Minggu, 31 Januari 2016

On 15.13.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments



Kalianda - Di Sela-sela agenda Rapat Koordinasi Daerah PKS Lampung Selatan, ada satu momentum menarik saat bapak Andi Apriyanto (Sekretaris Umum DPD PKS Lampung Selatan) mempersilahkan salah seorang kader yaitu Ustad Komiruddin Imron.lc untuk membacakan sebuah karangan puisi yang pada saat itu juga beliau membuat puisi tersebut.

decak kagum seluruh peserta RAKORDA saat Ustad Komiruddin Imron.lc membacakan puisinya, berikut isi puisi yang diberi judul negeri baru :


Negeri Baru

Saat mengejah hurup demi hurup,
Khayalanku melayang ke alam datar,
Tempat berhimpun semua umat.
Setelah berdiri berabad abad,
Menunggu pengadilan dan keadilan.

Di negeri baru,
Engkau akan temukan taman dengan sejuta macam bunga,
Air jernih mengalir melepas semua dahaga,
Buah buahan yang ranum siap dipetik dan selalu ada
Bidadari bidadari yang muda sebaya
Kemah kemah dari permata tempat melepas lelah,
Pelayan pelayan yang siaga siap berkhidmah

Tak ada sedih dan susah
Tak ada lesu dan lelah
Tak ada lapar dan dahaga
Tak ada dengki dan cemburu buta
Tak ada sakit dan derita

Yang ada bahagia dan bahagia
Saat kakimu telah menapak di negeri baru, surga.



sumber : Humas PKS Lamsel
On 14.52.00 by PKS Lampung Selatan in    No comments

Kalianda - Ujian harta bagi orang beriman bukan pada pendistribusiannya, tapi lebih pada cara mendapatkannya. Banyak orang yang tidak keberatan menyalurkan hartanya di jalan kebaikan, seperti zakat, infaq, bersedekah, makaf, membangun masjid, menyantuni anak yatim, umroh, haji dan lainya. Tapi dalam mencari harta tidak banyak orang yang bisa menghindari korupsi, riswah (suap), riba, manipulasi, dusta, mengurangi timbangan dan sebagainya

Oleh karenanya Alloh SWT senantiasa memberikan ulasan yg panjang dan rinci tentang sistem ekonomi, seperti jual beli, pinjam meminjam, gadai, pencatatan transaksi, saksi dalam transaksi, 

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu'amalah[179] tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya, meka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya. Jika yang berhutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah (keadaannya) atau dia sendiri tidak mampu mengimlakkan, maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur. Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki (di antaramu). Jika tak ada dua oang lelaki, maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang lupa maka yang seorang mengingatkannya. Janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil; dan janganlah kamu jemu menulis hutang itu, baik kecil maupun besar sampai batas waktu membayarnya. Yang demikian itu, lebih adil di sisi Allah dan lebih menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak (menimbulkan) keraguanmu. (Tulislah mu'amalahmu itu), kecuali jika mu'amalah itu perdagangan tunai yang kamu jalankan di antara kamu, maka tidak ada dosa bagi kamu, (jika) kamu tidak menulisnya. Dan persaksikanlah apabila kamu berjual beli; dan janganlah penulis dan saksi saling sulit menyulitkan. Jika kamu lakukan (yang demikian), maka sesungguhnya hal itu adalah suatu kefasikan pada dirimu. Dan bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu(282). Jika kamu dalam perjalanan (dan bermu'amalah tidak secara tunai) sedang kamu tidak memperoleh seorang penulis, maka hendaklah ada barang tanggungan yang dipegang[180] (oleh yang berpiutang). Akan tetapi jika sebagian kamu mempercayai sebagian yang lain, maka hendaklah yang dipercayai itu menunaikan amanatnya (hutangnya) dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya; dan janganlah kamu (para saksi) menyembunyikan persaksian. Dan barangsiapa yang menyembunyikannya, maka sesungguhnya ia adalah orang yang berdosa hatinya; dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan (283). Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikan, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu (284) (QS: Al-Baqarah 282-284)
sampai soal penerima warisan dan penerima zakat (mustahiq), Namun dalam urusan menyalurkan harta cukup dengan ayat - ayat yang pendek dan ringkas, seperti zakat, shodaqoh, memberi makan faqir miskin dan sebagainya.

Sejarah islam juga memcatat, betapa para sahabat muhajirin, begitu saja meninggalkan rumah, kendaraan, peternakan, tanah dan hartanya, untuk memenuhi panggilan Alloh SWT dan rosulnya. Demikian juga sahabat anshor dengan ikhlas membagi, asetnya rumah, perkebunan, harta, kepada saudaranya muhajirin.

Namun saat perang uhud berkecamuk, betapa persoalan perebutan ghonimah seolah-olah melupakan mereka dari Alloh SWT dan rosulnya, melalaikan mereka dari nilai ukhuwah, menjauhkan mereka dari dakwah. Sehingga perebutan harta itu hampir membinasakan mereka sendiri dan jamaah dakwah, jika bukan karena pertolongan Alloh SWT, Begitulah beratnya ujian dalam mencari harta, generasi terbaik sepanjang jamanpun tidak lepas dari jeratan ujian ini.

