalah tempat ibadah dan juga ruang ruang publik, setelah itu tim bergerak menyemprot permukiman warga, total hari ini kami semprot empat dusun" ujarnya. 

Pada bagian lain, Anggota DPC PKS Jati Agung Tri mengatakan kegiatan ini mereka dilakukan sebagai bentuk khidmat kepada masyarakat
“Kerja kerja kader dan para relawan hari ini adalah bentuk khidmat kami kepada masyarakat Lampung Selatan khususnya Jati Agung, semoga dapat dirasakan manfaatnya" pungkasnya. 

Ida, salah satu warga yang rumahnya disemprot disenfektan mengaku senang atas program ini "Alhamdulillah relawan pks hadir dengan melakukan penyemprotan, saya beserta keluarga turun senang dengan program ini, terima kasih pks atas bantuannya" tuturnya.

Sumber: Humas PKS Lampung Selatan
On 21.10.00 by PKS Lampung Selatan in , , ,    No comments
Semakin mewabahnya Covid-19 di Provinsi Lampung menjadi perhatian tersendiri bagi Dewan Pengurus Cabang Partai Keadilan Sejahtera (DPC PKS) Kalianda. 

DPC PKS Kalianda turut serta berpartisipasi aktif mengambil langkah langkah membantu masyarakat untuk pencegahan Covid-19 yang akhir-akhir ini menjadi kekhawatiran bersama. 

Odi Al Qodri selaku Ketua DPC PKS Kalianda  mengungkapkan bahwa PKS di Kalianda telah hadir dengan berbagai program pencegahan wabah Covid-19 "Kader dan Relawan telah dan akan melakukan berbagai kegiatan yaitu edukasi kepada masyarakat tentang Covid-19, pembagian hand sanitizer,  penyemprotan disinfektan untuk masjid masjid dan ruang publik serta pemberian makanan untuk masyarakat terdampak Covid-19 , ucapnya. 


Odi juga menambahkan bahwa DPC PKS Kalianda berkomitmen untuk terus melaksanakan program selama wabah Covid-19 "Program kami tidak hanya berlangsung 1-2 hari tapi merupakan program berkelanjutan, seperti pembagian hand sanitizer, kami juga siapkan program isi ulang ya, sehingga bagi yang kehabisan tidak perlu khawatir. Selain itu kami senantiasa berkomunikasi dengan berbagai pihak untuk bersama sama mencegah Covid-19 sehingga program program kami efektif dan tidak tumpang tindih" ujar Odi sapaan akrabnya. 

Pada bagian lain, Anggota DPC PKS Kalianda Tomy mengatakan keaktifan dan Kepedulian mereka dilakukan sebagai bentuk khidmat kepada masyarakat kampanye agar terhindar dari Covid-19.

“Ini adalah bentuk khidmat kami kepada masyarakat Lampung Selatan khususnya Kalianda, semoga dapat dirasakan manfaatnya. Mudah-mudahan ikhtiar kecil kami ini dapat membantu mencegah semakin mewabahnya Covid-19", pungkasnya

Sumber: Humas PKS Lampung Selatan

Selasa, 31 Maret 2020

On 22.57.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments
By. Tarmidzi Yusuf
Pengamat Politik Islam

Mayoritas partai sunyi senyap. Tak bersuara. Gegap gempita masa kampanye tak ada lagi. Bagi-bagi kaos. Sembako. Bakti sosial. Sawer fulus ke rakyat. Berwisata bersama calon pemilih. Malah ada partai yang bedah rumah segala. Ampun deh.

Masa kampanye, partai dan caleg mendadak jadi dermawan. Royal. Ramah dan murah senyum. Berada di garda terdepan dalam merebut hati pemilih. 

Setelah menjadi anggota dewan terhormat. Kursi empuk DPR. Fasilitas rumah dan mobil. Gaji dan tunjangan. Membuat partai dan anggota DPR mendadak pura-pura amnesia. Ntar amnesia beneran loh!

Saat partai lain baru berwacana potong 50% gaji untuk pandemi covid-19. PKS dan anggota DPR dari PKS lebih dulu berbuat. Bukan wacana. Langsung action. Serentak mulai Maret 2020 potong gaji. Salut dan jempol.

Penyerahan bantuan APD (Alat Pelindung Diri) telah dilakukan. PKS telah memulai menebar 'virus' kepedulian dan kebaikan. Terdepan dalam kebaikan. Saat partai lain belum berbuat. PKS telah berbuat.

