Selasa, 14 Juni 2016

On 17.17.00 by PKS Lampung Selatan in , , ,    No comments
Natar(16/06)
Genderang perang telah ditabuh.
Kini musuh sudah bikn gaduh.
Kita dipukul di seluruh tubuh.
Tapi nyali belum juga tumbuh.

Negeri ini kita yang punya.
Merdeka dengan darah suhada.
Diperjuangkan sepenuh daya.
Ayo siap kita jaga.

Setelah 71 tahun lepas  dijajah.
Nasib negeri tidak berubah.
Mala sekarang bertambah parah.
Kehidupan rakyat semakin susah

Pemimpin negeri banyak yang pongah.
Terhadap rakyat semenah menah.
Membuat kondisi selalu resah.
Akan nasib  air dan tanah.

Semua kejadian direkayasa.
Untuk hancurkan anak bangsa.
Semua perda berbau agama.
Dihapus habis walau mulia.

Komunis  berkembang dengan subur.
Spratisme di papua tidak digusur. 
Walau mengancam negeri yang makmur.
Semua alasan bisa diatur.

Rakyat digusur di Sungai Batang.
Disikat habis semua penentang.
Tak perduli melanggar undang undang.
Tak ada pembela atau penyumbang

Perda ditegak di bulan ramadhan.
Dirazia setiap rumah makan.
Tiba tiba muncul sang pahlawan.
10 Juta memberi  sumbangan.

Negeri ini diambang kehancuran.
Hutang capai  4 ribu teriliunan.
Anak cucu menanggung beban.
Harus segera diselamatkan.

Negeri subur, semua impor.
Dari tenaga kerja sampai kompor.
Dari bawang merah sampai telor.
Para pemudanya dibikin molor.

Jangan biarkan komunis kembali.
Sebab akan memecah ini negeri.
Ingat derita para kiyayi dan TNI. 
Kumandangkan NKRI harga mati.

Sumber :
Komiruddin Imron (Ketua DSW PKS Lampung)

0 komentar:

Posting Komentar