Kamis, 27 Desember 2012

On 22.24.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments

On 22.19.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments

Dikisahkan ada seorang Ustadz yang sibuk berdakwah, di antara tempatnya berdakwah adalah di Lembaga Pemasyarakatan (LP). Tentu saja harapannya kehadiran seorang Ustadz di penjara akan memberikan pengaruh besar dan perubahan pada segenap penghuni LP. Selang beberapa tahun, kemudian sang Ustadz berpindah tempat tinggal dan tempatnya berdakwah. Ia pergi ke ibu kota untuk berdakwah. Salah seorang penghuni LP kemudian menghirup udara bebas. Untuk memulai hidup barunya di tengah masyarakat, si penghuni LP mencari di mana keberadaan sang Ustadz. Entah bagaimana mantan penghuni LP mencari informasi, sehingga ia mendapatkan alamat asli sang Ustadz dan dapat kembali berkomunikasi. Datanglah mantan penghuni LP itu mengeluh dan merengek-rengek ingin memulai hidup barunya. Namanya seorang ustadz, tentu saja sangat tulus hatinya, sehingga ia pinjamkan uang beberapa juta rupiah kepada mantan muridnya. Rupanya kegigihan sang murid untuk berjuang membuka lembaran hidup barunya begitu besar. Sehingga ia kembali merengek kepada sang Ustadz untuk diperkenalkan kepada Pimpinan sebuah pesantren. Sang Ustadz begitu berbaik sangka bahwa mantan muridnya sudah berubah dan menjadi orang baik. Akhirnya, diperkenalkanlah muridnya tersebut hingga pesantren mempercayakan orang tersebut untuk memasok kebutuhan makanan seluruh penghuni pesantren, dari sayur-sayuran, daging, dan lain sebagainya. Sang murid juga meminta kepada sang Ustadz untuk tidak membuka masa lalunya sebagai penghuni LP. Sang Ustadz pun begitu komitmennya menjaga rahasia tersebut.

Sang murid pun menunjukkan akhlaknya yang semakin apik dan mulia. Sesekali ia menyiapkan makanan ifthor sebagai sedekah bagi seluruh santri dan ustadz di pesantren tersebut. Ketika salah seorang ustadz hendak melangsungkan pernikahannya, sang murid menyiapkan beberapa mobil tanpa dipungut biaya sedikitpun. Bahkan sang murid mengaku bahwa ia juga punya bisnis rental mobil. Di waktu yang lain, sang murid mengulurkan tangannya kepada salah seorang Ustadz dengan membelikan motor secara tunai (pengakuan sang murid), dan sang Ustadz dibebaskan untuk membayar sesuai kemampuannya setiap bulan. Cerita kebaikan sang murid mantan penghuni LP begi menyebar ke seluruh penghuni pesantren. Janji-janji dan niat baiknya semakin banyak. Ia ingin menggratiskan seluruh pegawai untuk jalan-jalan di akhir tahun. Ia juga ingin mengaspal jalan masuk pesantren dari jalan raya hingga pintu gerbang pesantren. bahkan ia sudah mengkomunikasikan rencana itu kepada salah seorang warga di sekitar pesantren. Lama waktu berjalan, semakin terdengar berita baik tentang sang murid mantan penghuni LP. Hingga saatnya ia mulai rajin berkomunikasi kepada banyak Ustadz di pesantren. Satu waktu ia menyampaikan bahwa ia akan bekerjasama dengan sebuah perusahaan roti untuk memasok telur dengan durasi perjanjian selama satu bulan. Dana yang dibutuhkan cukup besar. Tawaran bagi hasil ia jelaskan secara tertulis, dan mengatakan bahwa bagi hasil untuk dirinya lebih kecil. Tentu saja para Ustadz sudah sangat percaya dengan banyaknya kebaikan yang diumbar oleh sang murid. Dalam sekejap, para Ustadz menitipkan sebagian uangnya kepada sang murid dengan bagi hasil tertentu dan dalam jangka waktu hanya 1 bulan.