Partai peduli tidak hanya masa kampanye. Seharusnya peduli sepanjang masa. Apalagi di saat-saat rakyat membutuhkan.

Terima kasih PKS. Semoga Allah Ta'ala membalas kebaikan Presiden dan anggota DPR dari PKS dengan sebaik-baiknya kebaikan, Aamiin.

O ya lupa, maksudnya Presiden PKS. Nanti ada yang tersanjung 😊

Bandung, 7 Sya'ban 1441/1 April 2020

Sumber: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1658620297619770&id=100004154461762
On 04.14.00 by PKS Lampung Selatan in , , ,    No comments
Sejak merebaknya wabah Virus Corona atau Covid-19 di Provinsi Lampung, Anggota Fraksi PKS DPRD Lampung Selatan Dede Suhendar donasikan gajinya untuk bantu pencegahan wabah Covid-19. 

Dede mengatakan, seluruh anggota Fraksi PKS DPRD Lampung Selatan diminta berperan aktif membantu upaya pencegahan penyebaran Covid-19 salah satunya dengan mengalokasikan gajinya untuk berbagai kegiatan. "Kami di Fraksi bersepakat mulai bulan ini sampai Bulan Juni 2020 mengalokasikan gaji untuk membantu pencegahan Covid-19, tidak menutup kemungkinan setelah Juni masih kami lakukan melihat perkembangan situasi kedepannya" ucapnya. 

Ketika ditanya tentang mekanisme penggunaannya, Dede memberikan gambaran teknis pengalokasian dana hasil donasi gajinya. 

“Dana yang ada digunakan untuk berbagai macam program yang telah dan akan dilakukan yaitu pembagian masker untuk tenaga kesehatan, hand sanitizer untuk masyarakat, fasilitasi penyemprotan cairan disinfektan ke rumah-rumah warga, masjid, dan sarana publik. Juga dimanfaatkan hal-hal mendesak lainnya terkait pencegahan penyebaran Covid-19", tutur Aceng sapaan akrab Dede. 

Dede memastikan bahwa kebijakan ini akan terus berlangsung selama masa pandemi Covid -19 di Kabupaten Lampung Selatan .

“Komitmen saya bahwa program Ini akan berkelanjutan selama wabah Covid-19 masih ada. Semoga juga bisa membantu menambah pengadaan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis. Setelah nanti melihat perkembangan yang terjadi, jika kondisinya sudah membaik, akan ada evaluasi tentunya,” tambah Dede. 

Lebih jauh Dede juga mengungkapkan. Ia telah melakukan berbagai langkah sistematis di dapilnya dalam rangka pencegahan Covid-19,

"Langkah pertama yang saya lakukan adalah berkoordinasi dengan aparat pemerintahan setempat untuk membentuk satgas/relawan, Alhamdulillah kegiatan pertama kami yaitu melakukan penyemprotan desinfektan pada fasilitas publik berjalan dengan lancar, langkah selanjutnya yaitu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat, melakukan gerakan social distancing dan melaporkan jika ada anggota keluarganya yang baru pulang dari daerah merah Covid-19 seperti Jakarta, agar masyarakat berpartisipasi aktif mencegah penyebaran wabah ini,” imbuh Dede. 

Menurutnya, langkah ini sangat membantu pemerintah yang sedang gencar menangani penyebaran Covid-19 termasuk di Kabupaten Lampung Selatan.

“Semoga ini menjadi salah satu bentuk pertanggungjawaban saya sebagai Anggota Legislatif, selain juga untuk memenuhi harapan masyarakat yang menantikan peran nyata partai politik dalam menanggulangi wabah ini. Semoga wabah ini dapat segera berakhir dan kehidupan kembali seperti semula,” tukasnya

Sumber: Humas PKS Lampung Selatan
On 04.01.00 by PKS Lampung Selatan in , , ,    No comments
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) lamsel memutuskan mengalokasikan gajinya untuk membantu penanganan wabah virus covid-19 

Kebijakan ini berlaku untuk seluruh anggota Fraksi PKS di Lampung Selatan dengan total 6 orang anggota dewan.

"Kami bersepakat untuk mendonasikan sebagian gaji kami sejak sebulan terakhir sampai bulan Juni 2020 untuk pencegahan penularan Covid-19, tidak menutup kemungkinan akan kami perpanjang melihat situasi kedepannya ," kata Ketua Fraksi PKS, Bowo Edy Anggoro, Selasa (31/3/2020).


