Kamis, 02 November 2017

On 16.54.00 by PKS Lampung Selatan in , , ,    No comments



Kalianda - Saat alam masih senyap (1-2 JT th yg lalu).... Nusantara telah memulai kehidupannya (manusia purba).

Bahkan saat jazirah Arab masih hidup bersuku-suku, eropa masih belantara....
bumi Pertiwi telah memiliki sistem ekonomi, politik, sosial, budaya. Sistem ketatanegaraan (kerajaan). hingga abad 14 kerajaan Hindu Budha telah mewarnai  negri kepulauan ini.

Berlanjut dg masa kesultanan Islam dari samudra pasai hingga jogja (abad 13-19), yg menjadi bagian yg tak terpisahkan dg kepemimpinan dunia -kehalifahan Turki Utsmani-.

Guncangan dahsyat terjadi saat gerakan kolonialisme dunia abad 16-19.... Merengsek ke negeri-negeri Islam termasuk indonesia....

Perang saudara, politik adu domba, masuknya budaya asing, eksploitasi SDA, kerja paksa, pajak yg tinggi, sistem pendidikan ala Eropa, hegemoni kekuasaa, masuknya idiologi asing... Semuanya telah meluluh lantakkan tatanan sosial.

Bersamaan dengan "runtuhnya kehalifahan" (1924) negri ini dirundungkan kegalauan.... Tidak ada lagi tempat bernaung.

Kerajaan hindu Budha telah sirna, kesultanan islam telah porakporanda... Tinggallah otmas2 baik yg bernafas Islam maupun nasionalis. Serikat Islam, NU, Muhammadiyah, persis, Budi Utomo,  organisasi pemuda kedaerahan. Jong Java, Ambon Maluku dll... semuanya memiliki kegelisahan atas masadepan 13.000 pulau ini.

Hingga tibalah saatnya PPPI (Persatuan Pelajar pelajar Indonesia) yg diketuai .... Tampil mengorganisir diri untuk menyusun narasi baru keindonesiaan ...

semangat baru, komitmen baru, untuk berdialog dengan kenyataan sehingga kebulatan tekat "sumpah pemuda" 28 okt 1928,  menjadi pengikat dan penguat hingga negri ini tetap terus bergerak maju.

Mengusir penjajah, menyatukan kebinekaan, mengobarkan semangat kepahlawanan, menyusun konsep bernegara. Semuanya menjadi beban berat anak negri.

Untuk itulah sumpah pemuda menjadi tonggak penting untuk mengawali langkah menuju Indonesia yg mandiri dan berdaulat....

Dari sana semuanya dimulai.... Hingga lahirlah NKRI, Pancasila, UUD45, Bhineka tunggal Ika.....
Sebuah narasi yg luar biasa dr tangan pemuda....

**
Satu abad sejarah itu berlalu....

Orde lama telah mengukir karya....
Orde  baru telah menunjukkan kerjanya....
Revormasi yg belum tuntas ....
Kini Infonesia kita jg sedang galau....,

Munculnya generasi milenial, hegemoni teknologi dan sosmed, konspirasi asing, KKN, narkoba, pornografi, hutang luarnegri, konflik perbatasan, isu SARA, terorisme, mafia peradilan, kenaikan harga & kenaikan tarif listrik & BBM... Dan setumpuk tantangan lainnya....

Indonesia membutuhkan narasi baru untuk mengisi NKRI. Pancasila, UUD 45, Bhineka tunggal Ika, semua perlu di bumikan kembali dengan bahasa milenium.... Hingga menjawab tantangan zaman NOW.

Indonesia Butuh semangat Sumpah....
"Sumpah Pemuda Zaman NOW...."

Cinta dan bangga PD tanah air, percaya diri baru, keyakinan baru, komitmen baru dari kaum muda untuk segera mengeluarkan negri ini dari timbunan sampah masalah yg tak kunjung terurai....

Bahkan untuk tampil ke panggung dunia, mengambil peran besar "ustaziatul 'alam" (guru bagi segenap alam).


*Kobarkan semangat Indonesia....


