Selasa, 26 November 2013

On 01.31.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments



SEMARANG - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tanjung mengakui bahwa sosok muda Anis Matta telah sukses memimpin salah satu partai Islam di Indonesia yang terus berkembang, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Hal tersebut disampaikan oleh mantan Ketua DPR RI ini saat menyampaikan arahan di depan ribuan mahasiswa Universitas Diponegoro dalam agenda Dialog Kebangsaan dengan tema "Dari Kampus mencari pemimpin Indonesia" Senin (25/11/2013).

Menurut Akbar, sosok Anis Matta telah mampu meletakkan konsep dasar nasionalisme dan visi kebangsaan di partainya. "Sejak PKS berdiri, sebenarnya pak Anis sudah menjadi pemimpin, karena waktu itu siapapun presidennya sekjennya adalah Anis Matta," ujarnya.

Lebih lanjut Akbar yang juga tokoh senior perpolitikan nasional ini menilai bahwa dirinya mengapresiasi munculnya banyak tokoh yang memiliki kapasitas untuk memimpin Indonesia seperti Anis Matta.

Agenda dialog kebangsaan ini digelar oleh Badan Eksekutif mahasiswa Universitas Diponegoro bekerja sama dengan Lembaga Pol-Tracking Institute pimpinan pengamat politik Hanta Yudha. Dalam kesempatan tersebut Hanta Yudha yang juga mantan Presiden Mahasiswa ini menjadi moderator untuk ketiga pembicara, yakni Akbar Tanjung, Anis Matta dan Endriartono Sutarto

Dalam salah satu sesi tanya jawab Khaerul Amin mahasiswa Unnes menanyakan ke Presiden PKS "Golkar sudah memimpin Indonesia, Demokrat juga sedang memimpin Indonesia dan seperti inilah kondisinya, apakah jika PKS memimpin Indonesia akan bercita rasa PKS?".

"Jika PKS diberi kesempatan memimpin bangsa dan negara ini saya pastikan bukan dengan cita rasa PKS akan tetapi tetap dengan cita rasa Indonesia," jawab Anis menutup seluruh rangkaian sesi tanya jawab Dialog Kebangsaan ini.
On 00.05.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments




Zulfi Akmal
Al-Azhar, Cairo

Kadang-kadang kita merasa sedih, tapi tidak tahu apa yang disedihkan dan tidak jalas apa penyebab sedih?

Kadang kita gundah gulana, tapi tidak tahu sebab kenapa kita gundah?

Kadang kita merasa kesal dan marah, tapi tidak tahu mau marah kepada siapa dan apa penyebab marah?

Kadang kita merasa kesepian, padahal banyak teman yang mengelilingi kita.

Untuk itu semua....

Boleh jadi penyebabnya hal berikut ini...

Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda: "Apabila telah banyak dosa seorang hamba, sementara tidak ada baginya amalan yang akan menjadi penebusnya, Allah akan mengujinya dengan rasa sedih". (HR. Imam Ahmad)

Bagi sebagian orang, sering salah menanggapi kondisi seperti ini. Untuk menghilangkan sedih, gundah, murung, kesal dan marah, ia malah mencari hiburan. Seperti pergi ke bioskop, diskotik, rekreasi dan naudzubillah, malah melakukan maksiat seperti mabuk dan semacamnya.

Padahal perasaan semacam itu munculnya justru disebabkan ujian dari Allah karena dosa yang sudah menumpuk. Untuk menghadapi hal demikian seharusnya yang kita lakukan adalah bertaubat dan memperbanyak istighfar. Supaya dosanya cepat luntur dan bersih, dan Allah segera mengangkat ujiannya.

Bila yang kita lakukan malah semakin menjauh dari Allah dengan melakukan maksiat, tentu saja kegelisahan yang dialami akan semakin hebat. Kita pun semakin menjadi orang yang gagal di hadapan ujian Allah.

Ya Allah, tariklah kami untuk selalu mau menyadari kesalahan dan beri kami hidayah untuk langsung bertaubat.
On 00.03.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments



Menjelang pemilihan umum 2014, banyak cara yang dilakukan oleh partai politik untuk kampanye berharap mendulang suara. Satu diantaranya seperti yang dilakukan oleh para kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melalui sebuah video.

