Selasa, 13 Mei 2014

On 20.45.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments


Twit @anismatta
(Ahad, 11/5/2014)

Alhamdulillah, proses rekap pileg telah selesai.. Dgn sejumlah catatan serius utk perbaikan ke depan..

Terima kasih dan penghargaan kpd pemerintah, KPU, Bawaslu, DKPP dan semua yg telah bekerja keras utk pileg 2014..

Dlm siklus demokrasi, kondisi skrg disebut "people has spoken".. Rakyat sudah menjatuhkan pilihan.. Harus dihormati..

Sengketa kepemiluan adlh hal yg wajar.. Dgn semangat utk memastikan tidak ada suara rakyat yg diselewengkan..

Saya mengucapkan selamat kpd semua peserta pemilu.. Khususnya PDI P, Golkar dan Gerindra yg menduduki tiga besar..

Juga kpd semua partai yg telah berkompetisi dgn sehat utk menguatkan demokrasi di Indonesia..

Perolehan PKS patut disyukuri.. Di tengah goncangan badai dan segela keterbatasan, kita bisa mengalahkan musuh terbesar: diri sendiri..

Musuh terbesar adlh diri kita sendiri, terutama keraguan pd kemampuan sendiri dan kegentaran melihat seolah pesaing begitu kuatnya..

Perolehan PKS adlh pembuktian kpd seluruh kader dan keluarga besar PKS ttg alasan eksistensi kita..

Apa pun yg terjadi, kita akan tetap berjuang demi bangsa dan tanah air; demi kebesaran agama dan keyakinan kita..

Terima kasih kpd seluruh kader, caleg, simpatisan dan keluarga besar PKS utk hasil pileg ini.. Semoga Alah mencatatnya sbg pahala..

Ini bukan akhir.. Ini bukan hasil yg buruk.. Inilah yg terbaik yg bisa kita hasilkan saat ini.. Kita semua patut bangga dan bersyukur..

Kita akan segera berbenah utk bangkit dan berlari lbh kencang lagi..

Apa pun yg terjadi, PKS akan tetap ada untuk Indonesia..

Kobarkan semangat Indonesia!!
On 20.43.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments


"Dari Tual terbang ke Bali. Dulu jual sekarang beli." Itulah pantun yang tiba-tiba diucapkan seorang tokoh saat berada di dalam lift kantor pusat Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Penandatanganan kontrak Program Satelit BRI antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Space System/Loral. LLC, dan Arianespace di Jakarta (28/4) akan membuat micro banking terbesar di dunia ini sebagai satu-satunya bank yang memiliki satelit sendiri. Rencananya satelit itu akan diluncurkan di Guyana Perancis pada tahun 2016.

Sejak Indosat dijual kepada asing di tahun 2002, maka kavling orbit satelitnya yang milik Indonesia juga ikut terjual. Dengan penandatanganan itu maka kavling orbit di slot 150.5 Bujur Timur tempat dulu Satelit Palapa C2 pernah mengorbit dapat kembali ke pangkuan ibu pertiwi.

Dahlan Iskan sebagai Menteri BUMN dalam Manufacturing Hope-nya mengakui untuk merebut kavling tersebut tidaklah mudah, sulit, dan sangat sulit. “BRI (dan kita semua) sangat berterima kasih kepada Menkominfo Tifatul Sembiring. Beliaulah yang berada di depan untuk berjuang mendapatkan kembali kavling satelit itu. Tentu juga mendapat dukungan penuh Bapak Presiden SBY. Perjuangan satelit ini tidak kalah heroiknya dibanding perjuangan mendapatkan Inalum tahun lalu.”

Perlu diketahui bahwa lokasi BRIsat adalah orbit terbaik. Menurut Dahlan Iskan orbit ini mestinya hanya bisa diisi 360 satelit. Karena mereka harus dideretkan di tiap derajat dari 360 derajat keliling bumi. Orbit ini jadi rebutan semua negara. Saking banyaknya negara yang mengincarnya, sampai-sampai kompromi harus dilakukan. Lokasi yang mestinya diisi 360 satelit itu kini sudah diisi lebih dari 900 satelit! Alangkah padatnya. Alangkah berjejalnya. Betapa penuhnya orbit itu. Satelit dari seluruh dunia. Itulah sebabnya apa yang dilakukan BRI ini sungguh heroik! Terlambat sedikit, lokasi tersebut bisa jatuh ke negara lain.

Sebagaimana diberitakan Merdeka.com (28/2) Tifatul Sembiring sebelum penandatanganan tersebut pernah mengisyaratkan akan mencabut pengelolaan slot satelit 150,5 BT dari Indosat ke BRI. "Kita optimalkan jatah satelit untuk kepentingan 'Merah Putih'. Indosat kan saat ini kepemilikannya mayoritas asing," kata Tifatul.

Tifatul merealisasikan janjinya dengan menerbitkan surat dengan nomor B-297/M.KOMINFO/SP.02.01/03/2014 tertanggal 26 Maret 2014 yang menyatakan hak pemanfaatan filling satelit di slot orbit 150,5 BT untuk Indosat tak diperpanjang. Dengan demikian BRI telah mengantongi izin khusus pengelolaan satelit per tanggal 1 September 2015, lansir IndoTelko.

Menteri yang terpilih sebagai Anggota DPR RI di Pemilu 2014 dari Dapil Sumatera I ini pernah menyarankan kerjasama antara BRI dan Indosat nantinya adalah Indosat cukup menyewa transponder satelit ke BRI.

Ini kerja besar kali kesekian menteri berdarah batak itu dalam mengedepankan kepentingan bangsa. Sebelumnya di tahun 2011 Tifatul pernah dikritik dan diprotes habis ketika mengultimatum Research In Motion (RIM), perusahaan Kanada yang mengeluarkan layanan Blackberry, untuk menutup akses situs porno. Tifatul bergeming. Dalam akun twitternya Tifatul berujar, “Kalau ada nasionalisme di dada kita & ingin jd bangsa berwibawa, pasti sebagian kita akan setuju poin2 yg saya sampaikan tentang #RIM.”

Saat ini, negeri ini, sejatinya  butuh pejabat  dengan nasionalisme dan patriotisme yang tinggi agar tidak ada lagi aset-aset yang dijual kepada asing dengan harga murah dan tidak mengedepankan kepentingan rakyat banyak.

*by @rizaalmanfaluth
On 20.42.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments


WARTA KOTA - Aksi kejahatan di Ibu Kota Jakarta membuat cemas kaum perempuan. Para istri pejabat, istri pengusaha, dan sosialita lainya kini sibuk membekali diri dengan ilmu bela diri.

Anaway Iriani Mansyur, istri pertama Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta adalah salah satu istri pejabat yang menyempatkan diri berlatih ilmu bela diri khusus wanita. Anaway berlatih bela diri di Women Self Defense of Kushin Ryu (WSDK) mengambil kelas privat.

Setiap pekan, pelatihnya, Eko Hendrawan Sofyan datang dari Bandung ke Jakarta untuk melatih istri petinggi PKS ini. Hasilnya, Anaway kini jauh lebih berani menghadapi penjahat.

Ketika spion mobilnya akan dicuri penjahat di tengah kemacetan arus lalu lintas di Jakarta beberapa waktu lalu, dia langsung bertindak. Tanpa rasa takut dia turun dari mobil menghajar penjahat sambil berteriak. Malingnya terkejut dan lari tunggang langgang menerobos kemacetan untuk menyelamatkan diri dari kejaran warga. (Harian Warta Kota)

*Baca selengkapnya di Harian Warta Kota Edisi Senin, 12 Mei  2014