Sumber : Mas TOP / Muhammad Taufiq ( Wakil Ketua DPD PKS Lampung Selatan )
On 16.48.00 by PKS Lampung Selatan in , , ,    No comments


Natar - Puluhan usulan dan permintaan dari perwakilan masyarakat Dusun Dua Desa Candimas, warnai kegiatan Reses Ke 3 Tahun 2017 Lukman A.M,d anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari dapil Natar.

Dalam Reses tersebut berbagai pertanyan dan usulan serta permintaan disampaikan masyarakat, dari infrastruktur, pertanian, kependudukan, BPJS hingga kepemudan dan permodalan juga olah raga.

Disampaikan oleh anggota Komisi C tersebut, bahwa yang menjadi tugas dewan adalah meyerap dan menagkap serta membahas dan memyampaikannya kepada pihak terkait, untuk ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang ada.

Dipaparkan dalam kegiatan tersebut tugas dan fungsi dewan, sebagai wakil rakyat.

Kegiatan Reses tersebut terbilang sukses dengan dihadiri ratusan masarakat, tokoh masyarakat, pemuda, agama, dan digelar ditengah lapangan.

Tanggapan masyarakat juga terbilang baik, bagaimana banyqk komentar positif dari masyarakat yang hadir.

"Saya seneg pak karna saya langsung bisa sampikan keluhan saya, dan saya berharap kegiatan yang seperti ini lebih sering dilakukan," ungkap warga yang egan namanya di sebut, " Malu pak" ujarnya lebih lanjut.

Sumber : Suaralampung.Com
On 16.43.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments


Natar - Kembali anggota DPRD Lamsel Dapil Natar, Lukman A.M,d. Menunjukkan tingkat kepedulian yang tinggi terhadap pembangunan di dapilnya, haltersebut di tunjukkan dengan turun langsung meninjau dan melakukan pengawasan terhadap proses pengaspalan jalan Kabupaten sepanjang 1,3 KM,  di Desa Sukadamai pada Jum'at (13/10/17).

Dalam kegiatan tersebut  bang Lukman, sapaan akrabnya, didampingi KUPT PU Kecamatan Natar H Yatiman, bersama kepala Desa Suka damai H  Suwardi.

Dikatakan politisi partai PKS ini bahwa yang dilakukannya adalah, memastikan bahwa kwalitas pembangunan jalan tersebut telah sesuai dengan spesifikasinya, dan memenuhi standar, serta kwalitasnya tidak di kurangi.

" Saya tinjau langsung untuk memastikan semuanya telah sesuai, sehingga jalan ini nantinya akan memiliki kwalitas yang baik, serta dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam waktu yang lama," paparnya

sumber : Suaralampung.Com

Sabtu, 15 Juli 2017

On 20.17.00 by PKS Lampung Selatan in , , ,    No comments

Sidomulyo (15/07), Antoni Imam yang juga dikenal sebagai Anggota legislatif DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PKS, memberikan pernyataan tentang viralnya pemberitaan tentang jembatan kayu di Dusun Jelujur Desa Rulung Mulya Kecamatan Natar Lampung Selatan, Beliau menyampaikan terimakasih kepada @Indra Wijaya yang pertama kali mengunggah kondisi jembatan yang memperihatinkan di Dusun Jelulur, karna viralnya pemberitaan tersebut maka Antoni Imam melakukan kunjungan advokasi ke lokasi pada tanggal 28 Mei lalu, seperti yang di sampaikannya dalam status facebook @Antoni Imam :

"Sahabat, ini cerita tentang dusun Jelujur. Tentang harapan masyarakat dibangun jembatan di dusun tsb. Terima kasih kpd Indra Wijaya, org yg pertama kali memberi informasi ttg jembatan. Pd tgl 28 Mei lalu sy meninjau lokasi. Alhamdulilah, setelah sy berkoordinasi dg bupati Zainudin Hasan mendapat respon positif. Tdk brp lama kemudian teman2 dari dinas PU, komisi C (pak Lukman Lukman) dan aparatur desa turun ke lokasi. Insya Allah proses dibangunnya jembatan sdh kita mulai sahabat. Perlu dukungan, do'a dan kerja sama kita semua. Perlu kerja keras tentu. Oh iya trm kasih jg utk mas Hernanda Yona. Videonya turut menginspirasi. Semoga harapan masyarakat bisa segera terwujud. Aamiin."

