Sabtu, 16 Maret 2013

On 21.04.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments




***

Sahabat Indonesia yang super…

Kita menjadi bisa karena biasa.

Kita semua adalah bintang yang dalam 'proses' menjadi.

Katakanlah dengan lembut, Tuhan, muliakan aku atas semua proses kebaikan yang kulalui...

Capaikan aku pada impian dan cita-citaku untuk membahagiakan orang yang selama ini membahagiakan aku.

Sahabat Indonesia yang baik hatinya..

Teko isi kopi hanya akan mengeluarkan kopi, bukan susu.

Teko isi the hanya akan mengeluarkan the, bukan air putih.

Apa yang nampak dari pribadi seseorang itu mencerminkan hatinya.

Sahabat Indonesia yang dihatinya masih banyak ruang kosong untuk ditaburi benih keyakinan..

Janganlah malu untuk menerima dan mengakui kebenaran.

Janganlah benci kepada apa yang harusnya tak kau benci, melainkan kau cintai.

Kebencian tidak akan menghasilkan apapun, kecuali wajah yang akan semakin tua dan keriput.

Kebencian buta hanya akan menghasilkan sumpah serapah dan fitnah-fitnah terhadap orang yang terlalu tulus hatinya untuk kau fitnah.

Sahabat Indonesia yang berharap akan perbaikan negeri yang kita cintai..

Tahun depan kita akan ada pesta rakyat yang menentukan siapa pemimpinnya.

Tidak ada perbuatan yang lebih mulia daripada memilih pemimpin yang bermartabat dan satun, ketimbang kita diam saja tak berbuat apapun.

Pesanku, wahai sahabat Indonesia yang super..

Pilihlah PKS di Pemilu tahun 2014

Pilihlah PKS di Pemilu tahun 2014

Partai inilah yang ratusan juta rakyat Indonesia selama ini harapkan bangkitnya negeri kita.

Jangan ragu, jangan malu mengakui mereka..

Ketika Banjir, longsor, bencana alam, lihatlah mereka turun tanpa ada yang membayar..

Turun dan berada di barisan terdepan..

Bukan hanya menjelang pesta rakyat, tapi jauh-jauh hari sebelum pesta tiba..

Di saat yang lain, datang dan menampilkan muka, ketika menjelang pesta saja.

Bukankah itu arti ketulusan?

Sahabatku yang hatinya masih ada kesempatan untuk tersirami cahaya kebenaran..

Buanglah prasangka buruk pada partai ini..

Dulu kau hujat partai ini, tapi lihatlah ternyata orang-orangnya begitu santun..

sehingga membuatmu malu untuk menghujat di depannya langsung..

Sahabatku yang baik hatinya…

Berilah mereka kesempatan memimpin negeri ini..

Berikanlah kesempatan kader PKS menjadi Presiden Indonesia 2014..

Berikanlah kesempatan kader PKS menjadi Ketua DPR RI 2014..

Dan perhatikan apa yang terjadi..

Salam Zuper :)

Panji WIjaya Teguh

Hoping You Become The Best, Always


*http://politik.kompasiana.com/2013/03/16/mario-teguh-dan-pks-543193.html
On 20.37.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments



Tahukan anda, hari minggu apa yang paling mengerikan buat jutaan kader PKS di seluruh dunia?

Jawab: salah satunya adalah hari minggu, 24 Februari 2013.  Hari dimana dilangsungkannya pilgub jabar 2013.

Lho, emang kenapa?

Sebelum terjadi pilgub jabar, KPK menangkap LHI, yang difitnah menerima suap 1 M, asal tangkap, walau bukti belum ada, dan terkesan mengada-ngada.

Kontan, para dukun politik, peramal politik, media-media berteriak “Hari ini adalah awal kehancuran PKS”, “PKS akan kalah besar di Pilgub Jabar dan Sumut” , dan kicauan-kicauan lainnya.

Kenapa mencekam?