Hari-hari berlalu penuh dengan canda tawa antara sang murid dan beberapa ustadz yang menitipkan dananya. Impian-impian direncanakan oleh ustadz untuk mengisi liburan dengan agenda yang menarik. Ada yang dijanjikan akan mendapat rumah baru, ada yang dijanjikan dengan kendaraan roda empat, ada yang bermimpi ingin buka bisnis rental mobil seperti sang murid…. Sebuah pengharapan yang luar biasa. Di hari-hari menjelang janji tersebut dipenuhi, tiba-tiba sang murid yang memiliki janji selangit kepada para Ustadz, menghilang dari peredaran di lingkungan pesantren. satu persatu para Ustadz sudah mulai panik. Batang hidungnya yang biasanya hampir sehari semalam ada di pesantren, ternyata sudah tidak tampak lagi. Mobil yang biasa bolak balik pesantren mengantara sayur mayor dan bahan makanan pesantren tidak ada lagi. Sang sopir pun tidak banyak tahu, siapa majikan dia sebenarnya. Alat komunikasi yang biasa aktif bordering tidak pernah diangkat. Janji demi janji dibuat, ternyata tidak ada yang terbukti. Masya Alloh musibah besar terjadi. Sang murid melarikan uang para ustadz dalam jumlah yang cukup besar. Rumah yang selama ini diasumsikan milik sang murid, ternyata hanya rumah sewa. Bisnis rental mobil yang diceritakan sang murid, ternyata milik orang lain. Ia menghilang bak ditelan bumi. Deraian air mata keluarga para Ustadz, kebingungan dan kepanikan terasa di wajah para ustadz. Ya sang murid hilang tanpa jejak sedikitpun. Tibalah akhirnya ada komunikasi dengan sang ustadz yang memperkenalkan sang murid di pesantren, hingga akhirnya ia mengaku bahwa sang murid adalah jamaah pengajiannya pada saat mengajar dan berdakwah di LP. Sang Ustadz sangat menyesal memperkenalkan sang murid ke pesantren tempatnya mengajar, karena meninggalkan musibah besar yang tidak pernah diduga sebelumnya. Nauzu billah…. Mohon doanya agar Alloh memberikan kesabaran dan keikhlasan bagi Para Ustadz yang tertimpa musibah ini, dan diganti dengan yang lebih baik dan lebih berkah. Semoga menjadi Ibroh untuk kita semua, agar tidak mudah percaya kepada orang lain.

Senin, 24 Desember 2012

On 18.22.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments





Oleh Salim A. Fillah
@salimafillah

1. Natal ini, terkenang ujaran Allahu yarham KH Abdullah Wasi'an (kristolog Jogja -red); "Saudara-saudaraku Nashara terkasih, beda antara kita tidaklah banyak."

2. Wasi'an: "Kalian mengimani Musa, juga 'Isa. Kamipun sama. Tambahkanlah satu nama; Muhammad. Maka sungguh kita tiada beda."

3. Wasi'an: "Kalian imani Taurat, Zabur, & Injil. Kamipun demikian. Tambahkan Al Quran, maka sungguh kita satu tak terpisahkan."

4. Sungguh adanya kerahiban jadikan kalian lembut hati & dekat pada kami; sementara Yahudi & musyrik musuh terkeras kita. (QS 5: 82).

5. Tapi mungkin memang sudah tabiat 'aqidah, satu sama lain tak rela jika kita tak serupa dalam agama secara sepenuhnya. (QS 2: 120).

6. Bagaimanapun, selama kita tak saling memerangi & usir-mengusir tersebab iman, tak terlarang kita saling berkebajikan. (QS 60: 8).

7. Maka inilah kita mencari titik singgung iman demi kebersamaan; itulah pengakuan ke-Ilahi-an Allah tanpa persekutuan. (QS 3: 64).

8. Tetapi kami insyafi sepenuhnya, yakin di dada tak bisa dipaksakan. Kami hormati segala nan tak bisa dipertemukan. (QS 109: 6).

9. Dalam keberbedaan itu, izinkan kami tetap mencintai 'Isa & Maryam, meski kami tak bisa memohon kalian mentakjubi Muhammad.

10. Izinkan jua kami, membaca dengan berkaca-kaca betapa indah Surat dalam Quran yang berjudul Maryam. Gadis tersuci sepanjang zaman.

11. Najasyi Habasyah & Uskup-uskupnya, juga para Patriarkh Najran menitikkan airmata, dibacakan Surat Maryam. Berkenankah kalian jua?

12. Ini sungguh bukti bahwa Allah, Nabi, & Al Quran kami mengajarkan pemuliaan nan mengharukan pada Maryam & 'Isa yang tiada duanya.

13. Termuliakanlah 'Isa dengan penciptaan & kelahiran nan ajaib yang bagi kami begitu agung sebagaimana penciptaan Adam. (QS 3: 59).

14. Termulialah 'Isa nan bicara dalam buaian. Salam sejahtera baginya di saat lahir, kelak diwafatkan, & nantinya dibangkitkan. (QS 19: 33)

15. Saudara Nasrani terkasih; kami mencintai 'Isa, Nabi & RasulNya. Ruh & kalimatNya, yang ditiup-tumbuhkan dalam rahim suci Maryam.

16. #Natal ini, kalian rayakan kelahiran 'Isa yang agung; tapi bagi kami tanggal 25 Desembernya agak membuat terkerut dahi bertanya-tanya.

17. Sebab Maryam nan sungguh berat ujiannya itu bersalin di saat kurma masak penuh tandannya. Kemungkinan itu Maret, bukan Desember.

18. Maafkan jika menyinggung hati, tapi sungguh telah ditulis para Sejarawan, 25 Des itu hari kelahiran Janus & Mitra, Dewa Matahari.

19. Sungguhpun ingin rasanya syukuri lahirnya Rasul Ulul 'Azmi nan teguh hati; 'Isa, agak tak nyaman hati kami dengan hari pagan ini.