dalam statusnya Antoni Imam juga mengajak serta pihak-pihak terkait seperti Anggota Legislatif Komisi C DPRD Kabupaten Lampung Selatan Bapak Lukman Hakim, Dinas PU,  serta tidak ketinggaln juga dari Aparatur Desa Rulung Mulya juga ikut menindak lanjuti kondisi jembatan dan jalan yang tidak layak di Desa Rulung Mulya,

Antoni Imam juga menyampaikan bahwa beliau sudah berkoordinasi dengan Bupati Lampung Selatan bapak Zainudin Hasan dan terkait kondisi jalan dan jembatan di dusun jejulur dan bupati merespon dengan positif, dan tentunya antoni imam dalam statusnya juga mengungkapkan bahwa peran masyarakat sangat penting untuk saling bekerja sama dengan pemerintahan.

pada dasarnya peran pemerintahan tidak hanya dilakukan oleh anggota legislatif atau aparatur pemerintahan saja, karna tidak semua dari peran tersebut mengetahui segala hal, dan disini peran penting masyarakat untuk ikut andil memberikan informasi untuk pembagunan Lampung Selatan yang lebih baik

Sumber :Status FB @Antoni Imam



On 19.51.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments

Natar (15/07), Anggota legislatif Lukman Hakim dari Fraksi PKS DPRD Lampung Selatan mengunggah fotonya yang sedang melakukan peninjauan bersama KUPT, KADES Rulung Mulya, KABID Bina Marga, dan Anggota Dewan Provinsi yaitu bapak Antoni Imam, yang menangapi keluhan masyarakat seputar jalan yang masih belum di aspal dan jempatan yang belum di bangun, berikut status beliau dari akun @lukman.lukman :

"Saya beserta kupt (pak yatiman), kades rulung mulya (pak irawan), kabid bina marga (pak olwan), dewan propinsi (pak antoni imam) sudah meninjau langsung ke lokasi, bukan jembatan saja, jalan menuju talang jelujur saja yg th 2015 masih tanah, sekarang sudah latatsir, insyaAllah advokasi terkait pembangunan khusunya di natar, siap di garda depan"

dalam status facebook @lukman.lukman aleg Lukman Hakim berjanji akan melakukan advokasi agar jembatan da juga jalan khususnya di wilayah kecamatan natar agar dapat di aspal,

Sumber : Status FB Lukman Hakim
On 18.24.00 by PKS Lampung Selatan in , , ,    No comments

Bandar Lampung (8/9), Dalam Status Facebook Anggota Dewan FPKS Dapil 5 @kyas.kedaton memposting kegaitan halal Bi halal yang di laksanakan oleh kader-kader PKS Zonda 4 Lampung Selatan yang juga mengangkat tema  "keluarga Dawah keluarga Harmonis & Romantis"

dalam status tersebut terlihat antusiasme para kader dalam menghadiri kegiatan halal bi halal yang juga sebagai sarana memperkuat ikatan keluarga di zonda 4 PKS, zonda 4 sendiri terdiri dari 4 kecamatan yaitu 4 Kecamatan Jati Agung, Tanjung Bintang, Tanjung Sari & Merbau Mataram

Sumber : Status FB @kyas.kedaton
On 17.11.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments


Kalianda (9/7), Ahad, 9 Juli bertempat di Pantai Sapenan, kawasan Merak Belatung, Kalianda, ratusan kader dan simpatisan partai yang memiliki jargon "Berkhidmat untuk rakyat" ini berkumpul padu mengikuti rangkaian acara Halal Bihalal lebaran 1438 H.

Acara yang berlangsung sejak pukul 9 pagi ini diisi serangkaian acara mulai dari sambutan Ketua DPD PKS Lampung Selatan, yakni Bowo Edhi Anggoro, juga apresiasi  atas pencapaian ruhiyah para kader selama Ramadhan kemarin yang dipimpin oleh Ust. Antoni Imam.

