Jumat, 02 Oktober 2015

On 01.31.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments
BANDARLAMPUNG – Dari 27 nominator, empat nama mengemuka sebagai suksesor Ketua DPW PKS Lampung Gufron Aziz Fuadi yang ditarik menjadi pengurus DPP PKS. Keempatnya adalah Ade Utami Ibnu, Ahmad Mufti Salim, Hantoni Hasan, dan Johan Sulaiman.
Mereka akan bersaing pada Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PKS yang dijadwalkan pada 3-4 Oktober mendatang. Menurut penjabat Ketua DPD PKS Bandarlampung Aep Saripudin, empat nama itu berpeluang menjadi ketua umum DPW periode 2015-2020. Mereka memiliki kelebihan masing-masing.

Dijelaskan, Ade Utami Ibnu misalnya adalah kader muda PKS yang energik, seorang organisatoris dan memiliki jaringan yang luas. Lalu Ahmad Mufti Salim dinilai memiliki kapasitas syariah dan ketokohan yang kuat di tingkat kader. Sosok ini juga dianggap memiliki jiwa kepemimpinan yang sudah teruji.

Kemudian Hantoni Hasan dinilai memiliki kecerdasan di atas rata-rata kader PKS umumnya. Dia juga memiliki kemampuan manajerial yang mumpuni serta pengalaman yang banyak dalam mengurus partai maupun dunia politik.

Sosok terakhir yaitu Johan Sulaiman merupakan kader paling senior di PKS. Sosok pengusaha ini dinilai mampu membangkitkan jiwa wirausaha di tingkat kader. Apalagi saat ini dia juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung.

“Mudah-mudahan harapan ini dapat terealisasi dalam putusan DPP PKS saat Muswil. Namun siapapun yang menjadi Ketua DPW PKS, prinsipnya kader PKS sami’na wa atho’na, kami dengar dan kami taat,” tegas Aep.

Sementara itu, terkait Pemilihan Umum Internal (PUI), DPW PKS mengaku akan menyerahkan berkas agar segera diproses dan diserahkan ke Wilayah Dakwah Sumatera untuk disahkan.
“Sampai sekarang, itu masih diproses di DPW. Insya Allah dalam minggu ini selesai dan diserahkan ke Wilayah Dakwah Sumatera untuk disahkan,” kata politisi PKS Johan Sulaiman.
Menurut dia, untuk hasil raihan suara PUI memang tidak dipublikasikan sesuai ketentuan aturan dari DPP. Nantinya, hasil ini akan diumumkan setelah Muswil. “Kalau penetapannya, nanti setelah Muswil,” kata dia.

Sementara itu, Muchlas E. Bastari mengaku siap jika dia yang dipercaya sebagai pimpinan PKS di DPD Bandarlampung. Menurut dia, sebagai politisi tentunya amanah yang diberikan harus dijalankan dengan seluruh konsekuensinya.
“Ya intinya siap-siap saja dikasih amanah. Yang jelas kita mencoba bekerja lebih baik,” kata dia singkat. (abd/c1/fik)
Sumber: www.radarlampung.co.id

0 komentar:

Posting Komentar