20. Sayangnya, hampir seluruh gereja sudah menyepakatinya, sampai seorang Sejarawan memelesetkan 'Son of God' sebagai 'Sun of God'.

21. Itulah awal-awal yang membuat kami berat hati untuk ucapkan Salam Natal. Ini harinya Janus & Mitra. Bukan harinya 'Isa, kawan terkasih.

22. Tentu tradisi ribuan tahun dengan salju & cemara, pohon sesembahan pagan Eropa itu tak bisa kami paksa untuk diubahkan seenaknya.

23. Tinggal kini, dalam hasrat hati tuk membalas penghormatan yang kalian berikan di 'Idul Fitri & Adhha, kami kan simak para 'ulama.

24. Sungguh, agama ini memerintahkan untuk membalas tiap pemuliaan dengan penghargaan yang lebih baik, minimal senilainya. (QS 4: 86)

25. Yang disepakati para 'ulama atas keharamannya adalah keterlibatan dalam segala yang bernilai ritual & ibadah. Pun jua Fatwa MUI.

26. Jika keterlibatan dalam kegiatan Natal nan bersifat ibadah & ritual disepakati haramnya, para 'ulama ikhtilaf pada soal ucapan selamat.

27. Yang membolehi selamat Natal al Dr. Musthafa Az Zarqa, Dr. Yusuf Al Qaradlawy; menyebut tahniah tak terkait dengan ridha atas 'aqidah.

28. Tahniah Natal, kata keduanya; bisa menjadi da'wah sebagaimana Ibrahim bicara tentang tertuhannya bintang, bulan, mentari. (QS 6: 77-83)

29. Oh iya, QS 6: 77-83 TIDAK berkisah tentang 'Ibrahim Mencari Tuhan', tapi 'Ibrahim Berda'wah', demikian ditegaskan Al Qurthuby.

30. Maka tahni-ah Natal yang diikuti komunikasi intensif sebagaimana dilakukan Ibrahim pada penyembah bintang, bulan, mentari adalah indah.

31. Dr. Abdussattar memberi catatan kemubahan tahni-ah Natal ini dengan kehati-hatian memilih diksi. Doa menuju hidayah lebih dianjurkan.

32. Adapun Al 'Utsaimin, Lajnah Fatwa KSA (Kerajaan Saudi Arabia), dll cenderung mengharamkan tahni-ah Natal tersebab hal itu sama dengan meridhai 'aqidah keliru.

33. Jadi ikhtilaf 'Ulama terkait tahni-ah Natal ini ada di ranah pemaknaan kalimat ucapan tersebut. Masing-masingnya lalu mengajukan dalil.

34. Ulamapun berfatwa sesuai konteks di seputarnya, tentu ada perbedaan lingkungan sosial nan melatarbelakangi fatwa nan tak sama.

35. Lajnah Fatwa KSA & Al Utsaimin menjawab di negeri yang nyaris tiada Nasrani. Al Qaradlawy&Az Zarqa berfatwa tuk masyarakat majemuk.

36. Bagaimana sikap atas beda fatwa ucapan Natal? Kata Asy-Syafi'i, Al Khuruj minal Ikhtilaafi Mustahabb: keluar dari selisih itu disukai.

37. Dengan jernih hati & mengukur kapasitas diri, kita bisa mempertimbangkan kedua-duanya. Ada keadaan-keadaan yang harus dicermati.

38. Ikhtilaf ahli ilmu insyaaLlah menjadi kemudahan bagi kita untuk beramal yang tak sekedar benar, melainkan juga tepat & cerdas.

39. Akan ada yang menghajatkan fatwa Al Qaradlawy & Az Zarqa, al; di wilayah muslim minoritas, keluarga majemuk nan erat hubungan dll .

40. Akan ada juga yang hajatkan fatwa Al 'Utsaimin pada posisi memelihara 'izzah agama. Misalnya Raja KSA sebagai Khadimul Haramain.

41. Kata Abu Hanifah; yang terpenting BUKAN mengamalkan pendapat kami atau tidak. Melainkan mengetahui bagaimana kami menetapkannya.

42. Dan adalah dosa; mengatasnamakan 'ulama tuk haramkan sesuatu; padahal mereka tidak; cermati misalnya Fatwa MUI ini: http://media.isnet.org/antar/etc/NatalMUI1981.html

43. Mengamalkan atau tak mengamalkan; jauh lebih ringan dari soal menghalalkan & mengharamkan; karena ia adalah haq Pembuat Syari'at.

44. Sebab itu; para 'Ulama mengistilahkan beda pendapat Fiqh dalam dimensi SHAWAB (tepat) & KHATHA' (keliru), bukannya HAQ & BATHIL.

45. Maka dengan ilmu memadai, mari beramal terbaik bagi iman kita pada Allah, bagi misi kita sebagai ummat terbaik di tengah manusia.