Dalam sambutannya, Bowo Edhi Anggoro menyampaikan pentingnya pembinaan anak kader, khususnya dimulai dari lingkungan keluarga. Selain itu juga disampaikan perihal keberhasilan posko mudik PKS yang mendapatkan kunjungan lebih banyak tahun ini. Tentu saja harapannya di tahun mendatang, keberadaan posko mudik PKS harus lebih baik pelayanannya. 

Selain agenda tersebut, acara ini juga dimanfaatkan sebagai momentum pelantikan pembentukan pengurus Garuda Keadilan Lampung Selatan.

Sumber : Humas DPD PKS Lampung Selatan

Sabtu, 01 Juli 2017

On 23.48.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments


Natar (02/07/17) - Berhasil dan gagalnya seseorang dalam ujian dan perhitungan kelak di akhirat bukan hanya tergantung pada ibadahnya. Tapi hal itu tergantung juga pada akhlaqnya dalam bermuamalah.

Bisa jadi shalat, puasa dan zakatnya bagus,  tapi karena akhlaqnya dalam bermuamalah buruk ia tetap masuk neraka.
 
Atau sebaliknya,  ibadahnya tidak terlihat banyak,  tapi karena akhlaqnya baik maka ia selamat dari neraka.

Agar lebih jelas mari kita perhatikan hadits di bawah ini. Rasulullah saw bersabda :

أَتَدْرُوْنَ مَا الْمُفْلِسُ؟ قَالُوْا: الْمُفْلِسُ فِيْنَا مَنْ لاَ دِرْهَمَ لَهُ وَلاَ مَتَاعَ. فَقَالَ: إِنَّ الْمُفْلِسَ مِنْ أُمَّتِي مَنْ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلاَةٍ وَصِيَامٍ وَزَكَاةٍ، وَيَأْتِي قَدْ شَتَمَ هَذَا وَقَذَفَ هَذَا وَأَكَلَ مَالَ هَذَا وَسَفَكَ دَمَ هَذَا وَضَرَبَ هَذَا، فَيُعْطَى هَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ وَهذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ. فَإِنْ فَنِيَتْ حَسَنَاتُهُ قَبْلَ أَنْ يُقْضَى مَا عَلَيْهِ، أُخِذَ مِنْ خَطَايَاهُمْ فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ ثُمَّ طُرِحَ فِي النَّارِ

“Tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut itu?” Mereka menjawab: “Orang yang bangkrut di kalangan kami adalah orang yang tidak memiliki dirham dan tidak pula memiliki harta/barang.” Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala shalat, puasa, dan zakat. Namun ia juga datang dengan membawa dosa kedzaliman. Ia pernah mencerca si ini, menuduh tanpa bukti terhadap si itu, memakan harta si anu, menumpahkan darah orang ini dan memukul orang itu. Maka sebagai tebusan atas kedzalimannya tersebut, diberikanlah di antara kebaikannya kepada si ini, si anu dan si itu. Hingga apabila kebaikannya telah habis dibagi-bagikan kepada orang-orang yang didzaliminya sementara belum semua kedzalimannya tertebus, diambillah kejelekan/ kesalahan yang dimiliki oleh orang yang didzaliminya lalu ditimpakan kepadanya, kemudian ia dicampakkan ke dalam neraka.” (HR Muslim no. 6522)

Rasulullah saw menjelaskan bahwa orang yang bangkrut adalah mereka yang datang dengan membawa pahala shalat,  puasa dan zakat. Tiga amalan ini adalah dari jenis "ibadah".

Lalu dia juga mengerjakan keburukan berupa mencercah,  menuduh,  memakan Harta orang lain,  menumpahkan darah dan memukul orang lain. Semua amal buruknya ini adalah dari bab muamalah.

Hasilnya,  Perhatikan ujung hadits " Maka sebagai tebusan atas kedzalimannya tersebut, diberikanlah di antara kebaikannya kepada si ini, si anu dan si itu. Hingga apabila kebaikannya telah habis dibagi-bagikan kepada orang-orang yang didzaliminya sementara belum semua kedzalimannya tertebus, diambillah kejelekan/ kesalahan yang dimiliki oleh orang yang didzaliminya lalu ditimpakan kepadanya, kemudian ia dicampakkan ke dalam neraka.”

