Senin, 28 Januari 2013

On 22.48.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments

Ketua FRaksi PKS, Hidayat Nur Wahid menandatangani dan menjalin kerjasama
PKS dengan BNN terkait pemberantasan narkoba (7/1/2013)

JAKARTA--Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta Badan Narkotika Nasional (BNN) terlibat dalam proses penilaian calon legislatif. Hal itu untuk menyaring caleg yang maju dalam 2014 agar terbebas dari narkoba.

"Menurut saya memang sudah seharusnya bila BNN dilibatkan dalam proses penilaian kualifikasi seorang caleg dari sisi bebas narkoba," kata Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid di Gedung DPR, Jakarta, Senin (28/1/2013).

Hidayat menyetujui bila caleg harus bebas narkoba meskipun hal itu belum masuk dalam UU Pemilihan Legislatif. Menurutnya, hal itu berbahaya bila wakil rakyat bekerja dalam pengaruh narkoba.

"Kalau seluruh partai menjadikan sayarat calegnya bebas narkoba, saya kira itu menjadi bagian dari sumbangsih kita, untuk meningkatkan kinerja lebih baik, baik DPR dan DPRD kedepan," kata Hidayat.

Mantan Presiden PKS itu mengaku prihatin dengan berkembangnya narkoba. Untuk itu, kata Hidayat, PKS melakukan pakta integritas bersama BNN.

"Kita kerjasama dengan BNN, untuk caleg kedepan agar betul-betul bebas narkoba. Tapi bukan hanya caleg kedepan, sekarangpun, anggota DPR harus punya peran, untuk mensosialisasi bahaya narkoba sosialisasi dan keluarganya," katanya.

Bahkan, kata Hidayat, anggota fraksi PKS secara langsung berani di test urine untuk narkoba. Selain itu, Hidayat mengatakan bahwa untuk merekrut artis bukan saja bebas narkoba namun loyal kepada partai.

"Tapi betul-betul loyal pada Partai, kader PKS, bebas narkoba, bebas hukum dan pidana. Prinsipnya. Kami tidak anti artis, dan tidak anti dengan. Popularitas tapi kami tidak jadikan mereka sebagai prioritas di PKS," ujarnya. (tribunnews)

0 komentar:

Posting Komentar