Senin, 10 Februari 2014

On 23.52.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments

BANDAR LAMPUNG – Menyadari pentingnya kader sebagai aset berharga dan pentingnya mengokohkan rumah tangga kader, DPD PKS Bandar Lampung di daerah pemilihan (dapil) Kemiling, Langkapura dan Tanjung Karang Barat menggelar Seminar Keluarga Indonesia di Aula SLB Kemiling (14/1). Seminar yang mengangkat tema “Rumahku Surgaku” menghadirkan pembicara Drs. Al Muzzammil Yusuf, anggota DPR RI dari Fraksi PKS. Acara dihadiri sekitar 150 pasangan kader PKS.
Dalam pemaparannya Muzzammil mengatakan, sebenarnya pengetahuan tentang bagaimana membina rumah tangga harmonis ikhwan akhwat semua sama. Tinggal aplikasinya saja yang tidak semua bisa menerapkannya. Ini biasanya didasarkan pada fator masa lalu pendidikan si suami atau si istri dikeluarga masing-masing.
Pada Al Quran Surat Ar Rum ayat 21, terdapat kalimat “litas kuunu alaihaa”. Ini maknanya adalah rumah secara psikologis. Agar manusia merasa tenang dan tentram. Kecenderungan dan rasa tentram suami kepada istri dan kelengketan istri dengan suaminya merupakan hal yang bersifat fitrah dan sesuai dengan instingnya.
Ayat ini merupakan pondasi kehidupan yang diliputi suasana perasaan yang demikian sejuk. Isteri ibarat tempat suami bernaung, setelah perjuangannya seharian demi mendapatkan sesuap nasi, dan mencari penghiburnya setelah dihinggapi rasa letih dan penat. Dan, pada putaran akhirnya, semua keletihannya itu ditumpahkan ke tempat bernaung ini. Ya, kepada sang istri yang harus menerimanya dengan penuh rasa suka, wajah yang ceria dan senyum. Ketika itulah, sang suami mendapatkan darinya telinga yang mendengar dengan baik, hati yang welas asih dan tutur kata yang lembut.
Untuk mendapatkan perasaan tenang dan tentram, maka rasa cinta dan sayang harus diekspresikan. Ekspresi menyatakan kasih sayang ada tiga. Showtouch, dan callShow artinya kita diminta untuk menunjukkan kasih sayang kita dalam bentuk perbuatan. Seperti membantu istri menyelesaikan pekerjaan rumah. Touch artinya memberikan sentuhan kasih sayang, seperti menggenggam tangan suami atau istri, mencium keningnya. Terakhir call, artinya memberikan panggilan khusus untuk menyatakan rasa cinta pada pasangan atau keluarga kita.
Muzzammil juga mengajak seluruh kader untuk menjadikan Nabi Muhammad dan keluarganya sebagai rujukan utama dalam berumah tangga juga rujukan dalam mendidik anak-anak. Muzammil meminta kader PKS untuk mengajarkan anak-anaknya untuk jatuh cinta pada nabi, lalu ajarkan untuk jatuh cinta pada keluarga nabi, dan terakhir ajarkan untuk jatuh cinta pada Al quran.
Jika dalam teori sosiologi ada teori modelling, dimana seseorang itu bertindak atau bertingkah laku mengikuti tindakan atau tingkah laku orang yang menjadi panutannya. Dengan mengajarkan keluarga terutama anak-anak jatuh cinta pada nabi dan keluarga, serta Al quran, maka model utama yang diikuti oleh keluarga adalah model Islami dengan ahlak Islami. [Reporter: Rofianto]

0 komentar:

Posting Komentar