Disini kita melihat terperosoknya seseorang kedalam neraka dapat disebabkan muamalah yang buruk,  walau dari sisi ibadah ia telah berhasil. Amalan ibadahnya akan habis oleh buruknya muamalah dengan orang lain.

Sementara dengan akhlaq yang baik seseorang dapat sampai ke derajat mereka yang puasa dan melakukan qiyamullail.

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

إِنَّ الْمُؤْمِنَ لَيُدْرِكُ بِحُسْنِ خُلُقِهِ دَرَجَةَ الصَّائِمِ الْقَائِمِ.

“Sesungguhnya seorang Mukmin dengan akhlaknya yang baik, akan mencapai derajat orang yang shaum (puasa) di siang hari dan shalat di tengah malam.” [HR. Abu Dawud (no. 4798), Ibnu Hibban (no. 1927) dan al-Hakim (I/60) dari Aisyah. Dishahihkan oleh al-Hakim dan disetujui oleh Imam adz-Dzahabi.]

Jadi,  ibadah yang kita lakukan jangan sampai tergilas oleh buruknya akhlaq kita terhadap sesama, seperti memakan hak saudaranya,  mencaci dan memaki atau menzalimi saudaranya.

Sumber: Komiruddin Imron

Rabu, 11 Januari 2017

On 15.48.00 by PKS Lampung Selatan in , ,    No comments
Natar (12/1/2017) - Di suatu sore,  Ring ring ring suara HP berdering.  ustadz Munawwar yang sedang duduk duduk di beranda depan rumahnya segera mengangkat HPnya. 

"Assalamu alaikum" suara seorang wanita terdengar di seberang sana. 

"Waalaikum salam. Ya. Ini dari siapa ya. Ada yang bisa dibantu?" tanya ustadz Munawwar dengan pertanyaan standar.

"Ya pak ustadz,  ini dari ibu Anwar. Saya mau konsultasi masalah agama. Tapi agak panjang. Kira kira gimana ustadz?" kata bu Anwar.

"Gini aja bu,  besok pagi saya mengisi kuliah subuh Masjid Almustaqim desa Serbamungkin. Selesai ceramah ibu bisa nemui saya" Ujar ustadz Munawwar.

"Oh kebelulan ustadz,  rumah saya tidak terlalu jauh dengan masjid itu. Sebelumnya terima Kasih ustadz. Wassalamu alaikum Wr. Wb.".

Keesokan hari bu Anwar mengikuti shalat subuh berjamaah. Setelah shalat berjamaah dan pengajian, bu Anwar bergegas menemui pak ustadz. Setelah mengucapkan salam bu Anwar langsung bertanya prihal praktik tabungan simpan pinjam yang ada di desanya. 

"Jadi begitu ustadz,  jika kita pinjam sejuta maka diberikannya 900 ribu dan kita wajib mencicilnya seratus ribu selama sepuluh kali"

"Bu Anwar,  ini jelas riba.  Dan Allah bukan hanya mengharamkankan riba,  tapi juga mengumumkan peperangan dengan pelaku riba.

"Maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu (disebabkan tidak meninggalkan sisa riba).” (QS. Al Baqarah: 279) " Jelas ustadz Munawwar.

"Tapi ustadz,  kelebihan bayaran itu setelah dikumpulkan,  akan dibagi kepada anggota yang menabung itu sendiri. Artinya dari kita untuk kita". Sela bu Anwar...

"Justru ini lebih parah,  jadi anggota disamping memberi makan riba juga memakan riba. Ada sebuah hadits dari Jabir radhiyallahu anhu, ia berkata: “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melaknat pemakan riba, pemberi makan riba, dua saksinya dan penulisnya.” 

Dan Beliau bersabda, “Mereka semua sama (kedudukannya dalam hal dosa). (Diriwayatkan oleh Muslim III/1219 no. 1598)." Tegas ustadz. 

"Jadi gimana?  Jelas kalau tidak begitu, tidak ada gunanya tabungan. Pasti banyak yang enggak ikut. Kita nabung  kan supaya ada hasilnya. Lagian yang ngelola dapat apa?" kata Bu Anwar.