Hari minggu itu, 24 Februari 2013, dilakukan pemilihan gubernur jawa barat,

1Hari itu menjadi penentu apakah konspirasi besar untuk menggulung PKS berhasil atau tidak?

2. Hari itu menjadi penentu apakah kader PKS solid atau tidak?

3. Hari itu menjadi penentu apakah gonggongan para dukun politik dan kicauan mereka akan rontoknya PKS, betul atau tidak?

4. Hari itu menjadi motivator kader PKS agar terus memenangkan pilkada berikutnya, atau justru menjadi pil pahit penurun semangat, kalau kalah di Pilgub Jabar.

NYATANYA?

PKS MENANG DI PILGUB JABAR, dengan mengusung AHER-DEMIZ.

HASILNYA?

    Hari minggu, 24 Februari 2013 itu…..

1. Hari itu menjadi penentu ternyata konspirasi besar untuk menggulung PKS TIDAK BERHASIL

2. Hari itu menjadi penentu ternyata kader PKS solid , bahkan semakin banyak orang-orang baru mendukung PKS

3. Hari itu menjadi penentu ternyata gonggongan para dukun politik dan kicauan mereka akan rontoknya PKS, SALAH BESAR.

4. Hari itu menjadi motivator kader PKS agar terus memenangkan pilkada berikutnya, dan akibatnya? Semangat kader PKS terus terpompa, PILGUB SUMUT MENANG, PILWAKO SUKABUMI MENANG.

Hari Minggu, 24 Februari 2013, Hari Minggu yang mengerikan buat kader PKS,

Tapi Allah menolong PKS dan memenangkan PKS,

Hari yang mengerikan itu berubah menjadi HARI BAHAGIA buat kader PKS di seluruh dunia,

Setelah SEMUA LEMBAGA SURVEY, menghasilkan Quick-Count yang memenangkan pasangan dari PKS.

Sekali lagi. Takbir! Allohuakbar!

Salam Super PKS :)

-by Pani Wijaya-

*http://politik.kompasiana.com/2013/03/16/hari-minggu-yang-mengerikan-buat-pks-543418.html
On 20.35.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments



BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) segera merealisasikan program sekolah gratis tingkat SMA, baik negeri maupun swasta.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menjelaskan, nantinya orangtua siswa tidak akan direpotkan dengan biaya uang pangkal maupun sumbangan biaya pendidikan (SPP) saat menyekolahkan anaknya ke SMA. Untuk itu, Pemprov Jabar sudah menganggarkan Rp400-Rp500 miliar untuk tahun ini, ditunjang anggaran dari pemerintah pusat Rp1,2 triliun.

"Dana ini mulai bisa dipakai Juli 2013, tapi bertahap," kata Heryawan, di Bandung, Sabtu (16/3/2013).

Heryawan berjanji, tahun ajaran baru nanti, uang pangkal dan SPP bagi siswa baru di SMA negeri dan swasta sudah mulai dihapuskan. Meski begitu, tentu belum seluruh SMA di Jabar menikmati fasilitas ini. Pasalnya, anggaran untuk 2013 ini ditetapkan pada 2012. "Ditargetkan, pada 2014 program SMA gratis ini dapat menyentuh semua sekolah di SMA lewat penyusunan anggaran yang dimulai 2013," imbuhnya.

Semua sekolah tingat SMA di Jabar akan mendapat dana dari pusat maupun provinsi, meski jalurnya berbeda. Misalnya untuk SMA, dana akan cair lewat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sedangkan untuk Madrasah Aliyah (MA) akan lewat Kementerian Agama.

Potensi pendanaan sekolah SMA gratis di Jabar juga sangat besar. Menurut Heryawan, sumber pendanaan masih belum digali semuanya, misalnya dari pemerintah daerah di 26 Kabupaten/Kota se-Jabar, maupun dari CSR perusahaan.