46. Demikian bincang Natal. Semoga tak kecewa karena jawabnya tak satu. Sebab Salim, terlalu bodoh untuk lancang mentarjih ikhtilaf Ulama;)


*sumber: http://www.donasidakwah.com/2011/12/kultwit-ustadz-salim-fillah-tentang.html?m=1
On 18.19.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments

TIME: Mohamed Morsi, the Power Broker


Presiden Mesir, Dr Muhammad Mursi menempati urutan ke-4 orang yang paling berpengaruh di dunia versi Majalah TIME.
Majalah TIME mengungkapkan bahwa Mursi adalah presiden pertama dari kalangan sipil yang dipilih langsung oleh rakyat secara demokratis di Mesir. Beliau mengapresiasi keragaman dan prulalitas sehingga memasukkan tokoh-tokoh non-muslim dalam jajaran pemerintahannya, sebagaimana juga beliau menolak seruan untuk berlaku represif dan mengekang terhadap kelompok liberal maupun sekuler.
TIME juga menyebutkan keberanian Mursi dan keseriusan dirinya berperan dalam menghentikan perang antara Israel dan Hamas (perang  8 hari Nop. 2012) dan seruan tegas Mursi agar presiden Suriah, Basyar Al-Asad mengundurkan diri.
Majalah ini juga menyatakan bahwa Mursi tetap menjadi sosok yang sangat berpengaruh di Timur Tengah meski tantangan dalam negeri menghadangnya.

If you need proof that the Arab Spring has turned the Middle East upside down, dwell for a moment on the irony that Mohamed Morsi, Egypt’s Islamist President, has managed to put the U.S. and Israel at ease even as he has filled many of his compatriots with dread.

On becoming Egypt’s first democratically elected leader on June 30, Morsi included non-Islamists in his Cabinet, ignored religious extremists’ calls for restrictions on secular liberties, curbed the power of the military and refrained from populist economic policies. He even quit his membership in the Muslim Brotherhood to strengthen his claim to represent all Egyptians. Abroad, he maintained the 33-year-old Israel-Egypt peace treaty and tried to persuade Syrian tyrant Bashar Assad to step down. In November, he leveraged the Brotherhood’s long-standing relations with Hamas to broker a cease-fire between the Palestinian group and Israel, winning international kudos in the process. [TIME]


***
Seperti biasa, setiap tahun majalah TIME memilih "Person of the Year", orang-orang yang berpengaruh di dunia. Dan untuk tahun 2012 ini dari 40 kandidat terpilih 5 finalis: Presiden Amerika Serikat Barack Obama, aktivis remaja Pakistan Malala Yousafzai yang ditembak Taliban karena menganjurkan pendidikan untuk perempuan, Direktur Eksekutif Apple Tim Cook, Presiden Mesir Mohamed Morsi dan ilmuwan Fabiola Gianotti. 

Presiden Amerika Serikat Barack Obama akhirnya dinobatkan sebagai Person of the Year 2012 versi majalah TIME. Sedang Presiden Mesir, Muhammad Mursi, masuk menjadi runner up urutan ke-4. 



*http://poy.time.com/2012/12/19/runner-up-mohamed-morsi-the-power-broker/

Sabtu, 22 Desember 2012

On 19.23.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments

Realitas dakwah yang semakin berat, baik karena badai yang dihembuskan musuh dakwah maupun kian kompleksnya tuntutan individual, sangat mungkin menyebabkan kader dakwah goyah, galau, dan lemah soliditas.