"Begini bu,  hasil itu tidak harus terlihat dalam bentuk materi. Bisa saja dalam bentuk immateri, seperti sehat,  terhindar dari penyakit dan musibah,  harmonis dalam rumah tangga, anak anak yang taat, dll.

Sekarang saya tanya,  apa tujuan dibuatnya tabungan simpan pinjam ibu? "  Tanya ustadz Munawwar.

"Tadinya sekedar arisan bulanan sebagai sarana silarurahmi. Lalu ada yang ngusul buat semacam tabungan simpan pinjam dengan tujuan membantu yang membutuhkan alias tolong menolong.

Dengan kewajiban bagi yang meminjam berinfaq 10% dari uang yang dipinjam ke koperasi. Hasil dari 10% itukah yang dibagi kepada anggota saat menjelang lebaran sesuai dengan banyaknya tabungan". Lanjut bu Anwar.

"Oh begitu.... Kalau boleh saya memberi saran,  Sebaiknya tabungan simpan pinjam itu dikembalikan kepada tujuan semula,  yaitu agar terjalin silaturahmi dan murni diniatkan tolong menolong..

Jika kita menabung dengan niat untuk menolong dan berinfak dengan manfaat tabungan itu, maka Allah akan memberikan pada kita banyak manfaat immateri yang bisa jadi lebih besar dari hasil materi yang kita dapatkan. Diantaranya:

Pertama : Allah akan senantiasa memberikan pertolongan. 

وَاللَّهُ فِى عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِى عَوْنِ أَخِيهِ

“Sesungguhnya Allah akan menolong seorang hamba-Nya selama  hamba itu menolong orang  lain“. (HR. Muslim, Abu Daud dan Tirmidzi)

Kedua : Akan mendapatkan kemudahan. Rasulullah saw bersabda : "Barang siapa memudahkan (urusan) orang yang kesulitan (dalam masalah hutang), maka Allâh Azza wa Jalla memudahkan baginya (dari kesulitan) di dunia dan akhirat. (Hr. Muslim)

Ketiga : Akan dipenuhi hajat kebutuhannya. 

 وَمَنْ كَانَ فِى حَاجَةِ أَخِيهِ كَانَ اللَّهُ فِى حَاجَتِهِ

“Siapa yang biasa membantu hajat saudaranya, maka Allah akan senantiasa menolongnya dalam hajatnya.” (HR. Bukhari no. 6951 dan Muslim no. 2580)

Keempat : akan dihindarkan dari musibah dan disembuhkan dari penyakit.

Sabda Rasulullah saw : "Sedekah dapat menolak 70 macam bencana, dan yang paling ringan adalah penyakit kusta dan sopak (vitiligo).” (HR Thabrani)

Jadi,  mari kita berpikir lebih luas lagi,  sehingga kita tidak selalu terjebak dengan kebahagian semu, melihat sesuatu hanya dari sudut pandang keuntungan duniawi".  Ujar Ustadz Munawwar menjelaskan dengan panjang lebar.

"Mengenai pengelola, karena semua semangatnya tolong menolong, maka pengelola ini pahalanya bisa lebih banyak dan peluang mendapatkan pasilitas dari Allah berupa keutamaan tolong menolong lebih terbuka. Sebab dialah yang menyiapkan segala sesuatu. 

Rasulullah saw bersabda : "Barang siapa menyiapkan perlengkapan perang di jalan Allah,  maka sungguh ia telah berperang"

"Saya kira cukup dulu ustadz. Penjelasan ustadz sangat memotivasi saya untuk melakukan yang terbaik. 

Saya ucapkan terima Kasih dan mohon maaf telah menyita banyak waktu ustadz. " Ucap Bu Anwar sembari bangkit dari duduk berpamitan, lalu mengucapkan salam"

Matahari sudah menampakkan dirinya dengan sinarnya yang terang menembus rimbunnya dedaunan. Pagi yang Indah seindah karunia Allah yang melimpah . Jalan kampung sudah mulai ramai oleh hilir mudik masyarakat yang akan berangkat kerja. 

