Rabu, 11 Januari 2017

On 15.46.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments

Lampung Barat (11/1) - Komitmen Edi Irawan untuk membuka seluas-luasnya curhat masyarakat kepada Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah beserta pejabat-pejabatnya disampaikannya di hadapan puluhan tokoh Pekon Limau Kunci, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat, Rabu (11/1).

Calon Bupati usungan PKS untuk Pilkada Lampung Barat ini mengatakan bahwa program itu disebut dengan reboan. Program setiap hari rabu yang meniadakan kegiatan lain selain mendengar curhat masyarakat di hadapan Bupati dan Wakil Bupati beserta pejabat-pejabat lain.

"Setiap rabu kita tiadakan acara lain selain mendengar curhat rakyat Lampung Barat, dimulai pukul 8 pagi hingga 12 siang," kata Rektor Universitas Saburai ini.

Disana menurutnya, semua curhat rakyat harus segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah. "Ketika ada persoalan yang diutarakan oleh rakyat di hari Rabu itu, saya selaku Bupati akan langsung perintahkan kepada Satker (Satuan Kerja) terkait untuk menuntaskan curhatan rakyat disana," kata Putra Kyai Arief Makhya ini.

Sementara itu, Wakil Ketua PKS Lampung, Akhmadi Sumaryanto yang juga menyampaikan sambutan dukungannya di hadapan masyarakat, bahwa PKS sangat mendukung pencalonan Edi Irawan Arief berpasangan dengan Ulul Azmi Soltiansyah dari tingkat wilayah hingga struktur terkecil bersama para anggota PKS.

"Kami di PKS tentu rugi kalau tidak mendukung Edi-Pai, disamping beliau cerdas atau fathanah beliau juga amanah, sidiq atau dapat dipercaya dan tabligh atau menyampaikan gagasan terbaiknya di hadapan masyarakat Lambat," urai Anggota Fraksi PKS DPRD Lampung Dapil Lambar, Pesbar dan Tanggamus.

Akhmadi memaparkan bukti cerdasnya Edi Irawan dilihat dari gelar akademisnya yang berderet hingga puncak akademis tertinggi bergelar doktor.

"Dari gelarnya Pak Edi-kan Doktor tentu beliau fathanah atau pintar atau cerdas. Nah, bukti kecerdasan beliau adalah adanya terobosan program reboan tadi," papar politisi dari partai berjargon Berkhidmat Untuk Rakyat.

Akhmadi menambahkan bahwa dengan program reboan, ia meyakini bahwa kelak ketika Edi-Pai ditakdirkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat, mereka akan komitmen mengajak rakyat Lampung Barat berpartisipasi dalam pembangunan di Kabupaten penghasil kopi robusta terbaik ke tiga di dunia ini.

"Hari ini, Lampung Barat berada di posisi ke dua tertinggi dalam hal jumlah penduduk miskin se Provinsi Lampung di 15 Kota/Kabupaten lain. Tentu saja beliau berdua pasangan Edi-Pai berupaya memaksimalkan seluruh potensi yang ada di Lambar," tambah Akhmadi.

Menurutnya dengan FAST, atau Fathanah, Amanah, Sidiq dan Tabligh bersama partisipasi seluruh warga Lampung Barat, Edi-Pai mampu mempercepat dan melesatkan kemajuan di Lambar sehingga sejajar dengan Kabupaten-Kabupaten lain di Lampung bahkan di Indonesia.

Senada dengan situasi yang digambarkan Akhmadi, Lusi, warga Balik Bukit merasa selama ini tak ada perubahan. "Selama ini ya begini-begini saja, pekerjaan susah. Saya yakin dengan kemampuan Pak Edi-Pai akan banyak melakukan perubahan, sambil menyiapkan banyak program untuk menampung anak muda yang sedang mencari pekerjaan," harap gadis 21 tahun ini.

Iapun sangat setuju ketika ada program reboan yang digulirkan oleh Edi-Pai karena Lusi yakin dengan program reboan, ia bersama rakyat Lampung Barat akan selalu curhat kepada pasangan Edi-Pai saat menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat. Sumber :duajurai.com

0 komentar:

Posting Komentar