Ustadz Ahmad Ghozali - DPP PKS Wilda Sumatera
Bandar Lampung – Sebagai pengemban amanah dakwah, kita harus yakin bahwa kemenangan dakwah – atas izin Allah SWT – akan terwujud. “Dan sebagai jundullah,  mari kita menangkan dakwah ini dengan menghadirkan sakinah dalam hati kita,” ujar Ketua Departemen Taujih Wal Bina DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Wilda Sumatra Ust. Ahmad Ghozali di hadapan 82 peserta Workshop Regu Tangguh Dakwah (RTD) PKS Lampung Sabtu kemarin (1/12/2012).
Dalam Al-Qur’an Surat Al Fath, Allah SWT menyebutkan kata “sakinah” sebanyak tiga kali, yaitu di awal, di tengah dan di akhir surat. Sakinah adalah buah keyakinan kita kepada Allah dan hilangnya keragu-raguan.
Di awal surat yaitu QS Al Fath: 4, Allah SWT menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang beriman supaya keimanan mereka bertambah. “Dan di tengah QS Al Fath aitu ayat 18, Allah katakan Allah ridho pada orang-orang beriman yang telah berbaiat kepada Rasulullah SAW. Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan, sakinah, atas mereka dan kemudian kemenangan,” lanjut Ust. Ghozali diiringi takbir.
Ust. Ghozali mengingatkan, bahkan baiat yang dilakukan oleh para sahabat adalah ‘baiatul maut’, baiat untuk siap mati membela agama Allah SWT. Sedangkan di akhir surat QS Al Fath yaitu ayat 26, Allah menyebutkan sakinah yang diberikan kepada Rasulullah SAW ketika berada dalam Gua Tsur bersama Abubakar ra. Saat Abubakar merasa takut, Allah turunkan sakinah kepada Rasul SAW.
Dengan sakinah ini, dengan ketenangan ini, kita harus ajak sebanyak mungkin orang beriman untuk ikut berdakwah. Bahkan di QS Al Anfaal: 65 Allah SWT perintahkan Nabi SAW mengobarkan semangat orang beriman untuk berperang. “Keyakinan akan kemenangan ini harus kita tularkan kepada a’dho dan mutarobbi kita. Inilah kekuatan khas yang tidak dimiliki oleh partai politik lainnya,” lanjut Ust. Ghozali dengan lantang.
Ini misalnya dibuktikan oleh Ustadz Iskandar – DPW PKS Kepulauan Riau – bersama a’dhonya yang dalam waktu dua pekan bisa mendapatkan 1600 KTA. Allahu akbar!
Regu Tangguh Dakwah: 'Sarapan' bending sepanjang workshop.
Perintah Melakukan Penghitungan
Ust. Ghozali juga mengingatkan bahwa bila seorang jundullah tidak berkontribusi, maka Allah SWT akan ganti dengan tentaraNya yang lain. “Al atho wa tadhiyah – memberi dan berkorban – untuk dakwah sudah merupakan tugas kader dakwah. Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan pemberian dan pengorbanan kita,” urainya. Balasan Allah yaitu diampuninya dosa-dosa dan dimasukkan ke dalam Surga Adn.
Beliau juga memotivasi untuk terus menjaga angka-angka pertumbuhan dan perkembangan dakwah. Rasul SAW bahkan menyeru para sahabat dengan fi’il mudhori (kata perintah) untuk iqsho’, yaitu menghitung atau melakukan kerja statistik. Iqsho adalah aktivitas yang dicontohkan oleh Nabi SAW dan para sahabat yang penting untuk dilakukan kader dakwah.
“Kita bisa baca dalam siroh bahwa jumlah pasukan kaum muslimin di Perang Uhud hanya 1000 orang. Di Perang Khandaq ribuan. Saat Fathu Makkah bertumbuh menjadi 10.000 orang.  Dan saat Haji Wada’ yang berkumpul sebanyak 100.000 orang. Ini adalah angka-angka pertumbuhan dan perkembangan dakwah,” urai Ust. Ghozali. Kitapun melakukan hal itu, dimulai dengan tahun konsolidasi, mobilisasi, ekspansi dan seterusnya. “Dan kita harus terlibat dalam proses pertumbuhan dan perkembangan dakwah.”
Dalam workshop dua hari yang menerapkan disiplin tinggi ini, peserta yang merupakan para penanggungjawab unit pembinaan di daerahnya, diwajibkan untuk mengkhatamkan 15 juz Al Qur’an, menerapkan dzikir akbar pagi dan sore, serta menegakkan shalat malam (qiyamul lail). Selain Ustadz Ahmad Ghozali, hadir pula staf DPP PKS Wilda Sumatera lainnya yaitu Ust. Masyudi, Ust. Suryadi, dan Ust. Siddik.
Sebagian peserta mengaku tidak menyangka bahwa workshop tersebut akan dirancang penuh disiplin dengan mekanisme reward and punishment yang ketat. “Pokoknya sepulang dari workshop ini, insyaAllah antum akan menjadi pejantan dan betina yang semakin tangguh!” kelakar salah satu trainer yang sukses menghidupkan suasana Ust. Masyudi. []
On 15.28.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments


UPDATE: sampai pukul 05.40 WIB Hasil perhitungan sementara Referendum tahap 2 yang meliputi 17 propinsi menunjukan...

PRO MURSI Pendukung Konstitusi MENANG TELAK dengan perolehan 75% (Yes) vs 25% (No)

Dari gambar diatas terlihat:

- Hasil pada referendum tahap pertama (15/12): YES 56,5 % vs NO 43,5%
- Hasil sementara Referendum tahap kedua (22/12): YES 75% vs NO 25%
- Total keseluruhan (tahap 1+2) : YES 60,7% vs 39,3%

*update hasil referendum bisa dilihat di >> http://www.rassd.com/dostour/


***


INFO TERKAIT PENGUNDURAN DIRI WAPRES MURSI


Mahmud Makky wapres Mursi mengajukan pengunduran diri setelah tugasnya 'mengawal' konstitusi selesai.

Berikut penjelasan kami kutip dari @kaisar_el_rema :

  1. Wapres Mesir mengundurkan diri.

  2. Terima kasih kepada wapres Mesir atas dedikasi luar biasa yang telah diberikan untuk negaranya.

  3. Dalam salah satu wawancara dengan Ahram wapres menyampaikan tugas saya menjalin komunikasi dengan kubu-kubu revolusioner.