Lewat program pendidikan gratis hingga SMA diharapkan angka partisipasi sekolah di Jabar meningkat. Selain itu, juga untuk memutus kendala orang miskin yang ingin sekolah. Selama ini, program pendidikan Wajib Belajar (Wajar) baru sembilan tahun atau sampai tingkat SMP. Ketika masuk SMA, orangtua kurang mampu akan terkendala karena harus membayar.

"Supaya tidak ada hambatan gerbong pendidikan. Kan yang tadinya SD dan SMP enggak bayar, lalu saat SMA bayar jadi terhambat. Untuk itu baik pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten kota membuka seluas-luasnya untuk SMA gratis," tutur Heryawan.(rfa)

*http://kampus.okezone.com/read/2013/03/16/373/776887/redirect

Selasa, 12 Maret 2013

On 23.23.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments

Jakarta (11/3) Pemerintah dinilai tergesa-gesa dan terkesan memaksakan pelaksanaan kurikulum 2013 pada bulan Juli nanti. Pasalnya pemerintah dianggap lalai dalam mempersiapkan kelengkapan pendukung kurikulum baru tersebut karena dilaksanakan dalam kurun waktu yang sangat singkat. Demikian dikatakan Ahmad Zainuddin, anggota panja Kurikulum Komisi X DPR RI di Jakarta.

Terkesan aneh jika kemendikbud memaksakan kurikulum 2013 dilaksanakan pada tahun ajaran baru, sedang kenyataan di lapangan bahwa kesiapan guru, kesiapan sarana buku dan juga kesiapan manajemen sekolah belum optimal. Apalagi pemangku kepentingan pendidikan di daerah menyatakan ketidaksiapan mereka untuk melaksanakan kurikulum baru tersebut.

Dari segi penyiapan SDM guru misalnya ia menjelaskan bahwa waktu pelatihan yang sangat singkat akan mempengaruhi tingkat penguasaan guru untuk memahami konsep kurikulum maupun metode dan strategi implementasinya di kelas. Ditambah lagi dengan waktu yang singkat dalam penulisan kompetensi dasar dikhawatirkan akan terjadi tumpang tindih baik dari segi kesesuaian jenjang dengan materi ajar maupun proses pembangunan konsep seperti yang terjadi pada kurikulum sebelumnya.

Zainuddin mensinyalir ada semacam upaya sistematis untuk memaksakan kurikulum 2013 ini segera dilakukan. Padahal menurutnya dari hasil kunjungan panja kurikulum di daerah semua pemangku kepentingan pendidikan keberatan dan menolak jika kurikulum baru dilaksanakan tergesa-gesa dan mendadak. Belum lagi masukan dari para pakar pendidikan yang hampir semuanya menyatakan penolakannya jika pelaksanaan kurikulum baru dilakukan dengan persiapan yang sangat singkat.

Menurutnya pengembangan kurikulum memang mutlak dilakukan namun berkaca dari sejarah, perubahan kurikulum di Indonesia yang sudah mengalami perubahan belasan kali kesemuanya harus melalui persiapan yang matang dari segi konsep, sumber daya manusia dan sarana prasarana pendukung lainnya.

Legislator PKS dari dapil Jakarta Timur ini mengungkapkan bahwa kemendikbud saat ini belum benar-benar siap dalam implementasi kurikulum baru. Hal itu disebabkan oleh karena dari segi konsep, anggaran, penyiapan SDM guru juga sarana pendukung lainnya masih mengalami berbagai macam kendala teknis.

Di samping itu menurutnya, di sisi konten kurikulum yang disampaikan pemerintah belum melaksanakan secara utuh amanah UUD 1945 yang mensyaratkan pendidikan budi pekerti dan akhlak mulia harus tercermin dalam proses pembelajaran. “Karakter akhlak harus terintegrasi dalam setiap proses pendidikan di sekolah, hal ini yang belum tergambar jelas dalam kurikulum,” jelasnya.

“Pengajuan rencana anggaran kurikulum oleh pemerintah yang selalu berubah dan kian membengkak pun merupakan salah satu indikasi ketidaksiapan kemendikbud dalam merancang strategi pengembangan kurikulum yang tepat dan efisien,” tambahnya.

