Kamis, 07 April 2016

On 19.36.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments
Palas(8/4). Banjir yang telah merendam ratusan hektare sawah di Palas, walaupun telah mulai menyusut, tidak menyurutkan kekhawatiran warga. Pasalnya potensi bencana yang lebih besar karena sampah kayu di aliran sungai Way Pisang kini mengancam pemukiman warga. Pemerintah (pemkab, dalam hal ini dinas terkait, DPR D, dan masyarakat bahu-membahu untuk mengatasi masalah ini. 

Pada Selasa, 5 April kemarin, Bowo Edi Anggoro, anggota Komisi B DPRD Lamsel, yang telah turun ke lokasi sebelumnya, bersama Wakil Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, kembali meninjau lokasi bersama Dinas PU, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Pertanian TPH.

Selain meninjau lokasi, pertemuan ini juga mengkoordinasikan kebijakan-kebijakan strategis bersama warga, Camat Palas, Kades Sukabakti dan Kades Sukaraja. Dua desa yang sangat dekat dengan lokasi penumpukan sampah. 

Hasil dari koordinasi tersebut diantaranya Dinas PU bertugas segera menyiapkan alat berat untuk mengeruk sampah, 2. BPBD membantu ganti rugi kebun warga yang terkena dampak banjir dan membuka titik jalan alat berat, 3. Dinas Pertanian TPH bertugas mendata petani sawah korban banjir untuk mendapatkan ganti rugi Cadangan Benih Bencana sedangkan Masyarakat sendiri untuk bergotong royong membantu membersihkan sampah yang menumpuk.

Sumber : Humas DPD PKS Lampung Selatan

0 komentar:

Posting Komentar