  4. Berjalannya waktu, wapres dr kalangan ahli hukum merasa tugas politik tidak sesuai dengan profesinya selama ini.

  5. Tapi Mursi melihat, masalah berat Mesir saat ini ada pada hakim-hakim nakal. Mahkamah Konstitusi, misalkan. Untuk itulah Mursi pilih Makky.

  6. Namun tekad Makky untuk mundur sudah bulat. Dia ajukan surat kepada Mursi. Belum ada jawaban, Gaza diserang.

  7. Makky tidak mungkin meninggalkan Mursi seorang diri menghadapi krisis Palestina. Setelah Gaza selesai, Makky diutus ke Pakistan.

  8. Sepulang dari Pakistan, Mesir ricuh oleh ulah oposisi yg walk out dari Dewan Konstituante. Dan Mursi mengeluarkan dekrit.

  9. Setelah keadaan stabil dan referendum dinilai selamat. Makky kembali mengajukan surat pengunduran dirinya >> https://www.facebook.com/photo.php?pid=1240583&l=f3caac5980&id=153674228032796

  10. Twit ini sebagai border kalau2 ada pengamat liar mengatakan Wapres mengundurkan diri sebab ada ketegangan dengan Mursi atau bla bla bla..

  11. Jadi jauh-jauh hari sebelum Baradei Cs bikin ricuh atas pesanan negara tertentu, Makky sudah mengajukan surat pengunduran diri.

  12. Justeru sebab negara dalam keadaan tidak stabil, Makky mengurungkan pengunduran dirinya. Sampai Mesir berlabuh di daerah aman, Makky mundur.
On 15.02.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments


Share on googleShare on favoritesMore Sharing Service20
on facebook
Islamedia - Hadir di peringatan hari guru nasional dan HUT PGRI ke-67 tingkat Provinsi Jawa Barat, Gubernur Jabar Amad Heryawan mendapat kejutan. Ia menerima penghargaan Dwija Praja Nugraha (DPN) dari Pengurus Besar PGRI Pusat.

"DPN adalah penghargaan tertinggi dalam dunia pendidikan," kata Ketua PB PGRI Sulistyo dalam sambutannya di gedung Sasana Budaya Ganesha Bandung, Kamis (20/12).
 Penghargaan yang tertuang dalam SK nomor 875/KEP/PB/20/2012 ini diberikan karena Heryawan dinilai berprestasi pada pengembangan pendidikan, pembinaan dan peningkatan kesejahteraan guru, serta perhatian yang besar pada organisasi guru.

Sebenarnya, menurut Sulistyo, banayak usulan yang masuk ke PB PGRI tentang kepala daerah yang layak dapat DPN. "Setelah kami seleksi dan verifikasi satu per satu, Ahmad Heryawan adalah figur yang tepat," jelasnya.

Seperti diketahui Heryawan memiliki perhatian yang besar terhadap dunia pendidikan. Sebanyak 20 ribu ruang kelas baru (RKB) sudah dibangun, penggratisan sekolah tinkat SD dan SLTP, beasiswa ke Perguruan Tinggi, dan beasiswa 100 dokter.

Sementar itu Heryawan merasa kaget ketika diumumkan mendapatkan penghargaan. "Ini surprise, saya kesini niatnya menghadiri undangan peringatan hari guru dan PGRI, gak nyangka kalau dapat penghargaan. Terimakasih PGRI," jelas Heryawan dalam sambutannya.

Bagi Heryawan perhatiannya pada dunia pendidikan adalah merupakan kewajiban dirinya sebagai gubernur. Karena tanpa pendidikan pembangunan sebuah bangsa akan mustahil.

"Tanpa guru, tidak ada kemajuan sebuah bangsa. Guru adalah pembangun hakiki, dan pembangun peradaban semua bangsa," tandasnya dengan suara berapi-api diikuti tepuk tangan sekira 5.500 guru.

DPN adalah penghargaan ke-92 yang diterima Heryawan selama menjabat menjadi Gubernur Jabar.  “Sebenarnya kami bekerja bukan untuk penghargaan, kami bekerja agar Jabar sejahtera. Kalaupun akhirnya dapat banyak penghargaan, ini untuk rakyat Jabar yang sudah bersama-sama membangun Jabar,” papar gubernur yang akrab disapa Aher ini. (*)

Penghargaan yang diperoleh Pemprov Jabar selama dipimpin Ahmad Heryawan:

BERDASARKAN WAKTU
(1) Tahun 2008 = 4 Penghargaan
(2) Tahun 2009 = 10 Penghargaan
(3) Tahun 2010 = 13 Penghargaan
(4) Tahun 2011 =  31 Penghargaan
(5) Tahun 2012 = 34 Penghargaan

BERDASARKAN BIDANG
(1) Bidang Pembangunan Infrastruktur dan Lingkungan Hidup = 13 Penghargaan
(2) Bidang Pembangunan Sosial Budaya = 24 Penghargaan
(3) Bidang Pembangunan Perekonomian = 22 Penghargaan
(4) Bidang Pemerintahan = 33 Penghargaan

On 14.44.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments

"Kalau sudah keluar nama capres, ya harus serius," kata Ketua DPP PKS.