Hal ini kata dia juga sudah dilaksanakan oleh Anggota Dewan Provinsi dan Pusat Fraksi PKS.

"Kami juga dibantu oleh Bpk Antoni Imam selaku Dewan Provinsi dan Bpk. Al Muzzammil Yusuf sebagai angggota DPR-RI, Akan terus dilakukan selama wabah Covid-19 ucapnya.

Dihubungi terpisah Andi Apriyanto 
mengatakan bahwa Fraksi PKS Lampung Selatan telah mengadakan berbagai kegiatan untuk pencegahan Virus Covid-19 ini, 
"Fraksi PKS beserta seluruh kader PKS Lamsel telah dan akan melakukan berbagai kegiatan yaitu edukasi kepada masyarakat tentang Covid-19, pembagian masker medis untuk tenaga kesehatan, pembagian hand sanitizer,  penyemprotan disinfektan untuk masjid masjid dan ruang publik,  Bantuan sosial untuk konstituen yg terdampak secara ekonomi, pemberian Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga kesehatan serta pemberian makanan untuk masyarakat terdampak, ucapnya. 

Lebih lanjut Andi Menghimbau kepada seluruh masyarakat, untuk ikut serta  menjalankan aksi pencegahan virus Covid-19 ini, agar masyarakat menerapkan social distance, tidak melakukan kumpul-kumpul membentuk kerumunan massa , agar bekerja dan belajar di Rumah saja. 

“semoga Covid-19 segera berakhir , dan kita semua dapat beraktivitas seperti semula tentu dengan dukungan semua pihak,” pungkas nya. 
(Mhr)

Sumber: Humas PKS Lampung Selatan

Minggu, 22 Maret 2020

On 01.34.00 by PKS Lampung Selatan in    No comments
Keren! Calon Bupati Lamsel Ini Bagi-bagi Masker dan Edukasi Cegah CoronaSIDOMULYO (WAWAI.ID) – Calon Bupati Lampung Selatan, Antoni Imam, melakukan sosialisasi langkah pencegahan virus corona sekaligus memberikan masker kepada masyarakat. Edukasi ini dilakukan di Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, Sabtu (21/3/2020.
Antoni Imam mengatakan bagi-bagi masker gratis ini dilakukan untuk mengedukasi masyarakat. “Sesuai arahan pemerintah bahwa masyarakat perlu melakukan gerakan social distancing, namun masih banyak masyarakat yang belum mengetahui hal apa saja yang harus dihindari,” kata Anggota DPRD Lampung Selatan tersebut.
 itu, masyarakat perlu mendapatkan informasi yang benar mengenai covid-19. Sebab, berita miring mengenai virus yang selama ini berkembang sudah membuat masyarakat sangat resah, Kita ingin masyarakat tetap tenang dan tidak panik.
Salah satu Warga Sidorejo, Prasetyo  mengatakan bahwa edukasi ini diperlukan agar dapat mengetahui Mulai dari cara pencegahan sampai pada gejala-gejala dari virus yang pertama kali muncul di Wuhan China tersebut.
“Saya sangat senang dengan aksi bagi masker dan edukasi dari Pak Anton, jadi kami bisa lebih waspada dengan virus ini, tetapi tetap tenang. Terima kasih Pak Anton, beliau memang terbiasa bersilaturahmi dan memberikan edukasi kepada kami,” tegas Prasetyo. 