Olehnya itu, Zainuddin mendesak agar persoalan rencana anggaran kurikulum yang terus berubah dan membengkak, minimnya waktu persiapan guru, dan juga minimnya tingkat penyiapan komponen pendukung kurikulum lainnya ini harus menjadi perhatian serius komisi X, agar tidak terjadi kesalahan dalam persetujuan dan penetapannya.

Demikian pula dengan persoalan tingkat ketidaksiapan pemangku kepentingan pendidikan di daerah untuk melaksanakan kurikulum baru dalam waktu yang singkat, maka Zainuddin meminta agar pemerintah harus menunda pelaksanaan kurikulum baru nanti minimal hingga tahun ajaran 2014, agar semuanya benar-benar siap. “Jangan rusak masa depan pendidikan generasi bangsa karena ketidaksiapan dan ketergesa-gesaan pemerintah dalam melaksanakan perubahan kurikulum,” pungkasnya.

*http://fraksipks.or.id/content/jangan-paksakan-pelaksanaan-kurikulum-2013

Minggu, 10 Maret 2013

On 19.58.00 by PKS Lampung Selatan in    No comments

Dakwah Itu……………………

Dakwah itu, membina, bukan menghina…

Dakwah itu, mendidik, bukan 'mendelik'…

Dakwah itu, mengobati, bukan melukai

Dakwah itu, mengukuhkan, bukan meruntuhkan…

Dakwah itu, menguatkan, bukan melemahkan…

Dakwah itu, mengajak, bukan mengejek…

Dakwah itu, menyejukkan, bukan memojokkan..

Dakwah itu, mengajar, bukan menghajar....

Dakwah itu, belajar, bukan kurang ajar ..

Dakwah itu, menasehati, bukan mencaci maki…

Dakwah itu, merengkuh, bukan menuduh...

Dakwah itu, bersabar, bukan gusar…

Dakwah itu, argumentative, bukan provokatif..

Dakwah itu, bergerak cepat, bukan sibuk berdebat…

Dakwah itu, realistis, bukan fantastis

Dakwah itu, adu konsep di dunia nyata, bukan adu mulut dan olah kata.

Dakwah itu, mencerdaskan, bukan mencemarkan…

Dakwah itu, menawarkan solusi, bukan mengumbar janji...

Dakwah itu, berlomba dalam kebaikan, bukan berlomba saling menjatuhkan..

Dakwah itu, menghadapi masyarakat, bukan membelakangi masyarakat...

Dakwah itu, memperbarui masyarakat, bukan membuat masyarakat baru..

Dakwah itu, mengatasi keadaan, bukan meratapi kenyataan…

Dakwah itu, pandai memikat, bukan mahir mengumpat

Dakwah itu, menebar kebaikan, bukan mengorek kesalahan...

Dakwah itu, menutup aib dan memperbaikinya, bukan mengumpat aib dan menyebarkannya..

Dakwah itu, menghargai perbedaan, bukan memonopoli kebenaran..

Dakwah itu, apresiasi terhadap langkah positif, bukan mencari-cari motif….

Dakwah itu, mendukung semua proyek kebaikan, bukan memunculkan keraguan..

Dakwah itu, memberi senyum manis J,bukan menjatuhkan vonis…

Dakwah itu, berletih-letih menanggung problema umat, bukan meletihkan umat…

Dakwah itu, menyatukan kekuatan, bukan memecah belah barisan..

Dakwah itu, kompak dalam perbedaan, bukan ribut atas nama persatuan…

Dakwah itu, menghadapi musuh, bukan mencari musuh…

Dakwah itu, mencari teman, bukan memusuhi teman…

Dakwah itu, melawan kesesatan, bukan berbicara menyesatkan…

Dakwah itu, menjulurkan tangan, bukan menjulurkan lidah…

Dakwah itu, asyik dengan kebersamaan, bukan bangga dengan kesendirian…

Dakwah itu, menampung semua lapisan, bukan mengkotak-kotakkan…

Dakwah itu, kita mengatakan.. 'aku cinta kamu'… bukan… 'aku benci kamu..'