Pengurus PKS saat mendaftar ke KPU untuk verifikasi parpol peserta Pemilu 2014.
Pengurus PKS saat mendaftar ke KPU untuk verifikasi parpol peserta Pemilu 2014.(VIVAnews/ Muhamad Solihin
VIVAnews – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat PKS, Mustafa Kamal, mengatakan partainya memetik pelajaran dari Golkar dalam menentukan calon presiden untuk Pemilu 2014. Menurut Kamal, PKS ingin lebih solid dari Golkar dalam menentukan dan mendukung kandidat presiden mereka.
“Kalau sudah keluar nama capres, ya harus serius. Tidak boleh ada tarik ulur lagi. Kasus Golkar jadi pelajaran penting bagi PKS,” kata Mustafa dalam konferensi pers ‘Refleksi Akhir Tahun 2012’ di Jakarta, Jumat 21 Desember 2012.

PKS sendiri baru akan memutuskan nama calon presiden usai hasil Pemilihan Legislatif 2014 keluar. “Berdasarkan keputusan Majelis Syuro PKS, kalau perolehan suara PKS pada Pileg mencapai 20 persen, maka kami akan mengajukan capres sendiri,” ujar Mustafa.

Menurutnya, PKS saat ini tengah mengevaluasi beberapa tokoh yang dinilai berpotensi sebagai capres. Evaluasi ini dinilai PKS penting karena mereka menganggap Indonesia saat ini dilanda krisis kepemimpinan.
“Maka PKS harus berhati-hati. Krisis kepemimpinan ini sekaligus menjadi peluang bagi PKS untuk memunculkan kader internal atau eksternal yang diharapkan masyarakat,” kata Mustafa. 
On 14.40.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments

PKS mempertimbangkan calon dari internal maupun eksternal partai.

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla(ANTARA/Dhoni Setiawan)
VIVAnews – Partai Keadilan Sejahtera sudah mulai melirik sejumlah nama untuk dimajukan sebagai calon presiden pada Pemilihan Presidnen 2014. Nama-nama itu berasal dari kalangan internal maupun eksternal partai.

“Dari eksternal partai, ada Jusuf Kalla, Chairul Tanjung, dan beberapa nama dari kalangan TNI dan Polri,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat PKS, Mustafa Kamal, kepadaVIVAnews, Jumat 21 Desember 2012.

Jusuf Kalla merupakan mantan Wakil Presiden RI dan mantan Ketua Umum Golkar yang kini menjadi Ketua Umum PMI, sedangkan Chairul Tanjung adalah pengusaha dan pemilik Para Group serta Ketua Komite Ekonomi Nasional.

Mustafa mengatakan, PKS memasukkan tokoh dari kalangan TNI/Polri di daftar bakal capres karena menurutnya, “Bangsa ini masih memerlukan semacam keyakinan bahwa keadaan stabil dan aman.”

Meski demikian, ujar Mustafa, kader-kader internal PKS pun banyak yang mumpuni untuk diajukan menjadi calon presiden. “Misalnya Hidayat Nur Wahid, Anis Matta, Luthfi Hasan Ishaaq, dan pemimpin-pemimpin daerah yang berasal dari PKS,” kata dia.

Untuk diketahui, Hidayat Nur Wahid saat ini menjabat sebagai Ketua Fraksi PKS di DPR dan anggota Majelis Syuro PKS. Ia juga merupakan mantan Ketua MPR. Sementara Anis Matta saat ini menjabat sebagai Sekjen PKS dan Wakil Ketua DPR, dan Luthfi Hasan Ishaaq menjabat sebagai Presiden PKS.