"Like this.. Kabeh Dadi Humas...[semua jadi humas]," demikian komentar Nana Triana, usai nonton video tersebut di Youtube.

"Merinding. Masya Allaah," Rizal Nur Hakim, mengimbuhi komentar.

Video yang dibuat oleh Generasi Kreatip, yang berlokasi di Bangka, Mampang, Jakarta Selatan ini menggunakan latar musik 'One Day' nya Kindness Boomerang.

Memang benar-benar kurang ajar video ini bagi lawan politiknya.




*sumber: nabawia
On 00.01.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments



Jakarta - Election Update ke-3 PKS di JCC Senayan yang berakhir kemarin mulai membahas kandidat capres. DPW-DPW PKS seluruh Indonesia yang hadir mengusulkan ada 22 nama yang akan dipilih secara langsung dalam gelaran Pemilu Raya pada Desember mendatang.

"Kandidat yang muncul ada 22 nama. Itu kesepakatan dan keputusan forum di JCC. Nanti nama-nama itu dipilih di bawah melalui Pemira (Pemilu Raya) yang dilaksanakan akhir Desember," kata Ketua DPP PKS Jazuli Juwaini, kepada detikcom, Kamis (21/11/2013).

Jazuli lantas menyebutkan nama-nama kandidat capres PKS. Yang terkuat sampai saat ini masih Presiden PKS Anis Matta.

Berikut secara lengkap, nama-nama kandidat capres yang diusulkan:

1. Anis Matta, Presiden PKS
2. Hidayat Nur Wahid, Ketua F-PKS
3. Ahmad Heryawan, Gubernur Jawa Barat
4. Irwan Prayitno, Gubernur Sumatera Barat
5. Gatot Pujo Nugroho, Gubernur Sumatera Utara
6. Nur Mahmudi Isma'il, Wali Kota Depok
7. Salim Segaf Al Jufri, Menteri Sosial
8. Tifatul Sembiring, Menkominfo KIB II
9. Suswono, Menteri Pertanian KIB II
10. Fahri Hamzah, Anggota Komisi III DPR RI
11. Abdul Ghani Kasuba, Wagub Maluku Utara
12. Anton Apriyantono, Mantan Mentan KIB I
13. Nasir Jamil, Anggota Komisi III DPR RI
14. Sohibul Iman, Wakil Ketua DPR RI
15. Taufik Ridho, Sekjen PKS
16. Yusuf Asyhari, Mantan Menpera KIB I
17. Mahfudz Siddiq, Ketua Komisi I DPR RI
18. Mahfudz Abdurrahman, Bendahara Umum DPP PKS
19. Mustafa Kamal, Anggota DPR RI
20. Suharna Surapranata, Mantan Menristek KIB II
21. Surahman Hidayat, Anggota DPR RI
22. Untung Wahono, Ketua MPP PKS

Seluruh nama yang nantinya resmi diusulkan DPW akan mengikuti pemilihan raya (pemira) pada 29-30 November. Pemira akan diikuti sekitar 1 juta kader PKS se-Nusantara. Sebanyak tiga hingga lima nama dengan suara terbanyak akan diserahkan kepada Majelis Syuro PKS untuk kemudian dipilih satu orang yang diusung sebagai capres resmi dari PKS. Ditargetkan, pertengahan Desember 2013 sudah ada keputusan Majelis Syuro.  

Kamis, 21 November 2013

On 05.32.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments
ilustrasi rumah tradisional Arab - Abha (foto ROL)

Hidayah bisa datang kapan saja dan melalui berbagai cara. Terkadang seseorang tidak tersentuh dengan dakwah yang berbentuk ceramah, tetapi saat menyadari kemuliaan akhlak sang dai, hatinya pun luluh. Hidayah menyirami jiwanya dan syahadat pun diikrarkannya.

Seperti yang dialami oleh tetangga Sahal bin Abdullah At Tustari. Tetangga yang beragama majusi ini hidup sekian lama di lantai dua, di atas rumah Sahal. Tetapi ia tidak pernah menyadari bahwa WC nya bocor dan menetes di rumah Sahal.

