Senin, 06 Juni 2016

On 12.34.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments
Penengahan (07/06) Puasa adalah ibadah tertua, sebagaimana sholat dan qurban. Ketiganya sudah disyariatkan sejak awal kehidupan manusia. Firman Alloh : " Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, ..." (QS 2:183). Kitab Qisasul Ambiya Al Ghozali juga menyebutkan Nabiyulloh Adam as mengamalkan puasa yaumul bith dan sholat fajar, Raja Daud as dengan puasa selang seling, Nabi Musa as dan Isa as dengan puasa 40 hari juga mendirikan sholat ( QS Yunus: 87)

Bahkan secara kauniah "puasa" merupakan bagian dari siklus biologis alam semesta. Ulat berpuasa 30 hari untuk bermetamorfosis menjadi kupu-kupu, karenanya ia bisa menjalankan amanahnya untuk melakukan penyerbukan. Denganya manusia dimuka bumi dapat menikmati berbagai buah- buahan. Ular berpuasa untuk meremajakan kulitnya, unggas berpuasa untuk menetaskan telurnya, beruang dan berang2 berpuasa runtuk menghangatkan tubuh di musim dingin. Satwa berpuasa untuk keberlangsungan diri dan alam raya.

Bahkan pohon jati menggugurkan daunnya pada musim kemarau, demikian juga sebagian besar tumbuhan yang hidup di negri empat musim, mengalami musim gugur, dimana mereka menghentikan proses pertumbuannya. Dengannya keseimbangan air tanah tetap terjaga dimusim kemarau. Semua itu tidak menjadikan mereka mati karena puasanya, justru itulah metode survival alam semesta, bahkan menjadi lebih bermanfaat bagi lingkungannya pada masa berikutnya.

Dalam perspektip siroh, kewajiban puasa romadhan turun pada tahun yang sama dengan perintah untuk memerangi orang kafir. Setelah 13 menahan diri dari segala intimidasi fisik dan mental. Eforia yang berpadu dengan keimanan ini membangkitkan andrenalin,  hingga 313 mukminin tidak gentar melawan 1000 pasukan mekah yg bersenjata lengkap. ditambah dg kemenangan telak di medan badar. 2 jam pertempuran maut itu membuahkan ghonimah dan 70 tawanan.

Pada saat inilah puasa di wajibkan. sehingga ditengah kemenangan, stabilitas emosi dan iman menjadi penting, agar pertolongan Alloh SWT tidak menjadikannya sombong, semena-mena, dan ajang balas dendam. Semua rasa gembira dan duka, senyum dan air mata, harus dalam bingkai pengendalian diri dan ketaatan pada Alloh SWT.

Pada masa itu, berpuasa bagi para sahabat bukan perkara mudah, selain karena cuaca dan kondisi alam yang tidak bersahabat (lapar, haus, gersang, panas, paceklik) mereka harus tetap berangkat kemedan jihad. perjalanan kaki 80 km menuju lembah badar (minim kendaraan dan perbekalan) hanya bisa ditempuh mereka yang beriman tebal, hingga Rosululloh SAW memotifasi para sahabat dan menjanjika bagi mereka pahala yang besar. Sebagaimana sabdanya,

" Setiap hamba yang berpuasa saat berjihad di jalan Alloh, maka Alloh akan menjauhkannya dari neraka sejauh 70 tahun perjalanan" (HR Bukhari-Muslim). - Mari kita hitung berapa 70 tahun perjalanan itu. Jarak dari Mekah ke Syam adalah1000 km, dengan unta ditempuh dalam waktu satu bulan. berarti satu tahun dpt menempuh 12.000 km x 70 tahun = 840.000 km.