Dakwah itu, kita mengatakan, 'Mari bersama kami…' bukan.. 'Kamu harus ikut kami...'

Dakwah itu, dapat di masjid, di sekolah, di pasar, di kantor, di parlemen, di jalanan, hingga di tempat kebanjiran…. Dakwah bukan hanya di pengajian….!

..........
On 03.04.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments




Rekap Sementara Real Count Pilgubsu 2013:

Suara sah 4.364.925 suara
Tidak Sah: 116.519 suara
Jumlah TPS yg masuk= 23.970 TPS (90,61%)

Hasil rekap sementara:

1.Gus Irawan-Soekirman = 951.117 (21,79 %)

2.Efendi Simbolon-Jumiran Abdi = 970.823 (22,24%).

3.Chairuman Harahap-Fadly Nurzal = 429.037 (9,83 %)

4.Amri-RE Nainggolan = 514.559 (11,79%).

5.Gatot PN-Tengku Erry (GANTENG) = 1.514.735 suara (34,70 %)


Sumber: Tim DPW PKS Sumut 9/3/2013 jam 21.00

*gambar: Hasil Quick Count LSI

Sabtu, 09 Maret 2013

On 02.10.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments


Ilustrasi. (inet)
Ilustrasi. (inet)
Beginilah jadinya ketika PKS (Partai Keadilan Sejahtera) memenangkan pertempuran dalam pertarungan politiknya di beberapa pilkada (Jabar-Sumut). Terasa sangat jelas ketidakproporsionalan beberapa media, bahkan sekelas media besar.
Sepertinya memang ada agenda para pemilik media besar untuk membungkam informasi kemenangan PKS. Di beberapa media bahkan tidak ada sama sekali tema mengenai Pilkada Sumut, bisa dilihat di Jawa Post pada hari Jum’at tanggal 8 Maret 2013. Kita tidak menemukan berita di dalamnya yang memberitakan kemenangan PKS di Sumut. Padahal pilkada Sumut dilaksanakan pada tanggal 7 Maret 2013 (kemarin).
Ada indikasi para media mencoba untuk memboikot berbagai informasi mengenai kemenangan PKS.
Di beberapa TV yang memfokuskan diri untuk menyiarkan berita dan pemilu pun kita hampir tidak benar-benar melihat ulasan yang jelas mengenai kemenangan PKs di Sumut.
Media dipecundangi PKS, hingga PKS diboikot oleh berbagai media karena mereka (mungkin) malu memberitakan kemenangan PKS lantaran mereka sering memberitakan mengenai “detik-detik runtuhnya PKS”, yang malah PKS tidak runtuh hingga semakin membesar dan memenangkan Pilkada di Jabar dan Sumut.
Dua kader inti PKS ditempatkan untuk menduduki posisi Gubernur, di Jabar dan Sumut. Hingga keduanya telah memenangkan pertarungan politik pada daerah masing-masing.
Sebelumnya mereka ramai-ramai memprediksi kehancuran PKS, media ramai mengundang para pengamat politik supaya didengar “wejangan dukun” politiknya, yang menggembar-gemborkan PKS akan hancur dan kalah, diawali dengan kekalahan di Pilgub Jabar.
Ternyata, para “dukun politik” itu masih belum mampu menerawang jauh mengenai PKS, mereka ternyata benar-benar masih belum mengenal PKS secara keseluruhan. Bahkan tak jarang para pengamat politik itu ternyata mengambil informasi melalui dukun terhandal di dunia, Google.
Para pengamat politik mencari-cari celah untuk bisa menganalisa mengenai PKS, menganalisa kasus daging sapi, menganalisa ustadz LHI, menganalisa Ahmad Fathanah. Semua dianalisa, hingga
Akhirnya dihasilkan analisa bahwa berbagai kasus yang mendera PKS akan menjadi awal kehancuran PKS.
Media senang, ramai, bahkan tak jarang media ramai-ramai menyebut “Partai Korupsi Sapi”, hingga pembawa acara berita (Metro TV) pun menyebut orang yang dihormati di PKS, Ustadz LHI dengan sebutan Sapi.
PKS di bully media dengan berbagai kasus-kasus yang dideranya. Dikait-kaitkan dengan berbagai kasus hingga tak jarang difitnah oleh media.
Hingga akhirnya Allah Azzawajalla mendengar doa-doa kader PKS, mendengar permintaan tobat berjamaah. Dan mendengarkan doa-doa seluruh kader PKS yang merasa teraniaya oleh bullying era baru, yaitu media bul-bul.
Kita tidak akan menemukan berita PKS yang seintensif akan membahas kemenangan PKS oleh berbagai media. Karena media sudah tidak ingin lagi kecolongan, atas ulah petinggi PKS yang malah menjadi penyulut kobaran api besar.
Ibarat kampanye dan acara motivasi gratis, para media kaget dengan pemberitaan mereka terhadap PKS malah menyulut semangat para kader PKS di pelosok daerah. Media secara otomatis memberitakan kobaran api semangat yang terus membesar dari para kader-kader PKS.
Para media benar-benar kecolongan, media tidak ingin hal itu terjadi lagi. Dan beberapa media malu, malu, semalu-malunya karena ramalan para jago dukun politiknya SALAH TELAK!!! Hingga mereka meredam dan membungkam kemenangan demi kemenangan yang didapatkan oleh PKS karena tentunya hal ini bisa membuat semakin semangatnya kader PKS untuk terus berjuang memenangkan PKS.
Ibarat kemenangan perang, propaganda media yang mengabarkan kemenangan para tentara, bisa semakin menambah semangat juang dan tekad yang terus membara.
Walaupun begitu, meskipun media telah melakukan boikot berita terhadap PKS. Kader-kader PKS akan terus bekerja, mesin politik PKS akan terus bergerak, bahkan dengan semangat yang terus bergejolak tinggi untuk terus mendukung dan memenangkan PKS.
Ingatlah para kader PKS, Allah Azzawajalla telah berfirman: “yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS Al Fath 29)
On 02.01.00 by PKS Lampung Selatan in    No comments