On 05.44.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments


Ilustrasi (griyapernikahan.com)
dakwatuna.com - Hadirin yang berbahagia. Sesaat lagi kita akan menyaksikan dua orang insan berlain jenis mengikuti sunah Rasul-Nya, Muhammad SAW yang juga sunnatullah bagi setiap hambanya. Kita akan mendengar dua kalimat, yakni Ijab dan Kabul yang akan diucapkan wali serta pengantin pria. Ijab kabul bagi kedua mempelai ini ibarat persalinan kedua bagi kedua mempelai.
Demikian pembawa acara pada pernikahan yang saya hadiri di daerah Bekasi Timur, Minggu, 18 November 2012. Pernikahan bisa dinamai juga dengan kelahiran kedua. Kelahiran pertama, saat kehadiran anak manusia di muka bumi ini. Saat ia pertama kali menghirup udara lepas yang diberikan Allah SWT kepada hambanya. Ketika itu, masing-masing datang membawa amanah Allah kepada orang tua mereka.
Kelahiran kedua, saat seorang hamba melangkahkan kaki memasuki pintu gerbang pernikahan dengan ijab Kabul. Mereka lahir kedua kalinya. Tetapi kini, masing-masing menerima amanah dari Allah SWT melalui orang tua mereka.
Selama menjadi amanah di tangan kedua orang tua, maka sekuat kemampuan pula mereka harus memelihara amanah itu. Ketulusan, dan juga pengorbanan mereka lakukan demi menunaikan amanah itu. Kini saat kedua mempelai menerima amanah yang besar, maka hendaknya apa yang dilakukan oleh kedua orang tua mereka, diletakkan di pelupuk mata dan jendela hati, agar sebesar itu pula amanah bisa tertunaikan.
Kesungguhan dan keikhlasan, serta pengorbanan kedua mempelai harus dijalankan dalam memelihara amanah yang diterimanya. Jadikan perbedaan budaya dan kebiasaan yang ada di antara kedua pasangan bukan sebagai sumber masalah, akan tetapi menjadi inspirasi keindahan kehidupan bagi Anda dan keluarga yang nantinya akan dijalani.
Karena memang pernikahan tidak cukup hanya cukup dibangun, tetapi ia juga harus dipertahankan. Pernikahan dilakukan dengan kalimat Allah SWT, agar calon suami dan istri menyadari betapa sucinya peristiwa yang sedang mereka alami.
Dan pada saat yang sama mereka harus berupaya untuk menjadikan keluarga mereka dinaungi oleh makna kalimat itu, yaitu kebenaran, ketegaran, keadilan, kelanggengan. Ia tidak boleh berubah, penuh keluhuran, penuh kebajikan dan berdoa agar dikaruniai anak shalih, yang akan menjadi panutan, pandai menahan diri, serta menjadi orang terkemuka di dunia dan di akhirat lagi dekat kepada Allah.
Dan ijab dan kabul merupakan amanah yang agung dari Allah SWT, dan dari orang tua. Seagung dan sekokoh perjanjian Allah SWT dengan para Rasul-Nya. Karenanya, ijab kabul itu, hanya akan bermakna bila diucapkan oleh orang yang beriman, yang akan melahirkan sikap amanah dan rasa tanggung jawab kepada Allah SWT dan kedua orang tua.
Istri adalah amanah di pelukan suami, dan suami pun amanah di pangkuan istri. Orang tua dan keluarga masing-masing, tidak mungkin akan merestui pernikahan tanpa rasa percaya dan aman. Begitu pula dengan suami istri, ia tidak akan menjalin hubungan, kecuali jika masing-masing mereka merasa aman dan percaya kepada pasangannya.
Kesediaan seorang istri ataupun suami meninggalkan orang tua dan keluarga yang membesarkannya, serta ‘mengganti’ semua itu dengan penuh kerelaan untuk hidup bersama lelaki atau perempuan ‘asing’ yang menjadi suami atau istrinya, serta bersedia membuka rahasianya yang paling dalam.
Semua itu adalah sungguh hal yang mustahil, kecuali jika ia merasa yakin bahwa kebahagiaannya bersama suami atau istri akan lebih besar dibanding dengan kebahagiaannya dengan kedua orang tuanya, pembelaan seorang suami atau istri terhadapnya tidak lebih sedikit dari pembelaan saudara-saudara sekandungnya.
Keyakinan inilah yang dilakukan istri kepada suami ataupun sebaliknya. Inilah yang dinamai Al-Quran suatu ‘perjanjian yang sangat kokoh’. Karena pernikahan tidak hanya amanah dari mereka, tetapi juga amanah dari Allah SWT. Pernikahan dijalin atas nama Allah SWT dan dengan menggunakan kalimatNya?
Amanah dipelihara dengan mengingat kebesaran dan kemurahan Allah SWT. Ia dipelihara dengan melaksanakan tuntunan agama. Jagalah amanah itu dengan shalat walau hanya lima kali sehari. Kokohkan ia dengan berjamaah bersama pasangan, karena berjamaah juga dapat menjamin perekonomian Anda berdua.
Niatkan sebuah pernikahan itu sebagai bagian dari beribadah kepada Allah SWT. Sehingga akan menjadi ringan bagi suami-istri untuk saling mendekatkan diri kepada Allah SWT. Jagalah amanah Allah dan kedua orang tua ini dengan baik, pergaulilah pasangan Anda sebagaimana dipesankan di dalam Al-Quran.
Wahai orang-orang yang beriman! Tidak halal bagi kamu mewarisi perempuan dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali apabila mereka melakukan perbuatan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka menurut cara yang patut. Jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak padanya”. (QS. An Nisa: 19)
Cecep Y Pramana

Tentang Cecep Y Pramana

Nama beken PANGERANS, panggil saja, kang Cepy. Baca buku, tempat curhat, tulis menulis, suka film, jalan-jalan, hiking, foto-foto, media online....


Sumber: http://www.dakwatuna.com/2012/12/25129/jaga-amanah-allah-dan-kedua-orang-tua-melalui-pernikahan/#ixzz2FsneZhlZ