Setiap hari, Sahal meletakkan ember besar untuk menampung kotoran yang menetes dari WC tetangganya ini. Ketika malam tiba, Sahal membuangnya. Ia memilih waktu malam agar orang lain tak melihatnya, agar tetangganya tidak menjadi malu karenanya.

Hingga suatu hari di tahun 283 hijriyah, Sahal jatuh sakit. Kebetulan saat itu orang majusi tersebut bertamu ke rumahnya. Ia pun melihat ada yang menetes dari arah WC nya. Tetesan itu jatuh ke dalam ember besar milik Sahal.

“Apa ini?” tanyanya dengan nada hati-hati.
“Itu kotoran dari WC mu yang bocor. Aku membuangnya kala malam tiba. Hal ini telah kulakukan cukup lama. Hanya saja aku khawatir jika aku telah tiada, orang yang menempati rumah ini tidak dapat menerimanya. Bagaimana menurut pendapatmu?”

Mendengar jawaban Sahal ini, barulah ia menyadari kemuliaan akhlak Sahal. Tak ada tetangga sepertinya yang betah hidup bertahun-tahun bersamanya. Maka ia pun menjawab: “Wahai Syaikh, engkau berinteraksi denganku seperti ini sudah lama sekali. Sedangkan aku hidup dalam kekafiran. Ulurkanlah tanganmu, aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.”

Subhanallah... tetangga Sahal itu akhirnya menjadi saudara seaqidah. Dan tak lama kemudian, Sahal pun berpulang ke rahmatullah. [Sumber: Qashashu Ash Shalihin karya DR Mustafa Murad]

On 05.13.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments


Wakil Ketua Komisi III DPR RI Al Muzammil Yusuf menyampaikan apresiasi atas sikap Kapolri Jenderal Pol Sutarman yang membolehkan polisi wanita (Polwan) berjilbab pada saat melaksanakan tugas.

"Kapolri sebelumnya sudah melaporkan dalam rapat resmi dengan Komisi III mengenai rancangan 62 model jilbab yang akan digunakan. Ini kemudian dikuatkan Pak Sutarman pada waktu beliau fit proper test," ujar Muzammil di Jakarta, Selasa.

Ia menilai perizinan tersebut sebagai bentuk konsistensi dari Jenderal Pol. Sutarman saat mengikuti uji kepatutan dan kelayakan dengan meneruskan kebijakan Kapolri sebelumnya.

"Kami ucapkan selamat, ini bentuk konsistensi antara Kapolri yang lalu Pak Timur dengan Kapolri baru Pak Sutarman," tambahnya.

Namun, ia mengimbau agar sikap yang disampaikan dalam pertemuan dengan pimpinan sejumlah media dan wartawan di Mabes Polri itu hendaknya segera ditindaklanjuti dengan menerbitkan Surat Keputusan (SK) Kapolri.

Muzammil berpendapat bahwa kebijakan mengenai izin polwan berjilbab itu akan menjamin hak polwan yang ingin berjilbab.

"Jadi kalau masih ada komandan yang melarang atau mempersulit, polwan akan bisa memperkarakan karena sudah ada SK-nya," kata dia.

Lebih lanjut ia mengatakan kebijakan tersebut tentu akan mempunyai konsekuensi anggaran.

"Setelah SK, urutannya adalah pendataan untuk pengadaan seragam polwan berjilbab, dan kemudian dilanjutkan pengganggaran," katanya.

Ia mengatakan Komisi III DPR memaklumi untuk tahun anggaran berjalan ini, penganggaran seragam resmi untuk polwan berjilbab belum dapat dilakukan.

Oleh karena itu, ia menilai tepat arahan Kapolri yang menyatakan untuk saat ini Polwan yang ingin berjilbab dipersilakan membeli sendiri dengan model menyesuaikan dengan seragam Polwan Provinsi Aceh, yang telah menerapkan seragam berjilbab.

Politisi Fraksi PKS itu menambahkan, sejumlah anggota Komisi III, baik dari partai Islam maupun partai nasionalis, sebenarnya berharap kebijakan tersebut dapat dikeluarkan sejak menjelang bulan Ramadhan lalu.