Hingga kita saat ini, karena tuntutan kebutuhan yang sudah di depan mata, untuk mendapatkannya juga tidak mudah. Akhirnya ini menjadi perangkap syaithon. menjauhkan kita dari tujuan dakwah.
Semoga kita dimudahkan mendapat rejeki yang berkah, dan mengokohkan kaki kita dibarisan dakwah. Wallohu’alam

Sumber : Ust Muhammad Taufik S.Sos
On 14.24.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments

Lampung Selatan -  DPD PKS Lampung Selatan menggelar Rakorda (Rapat Koordinasi Daerah) hari ini (31/1/16). Kegiatan yang bertempat di Negeri Baru Resort Kalianda ini dihadiri langsung oleh ketua DPW Lampung H. Ahmad Mufti Salim, Lc., MA. Beliau melantik kader partainya untuk menjadi pengurus DPD  PKS Lampung Selatan dan  DPC PKS se lampung selatan periode 2016-2021. Hadir pula dalam pelantikan pengurus baru tersebut anggota DPRD kabupaten, Unit pembinaan kader serta  Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS selampung selatan. 

Dalam sambutannya, ketua DPD PKS Lampung Selatan Bowo Edy Anggoro, A.Md.,  menghimbau kepada ketua -ketua bidang yang telah dilantik untuk dapat melaksanakan  hasil RKT (Rencana Kegiatan Tahunan)yang telah di amanatkan oleh DPP PKS dengan 37 program strategis dan 214 kegiatan di tahun 2016 ini. Beliau juga menghimbau agar kader pemuda PKS dapat menjadi pelopor di wilayahnya masing-masing sesuai dengan kapasitas dan keahliannya.
 
Selain itu untuk melaksanakan slogan ‘Berkhidmat untuk rakyat’ DPP PKS menginstruksikan kepada setiap DPD PKS di daerah masing masing untuk dapat merealisasikan rumah khidmat dengan empat program turunannya yakni Rumah Peduli , Rumah cerdas , Rumah Tanggap bencana, Rumah keluarga Indonesia. 

Selain itu rakorda yang merupakan puncak konsolidasi kader PKS se_lamsel ini juga membahas agenda-agenda kerja PKS Lamsel kedepannya. Hampir semua bidang memiliki program unggulan, tapi ada beberapa yang menjadi concern, seperti pembentukan dan penguatan para wirausahawan pada berbagai bidang bisnis. Ekonomi syariah mulai menjadi bagian penting yang menjadi kerja untuk dikembangkan kedepan.

Hal menarik dari kepengurusan baru partai dakwah ini adalah hadirnya wajah-wajah baru dan masih tergolong muda.

Sumber : Humas PKS Lamsel 

Kamis, 28 Januari 2016

On 20.23.00 by PKS Lampung Selatan in    No comments


Bersungguh-sungguh Dalam Bekerja 

Dan Katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.
(At-Taubah : 105)
On 19.47.00 by PKS Lampung Selatan in , , ,    No comments
Bandar Lampung - Ketua BKPRMI ( Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia) Lampung Ade Utami Ibnu menyayangkan fenomena LGBT (Lesbian, Gay, Bisex, dan Transgender) yang semakin marak di masyarakat saat ini.

Menurutnya, berkembangnya LGBT di masyarakat bisa merusak moral generasi muda sebagai generasi penerus bangsa. Apalagi, lanjut ade, fenomena LGBT itu sudah tidak malu-malu lagi muncul ditengah-tengah masyarakat.

Fenomena LGBT ini bukan persoalan sepele. keberadaan mereka bisa merusak moral generasi muda kita. hal inilah yang harus kita sikapi bersama "kata Ade Utami Ibnu",

Menurut Sekretaris DPW PKS Lampung itu media juga harus  melakukan pencerdasan dan pemahaman apa dan bagaimana menyikapi LGBT ini.

"bila keberadaan mereka dibiarkan ini bisa merusak moral generasi muda dengan prilaku seksual menyimpang maka alamat bencana kemanusiaan akan terjadi", tegas anggota Komisi IV DPRD Lampung itu.

menilik fenomena sosial yang terjadi di masyarakat tersebut, ketua Fraksi PKS di DPRD Lampung itu berencana menggagas diskusi bulanan membahas persoalan-persoalan sosial yang sedang ramai diperbincangkan melibatkan awak jurnalis, politisi, pemerhati sosial maupun masyarakat luas.

"Diskusi itu nanti membahas berbagai tema dan isu yang sedang berkembang. melalui diskusi ini kita harapkan dapat menelurkan solusi bagi masyarakat" kata Ade Utami Ibnu.

Masih kata Ade, gagasnya membuat diskusi tersebut tidak terkait agenda politik PKS, tapi murni keperdulian terhadap kondisi sosial masyarakat yang semakin menyimpang dari kelaziman.

"InsyaAllah diskusi akan kita mulai bulan depan dan rutin dilakukan setiap bulannya" tutupnya


Sumber : K
oran Editor 29 Januari 2015

Senin, 25 Januari 2016

On 20.39.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments
Pantai kalianda kembali jadi perhatian, kali ini dari komunitas Pemuda Pencinta Alam atau yang di singkat  PANCALA menggajak seluruh elemen masyarakat, organisasi dan pemerintahan untuk bersama-sama bergerak membersihkan pantai dari bibir pantai dermaga BOM sampai ke pantai sanggar kalianda,

agenda yang berlangsung pada hari selasa 26 januari 2016 mulai dari pukul 8.00 sampai dengan pukul 12.00 wib dengan pukul 1 ini juga di ikuti dan di dukung oleh DPD Partai Keadilan Sejahtera dan Fraksi PKS DPRD yang juga ikut turut serta ke lapangan bapak Andi Aprianto Ketua Fraksi PKS DPRD Lampung Selatan,