Sumber : Komiruddin Imron

On 15.46.00 by PKS Lampung Selatan in ,    No comments

Lampung Barat (11/1) - Komitmen Edi Irawan untuk membuka seluas-luasnya curhat masyarakat kepada Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah beserta pejabat-pejabatnya disampaikannya di hadapan puluhan tokoh Pekon Limau Kunci, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat, Rabu (11/1).

Calon Bupati usungan PKS untuk Pilkada Lampung Barat ini mengatakan bahwa program itu disebut dengan reboan. Program setiap hari rabu yang meniadakan kegiatan lain selain mendengar curhat masyarakat di hadapan Bupati dan Wakil Bupati beserta pejabat-pejabat lain.

"Setiap rabu kita tiadakan acara lain selain mendengar curhat rakyat Lampung Barat, dimulai pukul 8 pagi hingga 12 siang," kata Rektor Universitas Saburai ini.

Disana menurutnya, semua curhat rakyat harus segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah. "Ketika ada persoalan yang diutarakan oleh rakyat di hari Rabu itu, saya selaku Bupati akan langsung perintahkan kepada Satker (Satuan Kerja) terkait untuk menuntaskan curhatan rakyat disana," kata Putra Kyai Arief Makhya ini.

Sementara itu, Wakil Ketua PKS Lampung, Akhmadi Sumaryanto yang juga menyampaikan sambutan dukungannya di hadapan masyarakat, bahwa PKS sangat mendukung pencalonan Edi Irawan Arief berpasangan dengan Ulul Azmi Soltiansyah dari tingkat wilayah hingga struktur terkecil bersama para anggota PKS.

"Kami di PKS tentu rugi kalau tidak mendukung Edi-Pai, disamping beliau cerdas atau fathanah beliau juga amanah, sidiq atau dapat dipercaya dan tabligh atau menyampaikan gagasan terbaiknya di hadapan masyarakat Lambat," urai Anggota Fraksi PKS DPRD Lampung Dapil Lambar, Pesbar dan Tanggamus.

Akhmadi memaparkan bukti cerdasnya Edi Irawan dilihat dari gelar akademisnya yang berderet hingga puncak akademis tertinggi bergelar doktor.

"Dari gelarnya Pak Edi-kan Doktor tentu beliau fathanah atau pintar atau cerdas. Nah, bukti kecerdasan beliau adalah adanya terobosan program reboan tadi," papar politisi dari partai berjargon Berkhidmat Untuk Rakyat.

Akhmadi menambahkan bahwa dengan program reboan, ia meyakini bahwa kelak ketika Edi-Pai ditakdirkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat, mereka akan komitmen mengajak rakyat Lampung Barat berpartisipasi dalam pembangunan di Kabupaten penghasil kopi robusta terbaik ke tiga di dunia ini.

"Hari ini, Lampung Barat berada di posisi ke dua tertinggi dalam hal jumlah penduduk miskin se Provinsi Lampung di 15 Kota/Kabupaten lain. Tentu saja beliau berdua pasangan Edi-Pai berupaya memaksimalkan seluruh potensi yang ada di Lambar," tambah Akhmadi.

Menurutnya dengan FAST, atau Fathanah, Amanah, Sidiq dan Tabligh bersama partisipasi seluruh warga Lampung Barat, Edi-Pai mampu mempercepat dan melesatkan kemajuan di Lambar sehingga sejajar dengan Kabupaten-Kabupaten lain di Lampung bahkan di Indonesia.

Senada dengan situasi yang digambarkan Akhmadi, Lusi, warga Balik Bukit merasa selama ini tak ada perubahan. "Selama ini ya begini-begini saja, pekerjaan susah. Saya yakin dengan kemampuan Pak Edi-Pai akan banyak melakukan perubahan, sambil menyiapkan banyak program untuk menampung anak muda yang sedang mencari pekerjaan," harap gadis 21 tahun ini.

Iapun sangat setuju ketika ada program reboan yang digulirkan oleh Edi-Pai karena Lusi yakin dengan program reboan, ia bersama rakyat Lampung Barat akan selalu curhat kepada pasangan Edi-Pai saat menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat. Sumber :duajurai.com