http://1.bp.blogspot.com/_j2KoGAmv1wk/SYPKvrBlD3I/AAAAAAAAOUM/_-ONQNE3EW4/s320/arrogant2.jpg
Tidak akan masuk surga orang yang memiliki rasa sombong walau sebesar biji sawi. Masya Allah, betapa Allah tidak menyukai manusia yang sombong. Kisah manusia sombong yang dibinasakan diabadikan Allah dalam Al Qur’an. Firaun yang sombong karena kekuasaannya ditenggelamkan oleh Allah ke dalam Laut Merah. Qarun yang sombong karena harta dan ilmunya dibenamkan Allah ke dalam Bumi. Ya, sombong merupakan sifat iblis. Iblis diusir dari surga dan dijanjikan oleh Allah masuk ke neraka Jahannam karena kesombongannya. Kesombonganlah yang menghalangi iblis untuk sujud kepada nabi Adam as.

Mengapa sombong? Mungkin karena merasa lebih kaya? Merasa lebih sukses? Merasa lebih pintar? Merasa lebih cantik/tampan? Atau mungkin merasa lebih shalih?

Sungguh tak ada yang patut kita sombongkan, karena semua yang kita miliki adalah milik Allah, diri kitapun milik Allah, kapan saja Allah bisa mencabut nikmat-nikmat-Nya dari kita…

Sungguh tak pantas kita sombong… Bukankah manusia diciptakan dari setetes air yang hina? Bukankah kita dilahirkan tanpa mengetahui apapun? Bukankah tiada daya upaya melainkan karena Allah?

