Selasa, 06 Oktober 2015

On 19.35.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments
IMG-20151005-WA0022Nahkoda PKS Lampung kini berganti. Ahad, 4 Oktober 2015 melalui Musyawarah Wilayah ke-4, amanah sebagai pemimpin PKS Lampung berpindah dari Gufron Aziz Fuadi kepada Mufti Salim, karena Gufron kini menjadi Ketua DPP PKS Bidang Wilayah Dakwah Sumbagsel. Amanah yang tentu tidak ringan itu akan Ia laksanakan hingga lima tahun mendatang.
Mufti Salim dilahirkan di Sendang Agung, Lampung Tengah pada 28 Agustus 1975. Alumni Universitas Kebangsaan Malaysia itu dikenal murah senyum dan dekat dengan semua kalangan terlebih dengan sesama kader PKS.

Mufti dikenal sebagai sosok yang sederhana. Ia tak pernah, bahkan sangat menghindari untuk tampil bermewah-mewahan.  Kesederhanaannya tersebut dituturkan oleh  salah seorang kader. Suatu ketika Mufti berencana membangun rumah, khawatir rencana itu dianggap berlebihan, sebelum membangun rumahnya ia berkonsultasi terlebih dahulu kepada murobbinya (guru ngaji).

Begitupun dalam hal berkendara, meski memiliki jabatan-jabatan penting tak lantas membuatnya gemar mengendarai kendaraan mewah. Pilihannya dalam berkendara pun cukup sederhana.
Mufti Salim yang merupakan Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Lampung itu duduk sebagai Anggota Komisi V. Sebelum di DPRD Provinsi, ayah empat anak itu adalah legislator di Lampung Tengah selama dua periode, jabatan terakhirnya adalah Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah.

Mustofa, Bupati Lampung Tengah punya kesan tersendiri dengan Mufti Salim. Menurutnya, Mufti dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat, banyak membantu menyelesaikan persoalan-persoalan daerah di Lampung Tengah. Iapun dikenal memiliki rasa persaudaraan yang tinggi bukan karena materi.

Demikian pula Kepala Dinas Pendapatan Daerah Lampung Tengah Abdul Hak. Abdul Hakpun memiliki kesan tersendiri terhadap Mufti. Baginya Mufti sosok anggota dewan yang baik. Ia menaruh keyakinan Mufti mampu membawa PKS Lampung kearah yang jauh lebih baik serta memberikan kontribusinya bagi kemajuan provinsi Lampung. “Lamun lain tano kapan lagi, lamun lain Mufti Salim sapo lagi,” ujarnya.
Kolega Mufti di Komisi V, Khaidir Bujung ikut menyampaikan pendapatnya tentang Mufti Salim. Mufti Salim menurutnya adalah sosok yang cerdas, santun dan penyabar. “Sebagai alumnus Madinah dengan background keilmuannya, beliau membingkai setiap langkahnya dengan akhlak yang baik,” kata Wakil Ketia Komisi V.

Dengan jam terbang tinggi dan kapabilitas yang dimilikinya, Mufti berkomitmen untuk menjalankan amanah sebagai nahkoda PKS Lampung sebaik mungkin. []
sumber: pkslampung.com

0 komentar:

Posting Komentar