"Kalau itu dikeluarkan sekarang berarti hadiah Tahun Baru Islam bagi Polwan, bagian dari penghormatan terhadap HAM (hak asasi manusia) yang tegas diatur dalam konstitusi kita," ujar Muzammil. [Antara]
On 05.11.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments



Taujih Presiden PKS Anis Matta pada Penutupan Election Update Ketiga DPP PKS(Kamis, 21/11/2013) ditwitkan oleh Habib Aboe Bakar Al-Habsiy (@aboebakar15). Selamat menyimak.

1) Saya melihat ini adalah election update terbaik, dan saya lihat percaya diri kita sudah mulai membaik.

2) Ada tiga hal yang perlu kembali saya ingatkan dalam perjuangan dakwah ini....

3) Pertama, adalah soal niat, apapun yang kita perbuat, niat adalah landasannya. Oleh karenanya inilah dasarnya....

4) Situasi kita saat ini seperti kisah Nabi Musa, yaitu situasi kegelisahan. Itulah yang kita alami sekarang..

5) Ada pula situasi seperti Nabi Yunus, yaitu saat dalam perut ikan, kala itu kita sebagai manusia tak bisa berbuat apa apa...

6) Sedangkan yang dilakukan Nabi Nuh dalam perut ikan adalah melakukan pengakuan dosa...

7) Dalam kondisi tersebut, yang harus kita lakukan adalah bersabar...

8) Kesabaran itu juga dicontohkan Rasulullah saat diembargo..

9) Pada kenyataannya kita tidak tahu apakah yang kita lakukan itu tepat atau tidak, karena itu berkaitan dengan takdir..

10) Yang kedua, saya lihat pada beberapa waktu terakhir kemampuan lapangan kita di bidang politik sudah naik.

11) Ujian yang saat ini menerpa kita, memberikan pelajaran kepada kita mengenai kelemahan dan kelebihan kita.

12) Ujian ini juga mengajarkan pada kita bagaimana tetap militan dan solid dalam situasi sesulit apapun.

13) Antum semua adalah pelaku utama dari periode ini, bagaimana kita tetap solid dan militan di era yang sangat sulit.

14) Disisi lain kemampuan kita untuk memahami detail lapangan lebih baik dan lebih kuat lagi.

15) Jangan pernah mengharamkan diri kita untuk gagal pada suatu waktu..

16) Karena kegagalan itu adalah bagian dari pembelajaran itu sendiri.

17) Pembelajaran yang kita alami haruslah dicatat sebagai bentuk ketahanan kita dalam melampaui waktu sepanjang ini.

18) Hal ketiga, mampukah kita membuktikan kemampuan kita memimpin.

19) Dalam mihwar muasasi ada dua tahap yang harus kita lampaui....

20) Pada tahap ini kita bertransformasi dari gerakan dakwah menuju ke lembaga politik...kita masuk pada domain publik yang terbuka.

21) Keterbukaan itu menjadi tantangan untuk kita untuk dapat dievaluasi scr langsung oleh masyarakat...

22) Pada tahap kedua kita masuk pada era berkoalisi dengan kekuasaan utama di negeri ini..

23) Meskipun kita bukan kekuatan utama, namun kita berada pada mainstream utama tersebut.

24) Tahapan berkutnya adalah leading...kita pada posisi memimpin.

25) Saat ini keputusan ada ditangan antum skalian, akankah kita menjadi leading ataukah kita tetap bertahan pada posisi ini..

26) Bila kita ingin bergeser dari posisi mainstream ke leading, maka kita tidak bisa berbuat hanya untuk diri sendiri.

27) Agar bisa bergeser ke mainstream kita harus melibatkan seluruh komponen bangsa..

28) Pada konstruksi publik biasanya mengatakan bahwa yang bisa mewakili seluruh kelompok di negeri ini hanyalah kalangan nasionalis.

29) Kalangan muslim biasanya hanya dilihat mewakili kelompoknya sendiri, belum dilihat mewakili seluruh komponen bangsa.

30) Oleh karenanya mind set ini perlu dirubah, tidak benar bila kalangan partai islam hanya mewakili kelompoknya.

31) Perubahan mind set adalah tugas yang harus kita laksanakan berbekal pengalaman 15 tahun yang telah kita lalui...

32) Itulah tugas kita saat ini...

33) wassalamualaikum warohmatullah....


*https://twitter.com/aboebakar15