Mungkin kita merasa lebih shalih dari orang lain?  Dalam tausiyahnya seorang ustadz menguraikan alasan mengapa kita tidak boleh merasa lebih shalih:
  1. Kita akan kehilangan semangat berlomba-lomba untuk kebaikan.
  2. Tidak ada rekomendasi dari Allah bahwa kita adalah orang shalih.
  3. Kehidupan kita setelah hari ini tidak ada yang tahu, apakah kita besok masih istiqamah? Tidak ada yang menjamin, karena istiqamah di atas agama itu jatuh bangun.
  4. Manusia melihat dari zhahir, sedangkan Allah melihat dari batin. Ada suatu kisah, ketika berperang melawan kaum kafir seorang sahabat memenangkan pertarungan, ketika akan dibunuh orang kafir tadi lantas mengucap kalimat syahadat. Merasa bahwa orang kafir ini tidak serius mengucapkannya, sahabat tadi lantas membunuhnya. Selesai perang sahabat tadi menghadap Rasulullah menceritakan kejadian tadi.  Apa reaksi Rasulullah? Rasulullah marah dan berkata, “Apakah kamu telah membelah dadanya, sehingga tahu isi dadanya?”
Janganlah kita merasa lebih baik dari orang lain, menghakimi orang lain, menganggap orang lain lebih buruk dari kita. Bukankah kita tak pernah, dan tak kan mungkin membelah dada orang lain? Mungkin saja orang lain lebih baik dari kita, misalnya dalam hal berbakti kepada orang tua, dalam hal kesabaran, dalam hal kejujuran, dll.

Saya teringat profil seorang sahabat Rasulullah yang begitu tawadhu, bila bertemu orang yang lebih muda dia berkata, orang ini lebih baik dariku, karena ia belum bermaksiat kepada Allah sedangkan aku melakukannya. Bila bertemu dengan orang yang lebih tua dia berkata, “orang ini telah melakukan ibadah sebelum aku, maka tidak diragukan lagi bahwa ia lebih baik dariku.” 

Subhanallah…sungguh pribadi yang pantas dijadikan teladan oleh kita.

Adakah kita suka bangga pada diri sendiri? Merasa sudah melakukan sesuatu yang hebat? Sifat ujub atau membangga-banggakan diri juga termasuk ke dalam kesombongan. Bahkan dikatakan oleh Rasulullah sebagai perkara yang membinasakan! ‘Abdullah bin ‘Umar RA menuturkan bahwa Rasulullah saw bersabda: “Ada tiga perkara yang membinasakan; sifat kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, dan sikap bangga pada diri sendiri.”(HR.  ath Thabrani)

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Allah Swt berfirman kepada Nabi Daud as: “Wahai Daud, kesalahan itu (yang pernah engkau lakukan) adalah berkah bagimu!” Nabi Daud as berkata: “Wahai Tuhanku, bagaimana itu bisa terjadi?” Allah Swt berfirman: “Rintihan orang berdosa (memohon ampunan-Ku) lebih Aku sukai daripada dzikir orang yang bertasbih (yang disertai kebanggaan dengan tasbih mereka).”

Semoga Allah menjauhkan kita dari sifat sombong, sifat yang sangat dibenci oleh Allah Swt, yang dapat menjerumuskan ke dalam kebinasaan. Semoga kita selalu berada dalam bimbingan-Nya, menjadi seorang muslim yang memiliki sifat tawadhu, menjadi hamba yang dicintai-Nya, dan senantiasa meraih ridha Allah Swt, aamiin.
Wallahu a’lam bisshshawaab.
Pustaka: Serba 3 Dari Nabi Muhammad Saw 2: 3 amalan yang paling dicintai Allah, 3 dosa yang paling besar di sisi Allah, 3 doa penting setelah shalat. Mahran Mahir Ustman. Penerjemah Abdullah Abbas, Arif Rahman. Jakarta: Lentera hati, 2012.

dakwatuna.com