Senin, 03 Februari 2020

On 21.13.00 by PKS Lampung Selatan in , , , ,    No comments
Veridial – Lounching Hari Aspirasi, DPD PKS menggelar diskusi dengan insan pers di Negeri Baru Resort Kalianda (3/2).
KALIANDA – Sebagai partai politik yang terafiliasi dengan massa islam, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung Selatan masih terus menjaga kebugarannya dalam mengkawal isu-isu pembangunan daerah.
Gong PKS terhadap perkembangan daerah masih on the track. Kader-kadernya acap terdengar mengkritik bilamana ada kebijakan-kebijakan yang tidak pro rakyat, spirit ini yang masih terus dijaga oleh punggawa-punggawa PKS Lamsel sejauh ini.
“Kami akan menggandeng media juga lembaga lainnya di hari aspirasi. Tujuannya tentu untuk Lamsel yang lebih baik lagi. Terlebih saat ini banyak persoalan-persoalan yang masih belum tercover baik itu oleh eksekutif maupun legislatif,” ujar Ketua DPD PKS Lamsel Bowo Edi Anggoro, di NBR, Senin (3/2).Itu terungkap saat lounching Hari Aspirasi dengan sejumlah awak media di Negeri Baru Resort (NBR) Kalianda. Sejak hari itu maka PKS secara resmi siap menampung aspirasi dan kritikan dari masyarakat maupun media sebagai pilar keempat.
Sejumlah isu seksi dikupas. Saling bertukar pikiran dan saran antara enam legislator PKS dan wartawan menghidupkan diskusi siang kemarin. Isu seksi seputar kesejahteraan guru honorer agar bisa setara UMK, Silpa, Infrastruktur, hingga seputar THLS dibahas dan segera didorong sedemikian rupa agar dapat diperjuangkan oleh para wakil rakyat Lamsel ini.
Menjawab tantangan mensejahterakan guru honorer di Bumi Khagom Mufakat? PKS punya keyakinan tersendiri hal itu dapat diwujudkan. Sebab PKS melihat pendapatan aparatur desa saja bisa dinaikkan, maka tentulah guru honorer juga bisa setara UMK pendapatannya.
“ Dengan merealistis anggaran belanja atau memangkas hal-hal yang tidak lebih urgen dari mensejahterakan guru honorer. Bicara menaikkan kesejahteraan guru honorer otomatis bicara Pendapatan Asli Daerah (PAD) maka saling berkaitan antara satu OPD dengan OPD lainnya, tetapi kalau ditanya apakah bisa setara UMK? Jawabannya bisa, tentu saja bisa, bila perlu pangkas Tukin OPD yang tinggi itu” ujar Sekretaris DPD PKS Lamsel Andi Apriyanto.
Pisau iris PKS memang tampak komplit. Masing-masing punggawanya yang duduk di legislator punya karakter yang khas sekaligus berpengalaman dibidang masing-masing.
Ihwal infrastruktur misalnya, PKS punya Mohammad Akyas di Komisi III, politikus asal Jatiagung itu acap memberi pernyataan pedas dari hasil tinjauan yang komisi III lakukan dilapangan. Bahkan dirinya tak sungkan mengatakan hasil pekerjaan buruk lebih banyak dari hasil pekerjaan yang memuaskan.
“ Dari sejumlah titik di bidang infrastruktur semua tahu bahwa memang masyarakat kecewa begitu juga dengan Komisi III, maka kedepan setelah hari aspirasi ini bergulir konsisten maka kerja-kerja dewan sebagai wakil rakyat mesti mengedepankan outputnya. Jangan lagi kerjaan lebih banyak dari pekerjaan,” sebut Akyas.
Berpindah di komisi I ada sosok Dede Suhendar, kendati baru duduk, Dede tak minder. Dewan asal Way Sulan ini berani mengatakan tidak untuk tidak dan iya untuk iya. Bahkan ia tak sungkan mengkritik rekrutmen PPK yang belakangan diributkan karena keteledoran penyelenggara pemilu itu sendiri.
Dua lainnya yakni Imam dan Lukman tak kalah peran. Keduanya memiliki karakter masing-masing dalam bertugas berkhidmat untuk rakyat.
Menarik menyimak kiprah mereka dalam pembangunan Lampung Selatan kedepan. Doakan saja PKS tetaplah PKS, yang lantang menyuarakan apa yang mesti disuarakan dan meluruskan apa yang mesti diluruskan, karena begitulah khittah sebagai wakil dari rakyat bukan malah sebaliknya.
“ Sejauh ini PKS masih konsisten dengan brand yang diusungnya. Ini menjadi positif sebab yang demikian ini masih dibutuhkan sebagai penyeimbang,” ujar Wartawan rilis.id Agus Pamintaher menanggapi. (ver)
On 20.56.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments
LAMPUNG SELATAN – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Lampung Selatan (Lamsel) terus berupaya secara maksimal menjalankan fungsi pengawasan dan legislasi.
Melalui hari aspirasi yang resmi launching hari ini (3/2/2020), enam anggota fraksi PKS menyampaikan sejumlah isu sektoral di Lamsel yang patut menjadi perhatian dan atensi khusus bagi anggota dewan.
Pertama yakni mengenai pembangunan fisik yang berkualitas buruk. Pembangunan pada tahun 2019, PKS menilai lebih buruk ketimbang tahun-tahun sebelumnya.
“Ini merupakan hasil temuan-temuan kami di lapangan. Bahkan ada beberapa yang sudah kita follow up, kita panggil ke DPRD. Secara kewajiban sebenernya sudah gugur. Tapi, persoalan ini akan terus menjadi perhatian kita semua,” ungkap Ketua Fraksi PKS DPRD Lamsel, Bowo Edy Anggoro, A. Md di Negeri Baru Resort Kalianda, siang tadi.
Kemudian, isu selanjutnya adalah adanya sekitar 4.000 BPJS yang dinonaktifkan. Penonaktifan itu dibagi 26 Faskes di Lamsel secara random, yang dibiayai oleh APBD. Terlebih, soal tindakan ini juga tidak ada koordinasi dengan anggota DPRD.
“Rata-rata yang di nonaktifkan adalah yang di advokasi oleh rekan-rekan anggota DPRD dan dibiyai APBD. Lebih menariknya, itu tidak ada koordinasi dengan DPRD. Jadi tahu-tahu ada masyarakat yang mengadu bahwa BPJS nya tidak aktif dan kami kesulitan untuk menjawabnya,” lanjut Bowo.
Menyikapi hal ini, para wakil rakyat itu bakal secepatnya mengagendakan untuk memanggil Dinas Kesehatan dan BPJS untuk melakukan hearing, untuk bagaimana mencari solusinya. “Menurut alasan mereka, bahwa Pemda mengalami kesulitan dalam membayar angsuran BPJS. Itu disebabkan adanya kenaikan tarif,” imbuhnya.
Selain itu, isu mengenai penghapusan honorer juga menjadi fokus fraksi PKS. Para anggota dewan ini bertekad untuk mencari solusi untuk mempertahankan tenaga honorer. Solusinya ada 3 opsi, yakni mengikuti seleksi CPNS, diangkat sebagai PPPK atau peningkatan siltap setara dengan UMR yang dibebankan Pemkab setempat.
“Kita ditarget untuk permasalahan honorer, tahun 2023 harus selesai. Untuk solusi yang bisa ditentukan daerah yakni peningkatan penghasilan bagi honorer. Jika pertanyaannya bisa atau tidak, kami tegaskan bisa. Tinggal bagaimana nanti kita merasionalisasikan kegiatan-kegiatan. Untuk itu kami sebenarnya butuh data honorer, dari jumlah dan biaya yang dikekuarkan Pemda. Tapi sampai sekarang data itu belum kita dapatkan,” tegasnya.
Lalu terkait kesejahteraan Badan Permusyawarahan Desa (BPD). Sejak di sahkan Perda tentang BPD pada 2019 lalu, fungsi BPD lebih diperkuat. Secara otomatis, penghasilan BPD juga akan naik.
“Yakni ada 3 item penghasilan BPD. Biaya operasional, tunjangan keanggotaan dan tunjangan kinerja. Tunjangan kinerja ini bersumber dari PADes,” tukasnya. (Doy)
On 20.50.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments


(wartaselatan.com)-LAMPUNG SELATAN
Tahun 2019 adalah pembangunan terburuk kualitasnya dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya di Lampung Selatan.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh M Akyas SE dari Fraksi PKS, Senin (03/02/2020) saat melakukan Launching Hari Aspirasi Fraksi PKS di Negeri Baru Rasort Kalianda.
Setelah kami melakukan monitoring hasil pembangunan diberbagai daerah diwilayah Lampung Selatan kalitas hasil pembangunan yang menggunakan anggaran APBD 2019 kwalitasnya sangat buruk sekali, jauh dari harapan kita semua ” Banyak sekali pembangunan yang kwalitasnya dibawah standar, bahkan sangat buruk sekali, di Sidomulyo, di Candipuro di Ketapang, Palas, Sragi dan lainya ” kata Akyas.
Selain itu lanjut Akyas, kurangnya pengawasan dari Instansi terkait juga menjadi.salah satu buruknya pengerjaan yang dilakukan oleh para rekanan bahkan teekesan asal-asalan ” Kurang pengawasan dari dinas terkait adalah salah satu penyebab biruknya kwalitas pekerjaan yang dilakukan oleh rekanan ” tutur anggota Komisi III DPRD Lampung Selatan ini.
Oleh karena itu kedepan diharapkan kepada para OPD yang melaksanakan kegiatan pembangunan hendaknya berkoordinasi terlebih dahulu sebelum memulai pekerjaanya, baik kepada kepala desa, Camat, bahkan anggota dewan juga dilibatkan, sehingga hal hal yang kurang baik tidak terjadi lagi ” pungkasnya. (ade-tia)