Minggu, 21 Februari 2016

On 13.32.00 by PKS Lampung Selatan in    No comments

Kalianda (21/02) 21 Februari 2005, gunungan sampah di TPA Leuwi Gajah Cimahi Jawa Barat longsor dan membuat ratusan jiwa tewas tertimbun. Semenjak bencana tersebut, 21 Februari dicetuskan sebagai Hari Peduli Sampah Nasional. Kini 11 tahun semenjak peristiwa berlalu, ironinya volume sampah justru kian meningkat, TPA semakin menggunung melebihi kapasitasnya, padahal ini semua tanggung jawab kita.(sumber : bebassampah.id)

sikap peduli masyarakat indonesia yang masih rendah terhadap persoalan sampah inilah yang sampai hari ini masih belum bisa menyelesaikan problema sampah ini, masyarakat masih menganggap bahwa masalah sampah adalah tugas pemerintah, sedangkan jika kita mau sedikit melirik atas peran penangulangan sampah yang di lakukan sendiri oleh pemerintah belum dapat menyelesaikan masalah ini, karna kita perlu sadari pula bahwa produksi sampah yang dihasilkan masyarakat  itu lebih besar dari kapasitas penanganan oleh pemerintah,

jika 1 rumah saja menghasilkan 1 kantong plastik penuh sampah setiap harinya jika di kalikan 1000 rumah yang menghasilkan sampah berapa banyak sampah yang akan menumpuk, jika misalkan kapasitas pengangkutan sampah hanya 500 kantong plastik.

tahukah anda bahwa dari sampah rumah yang dihasilkan setiap harinya, rata-rata hanya 10% sampai 20% sampah yang benar-benar tidak dapat di daur ulang kembali.

kesadaran itu harus dibangun oleh diri kita sendiri, agar kita lebih bijak dalam menyikapi persoalan sampah.

Sumber : Humas DPD PKS Lampung Selatan

0 komentar:

Posting Komentar