sedangkan jarak bumi ke bulan adalah 400.000 km. Ini berati orang yang berpuasa saat berjihad dijauhkan dr neraka sejauh jarak bumi ke bulan pulang pergi.-Janji Rosul yang lain:
" Jika tiba bulan Romadhan, maka pintu-pintu syurga dibuka dan ditutup pintu-pintu neraka, dan dibelenggu semua syaitan," (HR Bukhari-Musli)
" ... bagi orang yang berpuasa akan mendapat dua kebahagiaan yaitu saat berbuka dan saat berjumpa dengan Robnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum disisi Alloh dari pada harumnya minyak kasturi" (HR Bukhari-Muslim).
" Siyam dan quran akan memberi syafaat kepada hamba pada hari kiamat,..." (HR Ahmad)
" Sesungguhnya di dalam syurga terdapat pintu yang dinamakan Arroyyan, orang yang berpuasa akan masuk (syurga) melalui pintu itu ...." (HR Bukhari-Muslim)
" Sesungguhnya di dalam syurga terdapat kamar-kamar yang luarnya terlihat dari dalam dan dalamnya terlihat dari luar,... untuk orang yang membaguskan perkataannya, memberi makan, suka berpuasa, dan sholat malam" (HR Tirmidzi

Dengan demikian puasa adalah manhaj dari langit untuk alam semesta sepanjang masa (robbaniah ’alamiyah), ibadahnya para nabi dan rosul, bahkan amalan alam semesta. Ia memiliki arti penting baik bagi pribadi maupun linkungan. Membersihkan jiwa dari sikap dusta, kikir, boros, malas, penakut, lemah, pengendalian diri dari sombong, marah, dengki, ujub, berkata kotor, hawa nafsu, perbuatan sia-sia, serta membangun sikap empati dan peduli, tubuh menjadi sehat, mendulang pahala, menggapai ampunan, menjauhkan dari siksa neraka dan mendekatkan diri pada syurganya Alloh SWT.Beberapa panduan Rosul SAW untuk mengisi dan mengoptimalkan puasa romadhan:

1. SAHUR & BUKA
" sesunghuhnya Alloh dan para malaikat bersholawat atas orang yang sahur" (HR Thabroni)
" ... segera berbuka, karena yahudi dan nasrani mengakhirkan berbuka puasa" ( HR Abu Dawud)

2. BANYAK BERDO’A
" Tiga golongan yang tidak ditolak doannya, orang yang berpuasa hingga berbuka, pemimpin yang adil dan orang yang di dzolimi" (HR Tirmidzi)

3. QIYAMULLAIL BERJAMAAH
" Barang siapa yang qiyamullail di Bulan Romadhan bersama imam sampai selesai, maka dituliskan baginya sholat semalam suntuk..." (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)

4. SHODAQOH
" Barang siapa memberi makan untuk berbuka orang yang berpuasa, maka ia mendapat pahala seperti pahalanya, akan tetapi pahala orang yang berpuasa tidak dikurangi sedikitpun (HR Tirmidzi - Ibnu Majah)

5. UMROH
" Sesungguhnya umroh di bulan Romadhan, sama dengan haji bersamaku ".

6. ZIKIR & TILAWAH QURAN,
" Aku duduk bersama orang yang nerzikir kepada Alloh dari mulai sholat subuh sampai matahari terbit, lebih aku sukai dari memerdekakan empat orang budak dari anak ismail, ... " (HR Abu Dawud)
Dari Ibnu Abbas, " Jibril senantiasa mendatangi beliau setiap malam romadhan untuk mudarosah (mempelajari Al Quran " (HR Bukhari)

7. I’TIKAF
Dari Abu Huroiroh ra, ’ Rosululloh SAW beri’tikaf pada setiap bulan romadhan sepuluh hari, pada tahu dimana beliau meninggal, beliau beri’tikaf dua puluh hari"  (HR Bukhari)

8. LAILATUL QODAR
" barangsiapa yang sholat pada malam lailatul qodar berdasarkan iman dan ihtisaab, maka Alloh akan mengampuni dosanya yang telah lalu " (HR Bukhari - Muslim)

9. ZAKAT FITRAH
Rosul saw mewajibkan zakat fitrah sebahai penyuci orang yang berpuasa dari perbuatan yang sia-sia, perkataan yang tidak baik dan sebagai makanan untuk orang miskin (HR Abu Dawud)

10. PUASA SYAWWAL
" Barang siapa yang berpuasa romadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh" (HR Muslim)

Semoga Alloh SWT memberi taufiq dan hidayahnya kepada kita untuk mengisi Romadhon ini. Selamat menjalankan Ibadah Romadhan....



Sumber :  Mas TOP (Muhammad Taufiq / Wakil Ketua DPD PKS Lampung Selatan)

0 komentar:

Posting Komentar